• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Herbal Adaptogen Bisa Bantu Menyehatkan Mental, Benarkah?

Herbal Adaptogen Bisa Bantu Menyehatkan Mental, Benarkah?

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
undefined

Halodoc, Jakarta – Di masa pandemi, tidak sedikit orang yang mengalami stres, cemas dan frustasi akibat masalah, ketidakpastian, serta tantangan yang muncul sebagai dampak dari pandemi. Itulah pentingnya untuk menjaga kesehatan mental di waktu-waktu seperti sekarang ini.

Ada banyak cara yang bisa dilakukan agar kesehatan mental tetap terjaga. Selain melakukan kegiatan yang positif dan menenangkan, kamu bisa coba menggunakan adaptogen. Masih asing dengan adaptogen?

Adaptogen adalah obat-obatan herbal yang bekerja melawan efek stres dalam tubuh. Stres diketahui dapat merusak sistem saraf, endokrin, dan menurunkan kekebalan tubuh. Nah, adaptogen memiliki sifat untuk melawan efek berbahaya tersebut.

Baca juga: Mulai Dilirik untuk Pengobatan, Apakah Herbal Aman?

Cara Kerja dan Manfaat Adaptogen

Adaptogen bekerja dengan membuat keseimbangan yang stabil di kelenjar hipotalamus, hipofisis, dan adrenal, yang semuanya itu terlibat dalam respons stres. Obat herbal ini mampu mencegah stres dengan cara ‘meretas’ respons stres dalam tubuh.

Saat sedang stres, kamu biasanya akan mengalami tiga tahap stres, yaitu:

  • Fase alarm.
  • Fase perlawanan.
  • Fase kelelahan.

Saat kamu menghadapi tantangan atau masalah yang bisa memicu stres (stresor), tubuh kamu secara alami akan merespons dengan mengeluarkan hormon seperti adrenalin yang meningkatkan kinerja otot dan meningkatkan kemampuan untuk berkonsentrasi, sehingga kamu dapat bertahan dalam fase resistensi lebih lama.

Jadi, alih-alih terguncang atau terpuruk di tengah-tengah momen, tugas atau peristiwa yang membuat stres, kamu mampu mencapai keseimbangan dan terus maju.

Baca juga: Stres Berat, Tubuh akan Alami Hal Ini


Seperti vaksin, beberapa adaptogen juga bekerja dengan cara memasukkan stres ke dalam tubuh agar kamu bisa mengatasinya. Ketika kamu sudah bisa beradaptasi dengan stres, kamu bisa bekerja lebih baik dan merasa lebih baik, meskipun hal-hal yang membuat stres akan selalu muncul.

Dari penelitian pada hewan dan sel saraf yang diisolasi, para peneliti telah menemukan bahwa adaptogen memiliki beberapa efek pada tubuh:

  • Elemen pelindung saraf.
  • Sifat anti-kelelahan.
  • Efek antidepresif.
  • Stimulan untuk sistem saraf pusat.

Adaptogen juga meningkatkan kapasitas kerja mental, meningkatkan konsentrasi dan mencegah stres dan kelelahan.

Daftar Tumbuhan Adaptogenik

Tiga tumbuhan adaptogenik utama yang sudah dipelajari dan terbukti aman dan tidak beracun, antara lain Eleutherococcus senticosus (ginseng Siberia), Rhodiola rosea (akar Arktik), dan Schisandra chinensis.

  • Ginseng Siberia: tanaman ini sebenarnya bukan ginseng, tapi memiliki cara kerja yang mirip. Menurut sebuah studi, ginseng Siberia ini dapat membantu mencegah kelelahan, depresi, dan stres.
  • Akar Artik: tumbuhan ini disebut juga sebagai akar mawar dan tumbuh di musim dingin di Asia dan Eropa. Ini adalah ramuan bersejarah yang sudah digunakan di Rusia dan Skandinavia untuk mengobati penyakit ringan, seperti sakit kepala dan flu.
  • Schisandra: Tanaman ini paling berguna untuk meningkatkan kesehatan hati dan menstabilkan gula darah, serta bertindak sebagai adaptogen.

Cara Menggunakan Adaptogen

Berikut cara-cara yang dianjurkan untuk menggunakan adaptogen:

  • Konsumsi Sesuai Dosis yang Dianjurkan

Konsumsi adaptogen sesuai anjuran dosis yang tertera pada kemasan produk. Dokter juga bisa menyesuaikan dosis dengan menambahkan atau menguranginya sesuai kebutuhan berdasarkan efek yang ingin kamu capai.

Penggunaan adaptogen pada dasarnya aman, tapi setiap orang mungkin akan mengalami reaksi yang berbeda. Mulailah mengonsumsinya secara perlahan dan perhatikan reaksi kamu.

  • Konsumsi Adaptogen dengan Cara yang Diinginkan

Temukan cara yang menyenangkan dan nyaman untuk mengonsumsi adaptogen setiap hari. Kamu bisa mengonsumsi adaptogen dalam bentuk kapsul, ditambahkan ke smoothie sebagai bubuk atau diolah menjadi the atau sup.

  • Konsumsi Adaptogen pada Waktu yang Tepat

Adaptogen yang bersifat menstimulasi, seperti rhodiola, dianjurkan untuk dikonsumsi pada pagi hari hingga sebelum jam 3 sore untuk menyesuaikan dengan ritme alami tubuh. Tubuh kamu dirancang untuk menjadi aktif pada pagi hari dan beristirahat di malam hari.

Sementara untuk adaptogen yang menenangkan, seperti basil suci, dapat diminum di siang hari dan sebelum tidur.

Baca juga: Tips Menghilangkan Stres Dalam Waktu Singkat

Nah, itulah penjelasan mengenai adaptogen yang dapat membantu menyehatkan mental. Bila kamu sedang merasa cemas atau stres belakangan ini, jangan dibiarkan saja. Kamu bisa menghubungi psikolog melalui aplikasi Halodoc yang bisa membantu kamu untuk mengatasi kondisi mental tersebut. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga.

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2020. Adaptogenic Herbs: List, Effectiveness, and Health Benefits.
Healthline. Diakses pada 2020. The No BS Guide to Adaptogens for Hormonal Balance and Stress.