• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Hemoroidektomi, Operasi untuk Mengobati Ambeien

Hemoroidektomi, Operasi untuk Mengobati Ambeien

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
undefined

Halodoc, Jakarta – Ambeien alias wasir bisa ditangani dengan prosedur operasi yang disebut hemoroidektomi. Secara umum, prosedur ini akan disarankan jika pengobatan lain untuk wasir sudah dilakukan tapi tidak membuahkan hasil. Meski pada beberapa kasus wasir bisa muncul tanpa gejala yang mengganggu, pengobatan mungkin dibutuhkan untuk mengatasi rasa tidak nyaman akibat penyakit ini. 

Wasir atau ambeien adalah penyakit yang terjadi karena ada pembengkakan atau pembesaran pembuluh darah pada usus bagian akhir atau rektum. Pembengkakan juga terjadi pada dubur atau anus. Wasir bisa terjadi pada siapa saja dan bisa ditandai dengan beberapa gejala yang membuat rasa tidak nyaman dan gatal pada anus. Kondisi ini juga ditandai dengan pembengkakan dan iritasi di area tersebut. Saat gejala sudah sangat mengganggu, operasi hemoroidektomi mungkin perlu dilakukan untuk mengangkat wasir. 

Baca juga: Wasir Cuma Bisa Sembuh dengan Operasi, Benarkah?

Cara Mengobati Wasir yang Bisa Dilakukan 

Operasi hemoroidektomi bisa dilakukan untuk mengobati ambeien. Biasanya, tindakan ini dilakukan jika pengobatan lain sudah dijalani tapi tidak berhasil. Secara umum, prosedur ini dilakukan sebagai upaya pengangkatan wasir. Hemoroidektomi biasanya dilakukan dengan bius umum. Orang yang akan menjalani prosedur ini dibuat tidak sadar agar tidak merasakan kesakitan selama prosedur hemoroidektomi dilakukan. Biasanya, obat bius akan menghilang beberapa jam setelah prosedur operasi selesai dilakukan. 

Untuk mengangkat wasir, operasi hemoroidektomi dilakukan dengan melibatkan sayatan kecil di anus. Nantinya, sayatan itu akan dijadikan jalur untuk memotong hemoroid. Prosedur pembedahan akan dilakukan pada jaringan tubuh tempat ambeien ditemukan. Pembuluh darah yang membengkak nantinya akan diikat, sehingga risiko perdarahan bisa dicegah. Setelah itu, proses pengangkatan wasir akan dimulai. Saat sudah selesai, dokter akan menjahit daerah belas sayatan agar tertutup. Namun, pada beberapa kasus bekasi operasi mungkin dibiarkan terbuka. 

Baca juga: Gejala dari Penyakit Wasir yang Sering Diabaikan

Setelah menjalani operasi, biasanya akan muncul gejala nyeri selama beberapa waktu. Waktu pemulihan yang dibutuhkan setelah operasi ini biasanya sampai 2 minggu. Namun, lamanya waktu penyembuhan mungkin akan berbeda antara satu orang dengan yang lainnya. Satu hal yang pasti, seseorang harus beristirahat selama kurang lebih 7 hari setelah tindakan, untuk mempercepat pemulihan. 

Meski sudah diangkat melalui operasi hemoroidektomi, ada peluang wasir bisa kambuh. Maka dari itu, penting untuk selalu menerapkan gaya hidup sehat dan pola makan bergizi seimbang. Untuk mencegah ambeien kambuh, disarankan untuk lebih banyak mengonsumsi makanan yang mengandung serat. Selain dengan hemoroidektomi, wasir juga bisa ditangani dengan cara pengobatan lain, yaitu stapled hemorrhoidopexy. Apa itu? 

Stapled hemorrhoidopexy juga disebut stapling merupakan prosedur pengobatan alternatif untuk menangani wasir. Berbeda dengan hemoroidektomi yang melibatkan sayatan, stapled hemorrhoidopexy dilakukan dengan menggunakan alat khusus untuk mereposisi wasir ke tempat normalnya. Pengobatan wasir perlu segera dilakukan, sebab wasir yang tidak ditangani dengan tepat bisa memicu terbentuknya gumpalan darah atau thrombosed hemorrhoids. Hal itu bisa menyebabkan munculnya keluhan nyeri hebat yang disertai dengan pembengkakan atau benjolan di sekitar anus. 

Baca juga: Makanan yang Boleh dan Tidak Boleh Dikonsumsi Pengidap Wasir

Jika gejala yang muncul setelah operasi hemoroidektomi memburuk, sebaiknya segera pergi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Kamu bisa mencari rumah sakit terdekat dengan menggunakan aplikasi Halodoc. Atur lokasi dan temukan daftar rumah sakit yang sesuai dengan kebutuhan. Aplikasi Halodoc juga bisa digunakan untuk membuat janji dengan dokter. Ayo, download Halodoc di App Store atau Google Play sekarang!

Referensi:
WebMD. Diakses pada 2021. Hemorrhoid Surgery.
Mayo Clinic. Diakses pada 2021. Hemorrhoids. 
Healthline. Diakses pada 2021. Hemorrhoids.