Ini 5 Tanda Sudah Bosan Bekerja di Kantor

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Ini 5 Tanda Sudah Bosan Bekerja di Kantor

Halodoc, Jakarta – Dilansir dari Psychology Today, 30–90 persen orang dewasa mengalami kebosanan di titik kehidupannya dan ini adalah sesuatu yang normal. Pekerjaan dan lingkungan kantor adalah lingkup di mana kebosanan kerap terjadi. 

Menurut Profesor filsafat, Andreas Elpidorou di University of Louisville, kebosanan adalah sesuatu yang baik supaya kamu tidak terjebak dalam situasi yang itu-itu saja. Kebosanan justru memotivasi untuk beralih ke tujuan yang lebih baik. Simak di sini tanda-tanda bosan bekerja di kantor!

Baca juga: Benarkah Nonton Joker Bisa Picu Gangguan Psikologis?

Tidak Betah di Kantor Tanda Kebosanan

Saat kapan kamu merasa benar-benar bosan di kantor, berikut ini gejala ataupun tanda selengkapnya:

  1. Terus Melihat Jam

Jika kamu selalu melihat jam saat berada di kantor, kerap berdoa menit berlalu dengan cepat, artinya kamu tidak betah dengan suasana di kantor. 

  1. Melakukan Pekerjaan Tanpa Semangat

Mirip seperti di kelas matematika, kamu melakukan pekerjaan dengan setengah-setengah dan tanpa semangat. Bahkan kamu merasa tertekan, kerap ketakutan kalau-kalau salah melakukan sesuatu dan akan ditegur oleh atasan atau rekan kerja. Ketidaknyamanan adalah salah satu tanda kalau kamu sudah tidak betah di kantor.

  1. Tidak Melakukan Pekerjaan dengan Maksimum

Pernahkah kamu berada di momen melakukan pekerjaan semampunya saja tanpa berusaha mengerjakan pekerjaan semaksimal mungkin? Ketika kamu merasa berada di titik ini, bisa jadi kamu tidak menikmati lagi masa-masa bekerja dan hanya melakukan segala sesuatunya menunggu payment. Ini bisa dibilang tahap yang berbahaya karena kamu kehilangan passion-mu.

  1. Jam Kerja yang Tidak Digunakan Secara Berkualitas

Coba amati bagaimana rutinitas di kantor yang kamu lakukan, apakah lebih banyak bekerjanya atau menghabiskan waktu untuk surfing, bergosip, dan hal-hal lain yang tidak berkaitan dengan pekerjaan? Bila ini yang kamu lakukan, besar kemungkinan kamu bosan dengan ritme kerja di kantor, sehingga memilih menghabiskan waktu untuk hal-hal yang lebih menarik perhatianmu. 

  1. Menjelajahi Situs Pencarian Kerja

Saat kamu berada dalam hubungan disfungsional kerja yang tidak terpenuhi, besar kemungkinan kamu mulai mencari-cari tempat lain. Sebenarnya tidak ada yang salah dari melirik peluang di tempat lain, tetapi pastikan juga kalau kamu memenuhi ekspektasi dari pekerjaan yang sekarang. Pastinya, kamu tidak mau keluar dari pekerjaan dengan cap jelek. Ini hanya meninggalkan riwayat buruk dan bukan sesuatu yang baik untuk acuan pekerjaan selanjutnya. 

Baca juga: Mental Sehat di Hari Senin Ini 5 Triknya

Bagaimana Menghadapi Kebosanan Kerja?

Seperti yang sudah disampaikan sebelumnya, kebosanan sebenarnya adalah pertanda baik, tetapi tentu ini tidak berhenti begitu saja. Kamu perlu menggali apa yang menyebabkan kebosanan tersebut dan apa yang harus dilakukan supaya kamu tidak bosan lagi.

Soalnya, kalau kamu terus-terusan bosan tanpa menemukan solusinya bisa-bisa kamu “meledak”, stuck, dan tidak produktif. Karenanya, selagi kamu masih bekerja di kantor dan belum bisa keluar dari pekerjaan tersebut, carilah hal-hal kreatif dan menyenangkan yang bisa menghilangkan kejenuhan. 

Bisa dengan olahraga, memaksimalkan waktu kerja supaya tidak berlama-lama di kantor, makan siang di luar, menemukan hobi baru, pekerjaan sampingan yang fun, dan lain-lain. Kalau kamu merasa kebosanan di pekerjaan sudah mengganggu emosi dan psikologi, obrolkan saja di Halodoc untuk informasi lebih lengkapnya.  

Dokter ataupun psikologi yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor kamu bisa kapan dan di mana saja memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat.

Referensi:

The Ladders.com. Diakses pada 2019. 6 signs you are stupidly bored with your job.
Forbes.com. Diakses pada 2019. Bored At Work? Science Says That's A Good Thing.