• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Hati-Hati, Benda-Benda Ini Bisa Sebabkan Dermatitis Kontak

Hati-Hati, Benda-Benda Ini Bisa Sebabkan Dermatitis Kontak

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Hati-Hati, Benda-Benda Ini Bisa Sebabkan Dermatitis Kontak

Halodoc, Jakarta - Dermatitis kontak adalah kondisi yang ditandai dengan munculnya ruam merah yang gatal pada kulit yang disebabkan oleh kontak langsung dengan suatu zat atau reaksi alergi. Meski tidak menular, ruam yang muncul bisa menyebabkan rasa tidak nyaman bagi pengidapnya.

Nah, tanpa sadar, benda-benda yang sering kamu temui sehari-hari mengandung zat yang bisa menyebabkan dermatitis kontak. Apa saja? Ketahui di sini.

Baca juga: Ini Faktor Risiko Seseorang Alami Dermatitis Kontak

Benda Pemicu Dermatitis Kontak Berdasarkan Jenisnya

Pemicu dermatitis kontak pada tiap orang bervariasi dan tergantung jenis dermatitis kontak yang dialami juga. Penting untuk mencari tahu apa yang menjadi pemicu reaksi alergi agar kamu bisa menghindari kontak dengan zat tersebut untuk mencegah dermatitis kontak.

Berikut ini beberapa benda pemicu paling umum berdasarkan jenis dermatitis kontak:

1. Dermatitis Kontak Iritan

Dermatitis kontak iritan adalah jenis dermatitis kontak yang paling umum. Reaksi kulit non alergi ini terjadi karena kulit melakukan kontak langsung dengan zat tertentu yang merusak lapisan pelindung kulit. 

Benda-benda yang bisa memicu dermatitis kontak iritan, antara lain:

  • Sabun.
  • Deterjen. 
  • Sampo. 
  • Cairan pemutih. 
  • Parfum.
  • Bahan pengawet. 
  • Pestisida. 
  • Tumbuhan. 
  • Zat yang berada di udara, seperti serbuk gergaji atau serbuk wol. 

2. Dermatitis Kontak Alergi

Dermatitis kontak alergi terjadi ketika kulit bersentuhan dengan zat alergen yang memicu sistem kekebalan tubuh bereaksi, menyebabkan kulit gatal dan meradang. Biasanya, jenis dermatitis kontak ini hanya memengaruhi area yang bersentuhan dengan alergen. Namun, kondisi ini juga bisa dipicu oleh sesuatu yang masuk ke dalam tubuh melalui makanan, obat-obatan atau prosedur medis atau gigi (dermatitis kontak sistemik).

Berikut benda-benda yang bisa menyebabkan dermatitis kontak alergi:

  • Perhiasan, gesper, dan aksesori lainnya yang mengandung nikel.
  • Obat-obatan, seperti krim antibiotik dan antihistamin oral.
  • Produk perawatan pribadi, seperti deodoran, sabun mandi, pewarna rambut, kosmetik, dan cat kuku.
  • Tanaman, seperti poison ivy dan mangga, yang mengandung zat yang menyebabkan alergi yang disebut urushiol.
  • Parfum, kosmetik, obat kumur yang mengandung balsam Peru.
  • Pengawet, disinfektan, dan pakaian yang mengandung formaldehida.

3. Dermatitis Kontak Cahaya

Ini adalah jenis dermatitis kontak yang sangat jarang terjadi. Dermatitis jenis ini biasanya terjadi ketika suatu bahan aktif pada zat tabir surya yang menyebabkan reaksi saat kamu terpapar sinar UV matahari.

Baca juga: Cara Mengatasi Kulit Melepuh Akibat Dermatitis Kontak

Cara Mencegah Dermatitis Kontak

Nah, setelah mengetahui benda-benda apa saja yang bisa menyebabkan dermatitis kontak, kamu bisa lebih mudah mencegah masalah kulit tersebut. Cara efektif untuk mencegah dermatitis kontak adalah menghindari pencetus, termasuk zat alergen atau iritan yang menyebabkan timbulnya keluhan. 

Jika paparan alergen atau iritan sulit dihindari, kamu bisa menyiasatinya dengan menggunakan alat pelindung diri (seperti sarung tangan, masker wajah, penutup kepala, dan pakaian pelindung) untuk meminimalkan kontak dengan zat tersebut sehingga menjadi cara mencegah dermatitis kontak yang ampuh.

Gunakan pelembap untuk menjaga kelembapan lapisan terluar kulit dan meminimalkan risiko terjadinya iritasi yang memicu dermatitis kontak.

Baca juga: Bikin Kulit Gatal, Ini 6 Pengobatan Dermatitis Kontak

Nah, itulah benda-benda penyebab dermatitis kontak yang perlu diketahui. Kalau kamu punya keluhan ruam pada kulit, bicarakan saja pada dokter melalui aplikasi Halodoc untuk mengetahui penyebabnya.

Kamu bisa menghubungi dokter melalui Chat, dan Video/Voice Call dan minta saran kesehatan kapan saja dan di mana saja. Yuk, download aplikasi Halodoc di App Store atau Google Play sekarang juga!




Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2021. Contact dermatitis.
Medical News Today. Diakses pada 2021. Triggers of contact dermatitis and how to treat it.