Hati-Hati, Hipertensi Bisa Sebabkan Stroke Hemoragik

Ditinjau oleh: dr. Fitrina Aprilia
Hati-Hati, Hipertensi Bisa Sebabkan Stroke Hemoragik

Halodoc, Jakarta – Salah satu penyebab stroke hemoragik menyerang adalah hipertensi, yaitu penyakit yang ditandai dengan meningkatnya tekanan darah. Stroke hemoragik merupakan kondisi yang terjadi karena pecahnya salah satu arteri dalam otak. Hal itu kemudian menyebabkan terjadinya perdarahan di sekitar organ tersebut. Perdarahan kemudian memicu terhambatnya aliran darah pada sebagian otak serta bisa memengaruhi kondisi tubuh secara keseluruhan. 

Tanpa pasokan oksigen yang cukup, sel otak bisa cepat mati dan menyebabkan fungsi otak terganggu secara permanen. Orang yang memiliki riwayat darah tinggi, terutama penyakit hipertensi, harus mewaspadai penyakit ini. Tidak semua kondisi naiknya tekanan darah disebut sebagai hipertensi. Seseorang disebut memiliki hipertensi ketika kondisi tekanan darah tinggi yang terjadi secara terus-terusan, bahkan saat tidak sedang melakukan aktivitas apapun. Stroke hemoragik tidak boleh diabaikan dan harus segera mendapat penanganan medis. 

Baca juga:  Apa Saja Penyebab Stroke? Ini 8 Jawabannya

Cegah Stroke Hemoragik dengan Mengontrol Tekanan Darah 

Sebenarnya, naik atau turunnya tekanan darah adalah hal yang wajar. Sebab, tekanan darah manusia akan berubah sepanjang waktu. Namun, perlu diwaspadai jika tekanan darah sering naik dan menghasilkan angka yang tinggi dalam pengukuran, sebab hal itu bisa menjadi tanda penyakit hipertensi. Jika tidak ditangani dengan tepat, hipertensi bisa berujung pada kondisi yang fatal, salah satunya adalah stroke hemoragik. 

Jenis stroke ini terjadi karena pecahnya salah satu arteri di dalam otak dan menyebabkan perdarahan. Gejala penyakit ini bisa berbeda-beda antara satu orang dengan yang lainnya, hal ini dipengaruhi oleh tingkat keparahan penyakit hingga seberapa besar jaringan yang terganggu. Jika stroke terjadi karena perdarahan di otak, gejala yang sering muncul adalah sakit kepala berat, mual dan muntah, penurunan kesadaran, serta kejang. Kondisi ini juga sering ditandai dengan lumpuh pada satu sisi tubuh, gangguan berbicara, sering bingung, hingga gangguan pada penglihatan.

Baca juga:  Pertolongan Pertama saat Tekanan Darah Melonjak

Stroke hemoragik juga bisa disebabkan oleh perdarahan pada pembuluh darah yang ada di ruang antara lapisan pembungkus otak bagian tengah dan dalam disebut dengan perdarahan subarachnoid. Jenis stroke ini ditandai dengan gejala berupa sakit kepala dan penglihatan ganda yang menyerang tiba-tiba. Nyatanya, gejala-gejala tersebut merupakan tanda awal yang muncul sebelum pembuluh darah pecah. Setelah pembuluh darah pecah, mulai muncul gejala lain, seperti nyeri di wajah dan sekitar mata, gangguan penglihatan, leher kaku, serta penurunan kesadaran. 

Kondisi ini umumnya akan memburuk dalam waktu 24 jam, dan menyebabkan gejala yang muncul semakin parah. Penyakit ini kemudian bisa menyebabkan gejala kaku leher, nyeri punggung, pusing, serta dapat diikuti dengan muntah. Hipertensi menjadi salah satu penyebab terjadinya stroke hemoragik, maka dari itu menjaga tekanan darah tetap normal adalah hal yang perlu dilakukan. 

Selain penyakit hipertensi, ada beberapa kondisi lain yang bisa meningkatkan risiko stroke hemoragik menyerang, di antaranya adalah cedera kepala berat, gangguan pembuluh darah di otak sejak lahir, hingga kelainan darah, misalnya anemia sel sabit. Penyakit liver, tumor otak, dan efek samping dari penggunaan obat tertentu juga bisa meningkatkan risiko stroke hemoragik. 

Baca juga: Perhatikan 8 Penyebab Munculnya Stroke Hemoragik

Masih penasaran tentang kaitan hipertensi dengan stroke hemoragik? Tanya dokter di aplikasi Halodoc saja. Kamu bisa dengan mudah menghubungi dokter melalui Video/Voice Call dan Chat. Dapatkan informasi seputar kesehatan dan tips hidup sehat dari dokter terpercaya. Yuk, download Halodoc sekarang di App Store dan Google Play! 

Referensi:
WebMD (2019). Brain Hemorrhage: Cause, Symptoms, Treatments 
WebMD (2019). Type of Strokes 
Healthline (2019). Hemorrhagic Stroke