Ibu Hamil Puasa, Pastikan Konsumsi 6 Nutrisi Ini

 nutrisi saat puasa, ibu hamil saat puasa

Halodoc, Jakarta - Sebenarnya tidak ada halangan bagi ibu hamil untuk ikut berpuasa di bulan Ramadan. Namun, sebaiknya diskusikan terlebih dulu dengan dokter supaya puasa tidak membahayakan janin. Pastikan pula kondisi tubuh ibu dalam keadaan sehat dan bugar, supaya bisa menjalani puasa dengan baik.

Bagi ibu hamil yang akan berpuasa pada bulan Ramadan, setidaknya nutrisi berikut harus tercukupi supaya kehamilan dan bayi dalam kandungan tetap terjaga kesehatannya.

1. Vitamin dan Mineral

Asupan vitamin dan mineral penting bagi ibu hamil. Jangan pernah mengabaikan untuk mengonsumsi makanan tinggi vitamin dan mineral, karena bermanfaat untuk pembentukan janin. Nutrisi ini berasal dari jeruk, pisang, wortel, sayuran berwarna hijau seperti bayam, brokoli, dan sebagainya.

2. Karbohidrat

Karbohidrat adalah zat penghasil kalori. Makanan yang mengandung karbohidrat seperti jagung, umbi-umbian, kentang, dan juga oatmeal. Makanan ini dapat dikonsumsi saat sahur atau buka puasa sebagai pengganti nasi. Hanya saja kamu perlu diperhatikan dalam mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat tinggi, sebaiknya jangan berlebihan. Sebab kelebihan karbohidrat justru dapat meningkatkan risiko sebagai penyakit seperti jantung, diabetes, atau kerusakan gigi.

Baca juga: Puasa Saat Hamil Boleh atau Tidak?

3. Kalsium

Untuk memenuhi kebutuhan kalsium, kamu perlu mengonsumsi susu hamil untuk membantu ibu hamil. Selain susu, kamu juga dapat menikmati sayuran berwarna hijau saat ibu hamil berbuka puasa atau pun menjalani sahur. Salah satunya adalah brokoli. Sebanyak 50 gram brokoli ternyata memiliki kalsium sebanyak 30 miligram. Ibu dapat menjadikan brokoli sebagai sayuran utama saat berbuka atau sebagai cemilan saat malam hari.

4. Protein

Selama menjalani kehamilan, tubuh membutuhkan protein sebanyak 85 gram per harinya. Protein juga bisa kamu dapatkan dari hewani maupun protein nabati. Ibu hamil sangat dianjurkan untuk memenuhi kebutuhan protein setiap harinya, jika ibu hamil kekurangan protein akan berbahaya untuk kesehatan ibu dan juga janin. Karena dapat menyebabkan kelahiran prematur dan juga penyakit darah rendah.

Saat sahur ataupun berbuka, ibu dapat mengonsumsi makanan yang memiliki protein cukup tinggi seperti telur, almond, dada ayam, gandung, keju, dan susu. Tidak hanya makanan saja, ibu juga dapat mengonsumsi buah-buahan yang mengandung protein cukup tinggi seperti jambu, kurma, nangka, jeruk, dan pisang.

Baca juga: Tips Aman Puasa Bagi Ibu Hamil

5. Asam Folat

Asam folat atau vitamin B9 memiliki peranan penting bagi kesehatan ibu dan janin saat masa kehamilan. Maka itu, ibu hamil tidak boleh kekurangan kandungan asam folat meskipun sedang menjalani ibadah puasa.

Banyak manfaat dari asam folat yang sangat baik untuk kesehatan janin, salah satunya adalah menurunkan risiko bayi lahir dengan prematur. Namun jangan khawatir, ibu hamil bisa memenuhi kebutuhan asam folat pada saat berbuka puasa dan juga sahur dengan mengonsumsi seafood, telur, dan biji-bijian seperti jagung dan gandum.

6. Zat Besi

Zat besi harus dikonsumsi sesuai dengan kebutuhan sehari-hari supaya terhindar dari penyakit anemia. Ibu hamil dapat mengonsumsi sayuran seperti bayam atau brokoli untuk memenuhi kebutuhan zat besi saat sedang berpuasa. Di samping itu, kamu juga bisa mengganti nasi dengan quinoa, semacam tanaman biji atau padi yang memiliki kandungan 2,8 miligram zat besi dalam 185 gram quinoa.

Baca juga: 7 Aturan Bila Ibu Hamil Ingin Berpuasa

Jadi, ibu tidak perlu khawatir lagi untuk berpuasa meski sedang dalam masa kehamilan. Ibu hanya perlu memenuhi kebutuhan nutrisi di atas agar tetap sehat selama kehamilan. Namun sebelumnya, diskusikan dulu kondisi kehamilan dan rencana puasa pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Diskusi dengan dokter di Halodoc dapat dilakukan via Chat atau Voice/Video Call kapan dan di mana saja. Saran dokter dapat diterima dengan praktis dengan cara download aplikasi Halodoc di Google Play atau App Store sekarang juga.