Ini Gejala Umum saat Terkena Avascular Necrosis

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Ini Gejala Umum saat Terkena Avascular Necrosis

Halodoc, Jakarta - Dalam tubuh manusia mengalir darah yang berfungsi bagi kesehatan tubuh. Jika suplai darah berkurang ke suatu area, gangguan kesehatan mungkin saja terjadi. Salah satu hal yang dapat terjadi adalah avascular necrosis. Kondisi ini disebabkan oleh pasokan darah yang kurang ke tulang.

Avascular necrosis dapat menyebabkan kelainan pada tulang yang berakhir pada kematian tulang. Salah satu hal yang dapat menyebabkan gangguan ini adalah tulang yang patah atau sendi yang terkilir. Keadaan ini mampu mengganggu aliran darah ke bagian tulang kamu. Selain itu, beberapa gejala dapat timbul akibat hal tersebut. Berikut adalah beberapa gejala umum yang disebabkan avascular necrosis!

Baca juga: Ketahui Lebih Jauh Penyebab Nekrosis Avaskular

Gejala Umum Terjadinya Avascular Necrosis

Avascular necrosis, atau osteonecrosis, adalah sebuah kondisi yang terjadi karena pasokan darah yang minim ke tulang. Hal ini dapat menyebabkan kematian jaringan tulang. Gangguan ini umumnya disebabkan kekurangan darah yang terus-menerus, sehingga tulang hancur karena patahan kecil.

Avascular necrosis lebih sering menyerang tulang paha yang berada di daerah pinggul. Walau begitu, tidak menutup kemungkinan tulang di area lain juga dapat terserang. Area yang dapat terserang adalah lutut, pergelangan kaki, bahu, sendi, dan bagian tubuh lainnya.

Gangguan yang disebabkan kurangnya pasokan darah ke tulang ini dapat berkembang, sehingga menyebabkan cacat pada pengidapnya. Untuk mencegah hal tersebut, kamu harus tahu gejala umum avascular necrosis yang dapat ditimbulkan. Berikut adalah beberapa gejala umum yang dapat disebabkan oleh avascular necrosis:

  • Nyeri yang ringan atau berat di sekitar sendi yang terkena.

  • Nyeri pangkal paha yang menyebar ke lutut jika terjadi di paha.

  • Rasa sakit yang timbul saat titik berat berada di pinggul atau lutut.

  • Nyeri sendi yang cukup parah yang dapat membatasi gerakan.

Gejala umum yang awal dari avascular necrosis mungkin tidak terlihat apapun. Namun, nyeri dapat secara tiba-tiba menjadi lebih parah karena patahan kecil di tulang, yang disebut mikrofraktur. Hal ini dapat menyebabkan tulang hancur. Dalam tahap yang parah, sendi dapat rusak dan mengembangkan radang sendi.

Jika kamu ingin lebih memastikan gejala umum dari avascular necrosis yang timbul, fitur Get a lab check up dari Halodoc dapat kamu gunakan. Beberapa rumah sakit terpilih dapat memastikan hal tersebut dan kamu dapat membuat janji hanya dengan menggunakan aplikasi Halodoc. Ayo, download aplikasi Halodoc di smartphone kamu sekarang juga!

Baca juga: Penyebab Avascular Necrosis yang Perlu Diwaspadai

Cara Diagnosis Avascular Necrosis

Setelah kamu mengetahui gejala umum avascular necrosis, maka kamu harus memastikan gangguan yang terjadi. Terkadang, gejala tersebut juga dapat disebabkan oleh penyakit lain. Maka dari itu, berikut beberapa hal yang dapat dilakukan untuk memastikan gangguan yang terjadi:

  1. Sinar-X

Pemeriksaan ini dapat dilakukan untuk memastikan avascular necrosis yang terjadi. Hal ini menggunakan sinar energi elektromagnetik yang tidak terlihat untuk membuat gambar jaringan internal, tulang, dan organ ke dalam film.

  1. CT Scan

Pemeriksaan dengan cara pemindaian tomografi komputer ini dapat memastikan gangguan yang terjadi. Cara ini dilakukan dengan tes pencitraan yang menggunakan sinar-X dan komputer untuk membuat gambar tubuh yang detail. Detail dari tulang, otot, lemak, dan organ akan terlihat lebih jelas daripada sinar-X biasa.

  1. Magnetic Resonance Imaging (MRI)

Tes ini dilakukan dengan menggunakan magnet besar, frekuensi radio, dan komputer. Pemeriksaan ini akan menghasilkan gambar rinci pada organ dan struktur di dalam tubuh.

Baca juga: Kadar Kolesterol dan Hubungannya dengan Avascular Necrosis

Referensi:
Healthline (Diakses pada 2019): Everything You Should Know About Avascular Necrosis (Osteonecrosis)
Cleveland Clinic (Diakses pada 2019): Osteonecrosis (ON)
Hopkins Medicine (Diakses pada 2019): Avascular Necrosis