Faktor yang Meningkatkan Risiko Terjadinya Mastoiditis

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia
Faktor yang Meningkatkan Risiko Terjadinya Mastoiditis

Halodoc, Jakarta – Menjaga kesehatan menjadi hal yang cukup penting untuk menghindari telinga dari berbagai macam gangguan. Waspada terhadap gangguan yang dapat menyerang telinga adalah mastoiditis.

Kenali lebih dalam tentang penyakit mastoiditis lebih banyak agar kamu tahu cara mencegah dan menghindari kondisi ini. Rutin melakukan cek kesehatan telinga pada dokter THT bisa menjadi langkah pencegahan terhadap kondisi ini.

Baca juga: Ini Arti Benjolan di Belakang Telinga

Ketahui Penyebab dan Faktor Risiko Mastoiditis

Mastoiditis adalah salah satu jenis gangguan pada telinga. Jika tidak segera diatasi, mastoiditis dapat menyebabkan gangguan pendengaran. Mastoiditis merupakan kondisi ketika terjadi infeksi atau peradangan pada bagian tulang di belakang telinga yang menonjol. Tulang tersebut dikenal dengan tulang mastoid.

Tidak hanya mengganggu pendengaran, kondisi mastoiditis dapat menghancurkan bagian tulang mastoid jika infeksi atau peradangan tidak segera diatasi. Meskipun penyakit ini umum terjadi, namun penanganan yang tidak tepat menyebabkan kematian pada pengidapnya.

Infeksi bakteri menjadi salah satu penyebab seseorang mengalami kondisi mastoiditis. Bakteri haemophilus influenzae, staphylococcus atau streptococcus adalah bakteri penyebab mastoiditis. Peradangan telinga yang tidak segera diatasi dapat menjadi penyebab mastoiditis.

Selain adanya infeksi bakteri, ada faktor lain yang meningkatkan risiko seseorang mengalami kondisi mastoiditis. Hindari kebiasaan yang menyebabkan kamu mengalami kondisi otitis media supuratif kronis. Kondisi ini meningkatkan risiko kamu mengalami mastoiditis. Sebaiknya jaga kebersihan telinga untuk menghindari kondisi mastoiditis. 

Adanya gangguan fungsi tuba eustachius dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami kondisi mastoiditis. Perforasi gendang telinga yang menetap dan adanya perubahan jaringan pada telinga bagian tengah juga dapat meningkatkan seseorang mengalami kondisi ini.

Ketahui gejala yang muncul pada pengidap mastoiditis agar pengobatan dapat dilakukan dengan tepat, yaitu:

  1. Telinga mengeluarkan nanah;

  2. Kondisi nyeri pada telinga;

  3. Mengalami demam secara tiba-tiba;

  4. Sakit kepala;

  5. Menurunnya kemampuan pendengaran;

  6. Kehilangan kemampuan pendengaran;

  7. Pembengkakan pada bagian telinga. 

Baca juga: Ketahui Kondisi-Kondisi yang Membutuhkan Obat Tetes Telinga

Perawatan Mastoiditis di Rumah

Tidak ada salahnya untuk lakukan pemeriksaan jika kamu merasakan gejala-gejala yang muncul akibat adanya penyakit mastoiditis pada rumah sakit terdekat untuk memastikan kondisi kesehatan. 

Ada beberapa pemeriksaan yang bisa dilakukan untuk memastikan kondisi mastoiditis, seperti CT Scan dan rontgen untuk memastikan penyebab infeksi pada bagian telinga. Tidak hanya itu, pemeriksaan fisik juga dilakukan untuk menunjang hasil diagnosa dokter.

Setelah dipastikan kondisi kesehatan yang dialami, pengobatan bisa dilakukan untuk mengatasi kondisi mastoiditis, seperti penggunaan obat atau operasi untuk melakukan pengangkatan tulang mastoid.

Biasanya, tindakan operasi dilakukan ketika pengobatan dengan penggunaan obat tidak berhasil dilakukan. Selain operasi, kamu bisa lakukan perawatan di rumah untuk mengurangi gejala yang kamu rasakan akibat penyakit mastoiditis.

Baca juga: Bisakah Gangguan Pendengaran Disembuhkan?

Menjaga kebersihan telinga adalah solusi terbaik untuk merawat kondisi mastoiditis agar kondisinya tidak semakin memburuk. Jaga kondisi telinga agar tetap kering dan bersih serta hindari telinga yang mengalami infeksi dari suara yang sangat bising. Suara yang bising dapat memperburuk kondisi mastoiditis.

Rutin kunjungi dokter THT untuk membersihkan telinga dan mengetahui gangguan yang terjadi sejak dini dapat membantu kamu menghindari penyakit mastoiditis.