Ibu Pekerja, Inilah Cara Sukses Pumping di Kantor

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Ibu Pekerja, Inilah Cara Sukses Pumping di Kantor

Halodoc, Jakarta - Umumnya, perusahaan memberikan keringanan pada ibu melahirkan dengan libur bekerja selama kurang lebih tiga bulan, yang disebut cuti melahirkan. Selama itu pula, ibu harus menyusui sang buah hati. Sayangnya, tiga bulan bukan waktu yang lama, dan ASI masih harus diberikan hingga usia anak menginjak dua tahun. Artinya, ibu perlu memiliki stok ASI. 

Demi memenuhi kebutuhannya, ibu pekerja membawa perlengkapan pompa ASI atau pumping, sehingga ASI bisa diperah meski ibu sedang bekerja. Ibu tidak perlu khawatir, menyusui langsung ataupun memberikannya lewat pompa ASI sama-sama bermanfaat, yang penting sang buah hati mendapatkan ASI eksklusif dari ibu. Nah, supaya pumping tetap lancar meski sedang di kantor, simak tipsnya berikut ini yuk!

  • Siapkan Perlengkapan Pumping

Sebelum mulai, ibu perlu menyiapkan terlebih dahulu peralatan pumping-nya. Tentu saja, persiapan yang benar membuat pompa ASI ibu lebih mudah dilakukan. Tidak hanya pompa dan tabungnya, ibu tidak boleh lupa untuk membawa kantong ASI dan pendinginnya, supaya ASI tetap dingin meski tidak disimpan di kulkas atau selama ibu belum tiba di rumah untuk menyimpannya di lemari pendingin. 

Baca juga: Cara Mudah untuk Memperlancar ASI

  • Pilih Pakaian yang Mudah Dibuka untuk Memompa ASI

Mungkin, pumping terlihat mudah bagi orang lain yang melihatnya. Padahal, pakaian yang dikenakan berpengaruh untuk kelancaran memompa ASI. Jika ibu mengenakan pakaian yang tidak mudah dibuka pada bagian payudara, jangan harap pompa ASI menjadi lebih lancar. Pilihlah baju yang memiliki kancing depan atau bukaan samping. Bila memang perlu, ibu bisa membeli pakaian yang dibuat khusus untuk penutup bagian atas tubuh ketika sedang memompa ASI. 

Tidak hanya itu, bra yang ibu kenakan juga memengaruhi, lho. Pastinya, ibu tidak mau kan sulit melakukan pumping karena salah mengenakan bra dan merepotkan diri sendiri? Jadi, kenakan bra yang mudah dibuka di bagian payudara. Jika ibu masih bingung cara pompa ASI ini, ibu bisa kok bertanya pada ahli laktasi langsung. Manfaatkan fitur Tanya Dokter di aplikasi Halodoc saja, ya!

Baca juga: Ibu Wajib Tahu Pentingnya ASI Eksklusif

  • Jadwal Juga Perlu Diperhatikan

Buat jadwal pumping ketika sedang bekerja, ya, bu. Jika perlu, pasang alarm supaya ibu tidak lupa untuk melakukan pompa ASI. Biasanya, pumping dilakukan selama kurang lebih 15 menit, dan diulangi setiap tiga sampai empat jam. Supaya hasilnya lebih maksimal, ibu harus memompa kedua payudara, bukan hanya salah satu, sehingga jumlah ASI yang ibu dapatkan bisa lebih banyak. Stok untuk sang buah hati selama ibu bekerja selalu terpenuhi. 

  • Perhatikan Asupan Cairan

Sibuk bekerja bukan berarti ibu lupa untuk memperhatikan kondisi kesehatan tubuh terlebih asupan cairan. Pasalnya, kurang cairan bisa berpengaruh terhadap banyaknya ASI, jadi pastikan ibu tetap minum minimal 8 hingga 12 gelas setiap harinya. Konsumsi makanan bergizi dan rutin berolahraga juga disarankan termasuk istirahat yang cukup. Jangan sampai begadang untuk hal yang tidak perlu. 

  • Jangan Sampai Stres

Beban kerja yang banyak dan tenggat waktu yang terasa dekat dapat membuat ibu menjadi lebih mudah stres. Sayangnya, stres bisa berpengaruh pada jumlah ASI, jadi seberat apa pun beban kerja yang sedang ibu alami, usahakan supaya tidak membuat ibu menjadi stres. Pikirkan Si Kecil setiap kali ibu merasa lelah dan stres, jika memang perlu, pandangi fotonya ketika ibu sedang pumping ASI. Ya, sang buah hati selalu bisa mengusir stres dan membuat ibu kembali semangat kerja, demi bisa bertemu sore harinya. 

Baca juga: Supaya Sehat dan Aman, Begini Cara Menyimpan ASI yang Benar

Referensi: 
Parents. 2019. Easy Fixes for Pumping at Work.
Verywell Family. 2019. Prepare for Pumping Breast Milk at Work. 
WebMD. 2019. Pumping Breast: Tips for New Moms.