Ini 5 Cara Pilih Camilan Sehat untuk Anak

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Ini 5 Cara Pilih Camilan Sehat untuk Anak

Halodoc, Jakarta – Siapa sih yang tidak suka ngemil? Bisa dibilang, ngemil adalah kegiatan yang digemari oleh anak-anak sampai orang dewasa. Kegiatan ini mungkin sering ibu lakukan di waktu senggang atau sebagai pengganjal perut sebelum mengonsumsi makanan berat. Bedanya dengan makanan utama, camilan umumnya terbuat dari bahan makanan yang lebih ringan dan praktis. Selain itu, camilan biasanya juga disediakan dengan porsi kecil sampai sedang. 

Tidak sedikit orangtua yang menjadikan waktu ngemil sebagai cara untuk memanjakan anak. Padahal, pemberian camilan pada anak-anak seharusnya terjadwal seperti pemberian makanan utama. Anak perlu dibiasakan untuk makan camilan sambil duduk di kursi makan dan tidak dilakukan sambil bermain, menonton televisi, atau berjalan-jalan. Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), pemberian camilan tanpa terjadwal berdampak buruk pada perilaku makan serta kemampuan mengatur rasa lapar dan kenyang pada anak-anak.

Baca Juga: Anak Susah Makan? Begini Cara Mengatasinya

Cara Pilih Camilan Sehat untuk Si Kecil

Selain menjadwalkan waktu camilan, ada aturan lain yang perlu diketahui sebelum memberikan camilan kepada anak. Melansir dari IDAI, ini cara memilih camilan untuk anak yang perlu ibu ketahui, yaitu:

  1. Batasi Pemberian Camilan Kemasan

Orangtua cenderung memilih camilan kemasan, seperti misalnya keripik, biskuit, dan permen dibandingkan membuatnya sendiri. Alasan sederhananya, camilan kemasan lebih praktis, mudah didapat, dan rasanya enak. Padahal, camilan kemasan cenderung tidak mengandung gizi yang memadai dan tinggi garam atau tinggi gula. Ibu boleh-boleh saja memberikan camilan kemasan pada Si Kecil asalkan sesekali saja, ya!

  1. Pilih Camilan Bergizi

Ibu sebaiknya sediakan camilan bergizi yang mengandung karbohidrat, protein, lemak secara seimbang namun dengan porsi lebih kecil dari makanan utama. Contoh camilan yang direkomendasikan misalnya seperti bubur kacang hijau, sandwich keju mini, roti selai kacang, puding susu, lemper, risoles, pastel dan makaroni panggang. Ibu juga bisa memberikan buah potong jus atau susu rendah lemak.

Baca Juga: 5 Trik Bentuk Pola Makan Sehat Si Kecil

  1. Sediakan Camilan dalam Porsi Kecil

Siapkan camilan dalam porsi kecil dan tampilan yang menarik agar Si Kecil tertarik untuk menyantapnya. Kalau ibu memilih camilan kemasan, perhatikan komposisi bahan di dalamnya untuk memastikan Si Kecil tidak mengonsumsi gula atau garam berlebih. Jika ibu ingin tahu lebih dalam tentang bahan-bahan berbahaya dan tidak berbahaya, ibu bisa menanyakannya langsung dengan ahli gizi Halodoc. Lewat aplikasi, ibu dapat menghubungi ahli gizi kapan saja dan di mana saja.

  1. Pastikan Kandungan camilan Aman

Pastikan camilan yang ibu sajikan aman dan bebas dari bahan tambahan pangan (BTP) yang berbahaya. Bahan tambahan yang dilarang oleh BPOM, contohnya asam borat, asam salisilat, dietilpirokarbonat, dulsin, kalium klorat, kloramfenikol, minyak nabati yang dibrominasi, nitrofurazon, dan formalin. Pewarna tekstil seperti Rhodamin B terkadang juga ditemukan pada kerupuk dan jajanan anak. Makanan yang mengandung formalin atau rhodamin berisiko menyebabkan kerusakan organ dalam tubuh dan kanker. Itu sebabnya, ibu perlu jeli dalam memilih camilan untuk Si Kecil. 

  1. Sandingkan Bersama Minuman

Selesai makan, tidak lengkap rasanya kalau belum minum. Selain camilan, ibu juga wajib menyediakan minuman untuk Si Kecil. Alangkah baiknya, biasakan Si Kecil hanya minum air putih. Hindari kebiasaan mengonsumsi minuman manis seperti teh manis, teh botol, susu kental manis, minuman berperisa, jus buah yang ditambah gula, dan minuman bersoda. Contoh minuman tersebut rata-rata mengandung tinggi gula yang berisiko merusak gigi Si Kecil

Baca Juga: Kenali Gangguan Makan Anak Sejak Dini

Itulah tips yang perlu ibu ketahui seputar memilih camilan. Jadi, camilan bukan sarana untuk memanjakan anak. Mendidik anak untuk mengonsumsi camilan yang bergizi adalah bekal berharga untuk membentuk kebiasaan makan sehat di masa depannya.

Referensi :
IDAI. Diakses pada 2020. Tips Memilih Camilan Sehat untuk Anak
Healthy Children. Diakses pada 2020. Choosing Healthy Snacks for Kids.