27 March 2019

Gaya Hidup Sehat untuk Mencegah TIA Alias Transient Ischaemic Attack

Gaya Hidup Sehat untuk Mencegah TIA Alias Transient Ischaemic Attack

Halodoc, Jakarta – Kenali tentang penyakit Transient Ischaemic Attack (TIA) atau dikenal dengan stroke ringan. Kondisi ini merupakan serangan yang terjadi saat pasokan darah menuju otak mengalami gangguan sesaat. Gangguan ini berjalan beberapa saat dalam hitungan menit atau jam dan pengidapnya dapat pulih dengan sendirinya.

Seseorang yang mengalami TIA disebabkan karena adanya gumpalan kecil yang tersangkut dalam pembuluh darah bagian otak. Hal ini menyebabkan terganggunya aliran darah dan memicu kurangnya oksigen yang menuju otak. Kurangnya oksigen pada otak menyebabkan terganggunya fungsi otak.

Baca juga: Penanganan Pertama Saat Keluarga Terdekat Mengalami TIA

Biasanya, pengidap ringan atau TIA beberapa gejala awal yang dirasakan secara tiba-tiba, yaitu sebagai berikut:

  1. Pengidap TIA mengalami perubahan pada wajah seperti salah satu sisi mulut dan wajah pengidap terlihat turun.

  2. Pengidap merasakan lemas pada tangan dan kaki sehingga menjadi lemah. Hal ini bisa diikuti dengan kelumpuhan yang terjadi pada salah satu sisi tubuh.

  3. Pengidap memiliki kesulitan untuk berbicara.

  4. Kesulitan menelan juga akan dialami oleh pengidap TIA.

  5. Mengalami rasa linglung yang disertai dengan pusing.

  6. Gangguan penglihatan seperti pandangan yang kabur.

Baca juga: Lakukan 5 Terapi Ini untuk Sembuhkan Stroke Ringan

Ada beberapa faktor yang berisiko meningkatkan seseorang alami kondisi stroke ringan. Seseorang yang memiliki usia di atas 55 tahun berisiko lebih tinggi mengalami stroke ringan dibandingkan mereka yang usianya masih muda.

Selain itu, stroke ringan juga bisa menjadi penyakit komplikasi dari penyakit lainnya dalam tubuh seperti gagal jantung, diabetes, dan infeksi jantung. Gaya hidup yang buruk dapat menyebabkan seseorang mengalami stroke ringan. Terapkan gaya hidup sehat agar terhindar dari Transient Ischaemic Attack:

1. Konsumsi Makanan Sehat

Perbanyak mengonsumsi makanan yang mengandung serat tinggi, seperti rutin konsumsi buah dan sayur yang memenuhi kebutuhan nutrisi dan gizi. Hindari kebiasaan mengonsumsi garam dan lemak berlebihan.

2. Rajin Berolahraga

Banyak manfaat yang bisa kamu dapat dari melakukan olahraga secara rutin, salah satunya adalah melancarkan aliran darah. Jadi dengan berolahraga, kamu mencegah penggumpalan dalam darah. Lakukan olahraga minimal sehari 30 menit.

Kamu bisa melakukan olahraga ringan seperti berjalan kaki, bersepeda, dan berenang. Berolahraga juga dapat membantu kamu menurunkan berat badan atau menstabilkan berat badan. Perlu diketahui, kelebihan berat badan atau obesitas meningkatkan seseorang mengalami stroke ringan.

3. Berhenti Merokok

Merokok dapat menjadi penyebab beberapa penyakit seperti jantung, kanker, penyakit paru, dan stroke. Kandungan nikotin pada rokok membuat darah menjadi kental dan menyebabkan aliran darah menjadi terhambat karena oksigen yang mengalir melalui darah tidak dapat diserap oleh tubuh dengan optimal.

Jika kamu memiliki keluhan mengenai kesehatan kamu, tidak ada salahnya untuk menghubungi dokter melalui aplikasi Halodoc. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga melalui App Store atau Google Play!

Baca juga: 7 Gejala Stroke Ringan