• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini Bahayanya Anemia pada Ibu Hamil yang Perlu Diketahui

Ini Bahayanya Anemia pada Ibu Hamil yang Perlu Diketahui

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
undefined

Halodoc, Jakarta - Ada berbagai gangguan kesehatan yang rentan dialami oleh ibu hamil. Salah satunya adalah anemia. Kondisi anemia pada ibu hamil merupakan salah satu kondisi yang cukup berbahaya. Hal ini disebabkan anemia yang dapat mengakibatkan gangguan kesehatan pada ibu maupun janin dalam kandungan.

Baca juga: 4 Hal yang Harus Diperhatikan saat Ibu Hamil Alami Anemia

Anemia merupakan kondisi dimana tubuh kekurangan sel darah merah. Penyebabnya sangat beragam. Namun, anemia pada ibu hamil umumnya disebabkan tubuh kekurangan zat besi. Kondisi ini menyebabkan tubuh tidak mampu menghasilkan hemoglobin. Lalu, apa dampaknya jika kondisi ini tidak diatasi? Ketahui beberapa dampak bahaya anemia pada ibu hamil dalam artikel ini!

Bahaya Anemia pada Ibu Hamil

Anemia merupakan salah satu kondisi yang dapat dialami oleh siapa saja, termasuk pada ibu hamil. Saat ibu hamil mengalami anemia, tubuh tidak dapat memproduksi sel darah merah yang sehat secara maksimal. Hasilnya, organ tubuh dan bayi dalam kandungan tidak mendapatkan oksigen secara optimal. Kondisi inilah yang membahayakan ibu maupun janin dalam kandungan.

Saat hamil tubuh membutuhkan sel darah merah lebih banyak untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi dalam janin. Ketika tubuh kekurangan zat besi, folat, dan beberapa nutrisi lainnya, maka tubuh akan kesulitan untuk memproduksi sel darah yang sehat. Kondisi ini menyebabkan ibu hamil mengalami anemia.

Meskipun anemia cukup umum dialami ibu hamil, tetapi sebaiknya kondisi ini perlu segera diatasi. Saat ibu mengalami anemia, tubuh tidak mendapatkan oksigen yang dibutuhkan. Organ tubuh dan janin dalam kandungan akan berdampak terhadap kondisi ini.

Lalu, apa bahaya anemia pada ibu hamil dan janin dalam kandungan? Melansir Mayo Clinic, anemia yang disebabkan oleh kekurangan zat besi dan nutrisi lain saat kehamilan dapat mengakibatkan beberapa gangguan kesehatan. Bagi ibu, anemia dapat menyebabkan kelahiran prematur, depresi pasca persalinan, kesulitan mengatasi infeksi, hingga perdarahan saat menjalani persalinan.

Bagi janin dalam kandungan, anemia yang dialami oleh ibu memicu kondisi berat badan yang rendah saat dilahirkan, gangguan tumbuh kembang dalam kandungan, hingga kematian janin sebelum maupun setelah persalinan.

Baca juga: Anemia pada Ibu Hamil, Harus Dirawat di Rumah Sakit?

Pencegahan Anemia pada Ibu Hamil

Penting bagi ibu hamil mengenali tanda-tanda anemia agar kondisi ini dapat segera diatasi dengan baik. Saat ibu hamil mengalami anemia, biasanya ada beberapa gejala yang akan dialami. Mulai dari kelelahan, kulit menjadi pucat, napas yang menjadi pendek, nyeri dada, pusing, sakit kepala, gangguan konsentrasi, hingga tangan yang menjadi lebih dingin.

Jika ibu hamil merasakan beberapa tanda tersebut, jangan ragu segera gunakan Halodoc dan tanyakan langsung kesehatan ibu pada dokter kandungan. Download Halodoc sekarang juga, sehingga ibu hamil lebih mudah bertanya pada dokter kandungan kapan dan di mana saja!

Anemia pada ibu hamil dapat dicegah. Memenuhi kebutuhan zat besi adalah cara terbaik sebagai pencegahan anemia pada ibu hamil. Perhatikan pola makan dan jenis makanan yang kamu konsumsi setiap harinya. Berikut ini jenis makanan yang baik untuk menambah zat besi saat menjalani masa kehamilan:

  1. Daging merah tanpa lemak.
  2. Sayuran dengan daun hijau tua, seperti brokoli, bayam, dan juga kangkung.
  3. Tahu.
  4. Kacang-kacangan.
  5. Telur

Baca juga: Bagaimana Cara Mengatasi Anemia pada Ibu Hamil

Agar kandungan nutrisi dapat diserap lebih cepat oleh tubuh, sebaiknya penuhi kebutuhan vitamin C dalam tubuh. Selain itu, ibu hamil juga membutuhkan kandungan folat dan vitamin B12 agar terhindar dari anemia. 

Umumnya, dokter akan menambahkan beberapa suplemen agar kebutuhan nutrisi yang dibutuhkan selama kehamilan dapat terpenuhi dengan baik. Dengan begitu, ibu dapat terhindar dari berbagai gangguan kehamilan. Jangan ragu kunjungi rumah sakit terdekat jika gejala demam berdarah yang dirasakan semakin memburuk.

Referensi:
American Society of Hematology. Diakses pada 2021. Anemia and Pregnancy.
Grow by Web MD. Diakses pada 2021. Anemia in Pregnancy.
Healthline Parenthood. Diakses pada 2021. 3 Ways to Prevent Anemia in Pregnancy.
Mayo Clinic. Diakses pada 2021. Iron Deficiency Anemia During Pregnancy: Prevention Tips.