21 December 2017

Ikuti Cara Mengolah Makanan Ini Agar Tidak Bikin Gemuk

Ikuti Cara Mengolah Makanan Ini Agar Tidak Bikin Gemuk

Halodoc, Jakarta – Menurunkan berat badan tidak bisa hanya dengan mengurangi porsi makanan yang dikonsumsi saja, tapi cara makanan tersebut diolah juga harus diperhatikan. Makanan yang dimasak dengan cara yang tidak sehat dapat menggemukkan badan lho. Karena itu, yuk perhatikan cara mengolah makanan yang sehat dan tidak bikin gemuk ini.

Mengurangi porsi makanan yang dikonsumsi sehari-hari memang efektif untuk menurunkan berat badan. Namun, cara mengolah makanan juga harus diperhatikan. Memasak dengan cara yang salah akan menghilangkan nutrisi dalam makanan, bahkan dapat membuat makanan menjadi tidak sehat dan menggemukkan badan.  Jadi, penting untuk mengetahui cara mengolah makanan yang benar agar kamu yang sedang berdiet tidak hanya berhasil menurunkan berat badan, tapi juga memiliki tubuh sehat. Berikut adalah cara memasak yang sehat dan tidak bikin gemuk:

  • Mengukus

Orang yang sedang berdiet paling sering disarankan untuk mengonsumsi makanan yang dikukus, karena cara memasak ini tidak menggunakan minyak sama sekali, sehingga tidak akan memengaruhi berat badanmu. Selain itu, mengukus makanan juga adalah salah satu cara memasak yang paling sehat karena dapat mempertahankan kandungan gizi pada makanan.

  • Merebus

Beberapa program diet juga menyarankan pesertanya untuk mengonsumsi makanan yang direbus. Mengolah makanan dengan cara dimasak di dalam air mendidih, tanpa menggunakan minyak, ini merupakan cara memasak yang sangat dianjurkan untuk orang yang sedang diet, karena tidak akan membuat badan menjadi gemuk. Kamu bisa mengonsumsi sayur-sayuran rebus, seperti bayam, brokoli, wortel dan juga kentang rebus yang dapat membuat kamu kenyang tanpa menaikkan berat badan. Tapi pastikan kamu tidak merebus makanan terlalu lama agar kandungan nutrisi di dalamnya tidak hilang.

  • Memanggang

Cara memasak lainnya yang juga tidak menggunakan minyak, sehingga tidak menggemukan badan adalah dengan cara memanggang. Tapi hindari mengoleskan margarin atau butter ketika ingin memanggang makanan, karena kedua bumbu masak tersebut bersifat menggemukkan. Kamu bisa menggantinya dengan mengoleskan olive oil atau merica untuk menambah rasa pada daging panggang atau salmon panggangmu.

  • Menumis

Walaupun menggunakan minyak dalam proses memasaknya, namun makanan yang ditumis tetap aman dikonsumsi ketika sedang diet. Agar kandungan gizinya tetap terjaga dan kandungan kalori pada makanan tersebut tidak bertambah, gunakan olive oil dalam jumlah yang tidak terlalu banyak untuk menumis makanan.

Selain mengetahui cara memasak yang sehat, kamu juga perlu mengetahui cara memasak yang sebaiknya dihindari saat sedang diet, yaitu

  • Deep Fry

Metode memasak deep fry adalah menggoreng makanan dengan cara merendamnya dalam minyak yang banyak dan sangat panas. Cara memasak ini sangat tidak sehat, karena dapat menaikkan kadar kolesterol dalam tubuh. Selain itu, makanan yang dimasak dengan cara deep fry juga dapat membuat berat badan meningkat, karena proses memasak ini dapat meningkatkan jumlah lemak jenuh pada makanan.

Jadi, bagi kamu yang sedang diet, sebaiknya hindari makanan yang diolah dengan cara deep fry. Berhati-hati lah terutama pada makanan yang dijual di luar rumah, karena kamu tidak tahu kualitas minyak yang digunakan. Mengonsumsi gorengan yang dimasak di dalam minyak yang buruk tidak hanya dapat meningkatkan kolesterol, tapi juga bisa menyebabkan infeksi perut. Kamu bisa menggunakan tisu untuk menghilangkan minyak pada gorengan sebelum dimakan.  

  • Dibakar

Walaupun tidak menggunakan minyak, namun terlalu sering mengonsumsi makanan yang dibakar dapat merusak kesehatan. Arang yang bisa menempel pada makanan pada saat proses pembakaran, mengandung zat karsinogen yang bisa menyebabkan kanker. Mengonsumsi makanan yang dibakar tidak telalu memengaruhi berat badan, tapi pastikan kamu menetralisirnya dengan makanan yang kaya akan antioksidan seperti kemangi atau lalapan.

Kamu bisa bertanya seputar diet dan nutrisi kepada dokter melalui aplikasi Halodoc. Hubungi dokter melalui Video/Voice Call dan Chat kapan saja dan di mana saja. Jika kamu membutuhkan vitamin atau produk kesehatan tertentu, kamu tidak perlu repot-repot lagi keluar rumah. Tinggal order melalui Halodoc dan pesananmu akan diantar dalam satu jam. Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.