Ini Alasan Wanita Haid Tidak Boleh Berpuasa

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Ini Alasan Wanita Haid Tidak Boleh Berpuasa

Halodoc, Jakarta – Wanita yang sedang haid tidak boleh berpuasa. Ia bisa mengganti ibadah puasa setelah Hari Raya Idul Fitri berakhir, sesuai jumlah puasa yang ditinggalkannya. Selain dilarang oleh agama, faktanya ada beberapa alasan medis yang mendasari pelarangan ini. Ketahui fakta lengkap alasan wanita haid tidak boleh puasa di sini.

Baca Juga: Puasa Bermanfaat Bagi Kesehatan, Ini Buktinya

Alasan Medis Wanita Haid Dilarang Berpuasa

1. Banyak Darah Keluar

Darah haid biasanya cukup banyak, berasal dari peluruhan dinding rahim yang sebelumnya menebal. Perdarahan ini cenderung deras ketika hari pertama haid dan berangsur menurun pada hari berikutnya hingga selesai. Banyak keluarnya darah ini membuat wanita yang sedang haid rentan mengalami lemas dan lesu.

2. Nyeri Perut

Gejala khas saat haid adalah nyeri atau kram perut. Rasa sakit ini berasal dari peluruhan dinding rahim. Sebagian wanita hanya mengalami nyeri perut beberapa jam awal saat haid, tapi sebagian lain mungkin merasakannya sepanjang hari.

Pada kasus yang parah, nyeri haid tidak tertahankan menurunkan kesadaran (pingsan). Rasa nyeri yang tak tertahankan dan berulang sebaiknya dibicarakan dengan dokter.

3. Migrain

Selain nyeri perut, wanita yang sedang haid juga rentan mengalami migrain. Jika terjadi cukup parah, migrain perlu diatasi dengan konsumsi obat pereda nyeri (seperti paracetamol dan ibuprofen) agar bisa beraktivitas kembali.

4. Sensitif Terhadap Rasa Nyeri

Saat haid, wanita mengalami penurunan hormon estrogen. Kondisi ini membuatnya lebih sensitif terhadap rasa sakit, sehingga ia mudah lelah, nyeri punggung, dan gangguan kesehatan lain. Seringkali, kondisi ini diatasi dengan konsumsi obat pereda nyeri.

Baca Juga: Jangan Panik, Ini Masa Haid yang Normal

Jika Wanita Haid Memaksakan Diri Berpuasa

Sudah disebutkan bahwa saat haid, banyak darah dikeluarkan dari dalam tubuh. Akibatnya, tubuh kehilangan banyak zat besi sehingga menimbulkan gejala lemas. Apabila seorang wanita memaksakan diri berpuasa dengan kondisi ini, berikut ini dampak yang perlu diwaspadai:

  • Tubuh semakin lemas dan disertai pusing, akibat suplai oksigen yang rendah.
  • Nyeri dada yang menyebabkan detak jantung lebih cepat dan napas pendek. Kondisi ini terjadi akibat rendahnya suplai oksigen pada jantung yang tidak bisa dibawa oleh sel darah, akibat rendahnya zat besi dalam tubuh. Pada kondisi yang parah, gejala ini dapat menyebabkan pembengkakan jantung hingga gagal jantung.
  • Kulit pucat serta tangan dan kaki dingin. Gejala ini menandakan bahwa kadar zat besi dalam tubuh sangat rendah, sehingga mulai mengganggu peredaran darah pada anggota gerak (tangan dan kaki).
  • Ingin konsumsi makanan tidak sehat. Pasalnya, kekurangan zat besi saat haid memicu keinginan konsumsi makanan tidak sehat. Misalnya, gorengan, makanan cepat saji, minuman manis, dan lainnya.

Baca Juga: Ini Manfaat Puasa Bagi Kesehatan Reproduksi

Itulah alasan wanita haid tidak boleh berpuasa. Penjelasan tersebut membuktikan bahwa aturan agama dibuat demi kebaikan umat manusia, salah satunya dari segi kesehatan. Maka itu, kalau kamu punya keluhan kesehatan saat puasa, jangan ragu berbicara dengan dokter Halodoc. Kamu hanya perlu membuka aplikasi Halodoc dan masuk ke fitur Talk to A Doctor untuk menghubungi dokter kapan saja dan di mana saja via Chat, dan Voice/Video Call. Yuk, segera download aplikasi Halodoc di App Store atau Google Play!