23 November 2017

Tips Memompa ASI yang Benar

Tips Memompa ASI yang Benar

Halodoc, Jakarta – Memberikan ASI eksklusif kepada bayi paling baik adalah dengan menyusui secara langsung. Tapi, ketika kondisi tidak memungkinkan ibu untuk menyusui secara langsung, seperti ibu yang melahirkan bayi prematur, atau ibu yang harus bekerja, memompa ASI bisa menjadi cara alternatif untuk memberikan ASI kepada si kecil. Sama seperti menyusui, keterampilan memompa ASI bisa dipelajari dan dilatih agar ASI mudah keluar.

Pemberian ASI eksklusif sangat penting bagi bayi selama 6 bulan pertama untuk membantu tumbuh kembangnya. Dengan menyusui bayi secara langsung, ibu dapat menjalin ikatan lebih intim dengan sang buah hati. Meski demikian, memompa ASI juga terkadang perlu dilakukan ketika payudara sudah terasa penuh dan ASI perlu segera dikeluarkan agar payudara tidak membengkak. Memompa ASI juga dapat merangsang payudara untuk memproduksi ASI lebih banyak. Ibu yang harus kembali bekerja setelah melahirkan juga bisa tetap memberikan ASI eksklusif kepada bayi dengan cara ini.

Cara Memompa ASI

Bagi ibu baru, memompa ASI yang baik dan benar bisa dipelajari dan dilatih agar dapat mengeluarkan ASI dengan optimal.  Ada dua cara memerah ASI, yaitu dengan menggunakan tangan atau menggunakan alat bantu pompa. Pompa ASI ada dua jenis, yaitu pompa manual dan elektrik. Berikut cara memerah ASI dengan menggunakan pijatan tangan:

  • Sebelum mulai memerah, cucilah tangan terlebih dahulu dengan menggunakan sabun hingga bersih.
  • Taruh tangan di payudara, dengan posisi jempol di bagian atas payudara dan keempat jari lainnya berada di bagian bawah payudara membentuk huruf C.
  • Pijat payudara dengan lembut, dengan arah usapan ke puting. Lakukan terus berulang-ulang sampai ASI keluar.
  • Jika ASI sudah tidak keluar, gerakkan jari-jari ibu memutar di sekitar payudara untuk mencoba di bagian payudara yang berbeda.

Sedangkan cara memerah ASI dengan alat pompa adalah sebagai berikut:

  • Sebelum mulai memompa, cucilah tangan terlebih dahulu dengan menggunakan sabun hingga bersih.
  • Kompres payudara dengan handuk hangat sambil dipijat secara melingkar dari bagian luar payudara ke bagian dalam, tapi jangan sampai mengenai puting.
  • Pasang bagian corong pada payudara, lalu tekan pegangannya jika ibu menggunakan alat pompa manual. Sedangkan pada alat pompa elektrik, ibu tinggal menghidupkan mesinnya saja. Sebaiknya pilih alat pompa yang memiliki tekanan yang nyaman dan cocok.
  • Berhenti memeras ketika payudara sudah terasa kosong. Payudara tidak dapat diperas sampai habis. Karena itu, hindari memeras lebih dari 20 menit.
  • Jika payudara terasa sakit di bagian puting, hentikan dulu memerah.

Tips Memompa ASI

Ada kalanya ASI yang keluar sedikit ketika dipompa. Berikut adalah tips ketika memompa, agar ASI lebih mudah keluar dan lebih banyak tanpa menyakiti puting:

  • Pompa ASI Secara Rutin

Buatlah jadwal yang teratur untuk memompa dan pilihalah satu ruangan di rumah atau kantor yang nyaman untuk memompa. Sebelum memompa, ibu disarankan untuk banyak minum air putih dan memijat payudara terlebih dahulu, agar ASI dapat keluar dengan lancar saar dipompa. Ketika sedang tidak bersama bayi, pompalah ASI 3 jam sekali, agar ritme produksi ASI terjaga.

  • Rajin Memberi ASI

Rajin menyusui secara langsung maupun memerah dengan menggunakan alat pompa dapat merangsang payudara untuk memproduksi ASI lebih banyak. Cara ini lebih efektif untuk menambah produksi ASI daripada memompa lebih lama.

  • Santai dan Rileks

Pikiran yang tenang dan rileks adalah kunci ASI dapat mengalir dengan lancar. Ibu bisa duduk dengan nyaman sambil mendengarkan musik atau membaca majalah untuk membuat diri lebih santai.

  • Perbaiki Cara Memompa ASI

Jika ibu menggunakan alat pompa, tapi ASI yang keluar sedikit dan puting terasa sakit, mungkin ada yang salah dengan cara ibu menggunakan alat tersebut. Ibu bisa memeriksa kembali petunjuk pemakaian agar dapat menggunakan alat pompa dengan benar.

  • Posisi Memompa yang Nyaman

Ibu bisa bersandar pada kursi atau satu tangan bertumpu pada meja dan satu lagi memegang pompa, atau posisi apapun yang dapat membuat ibu nyaman saat memompa agar ASI keluar dengan lancar.

Ibu hamil dapat berdisuksi dengan dokter jika mengalami kesakitan pada payudara saat memerah ASI melalui aplikasi Halodoc. Hubungi dokter melalui Video/Voice Call dan Chat kapan saja dan di mana saja untuk menanyakan kondisi kesehatan ibu. Halodoc juga memudahkan ibu untuk membeli produk kesehatan dan vitamin yang dibutuhkan. Caranya sangat mudah, tinggal order lewat aplikasi, dan pesanan akan diantar dalam satu jam. Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.