Advertisement

Ini Jenis Olahraga untuk Atasi Berat Badan Bertambah usai Lebaran 

4 menit
Ditinjau oleh  dr. Budiyanto, MARS   18 Februari 2025

Olahraga bisa membantu membakar kalori dan meningkatkan metabolisme setelah lebaran.

Ini Jenis Olahraga untuk Atasi Berat Badan Bertambah usai Lebaran Ini Jenis Olahraga untuk Atasi Berat Badan Bertambah usai Lebaran 

DAFTAR ISI

  1. Ketahui 6 Jenis Olahraga untuk Menurunkan Berat Badan
  2. Apa Kata Riset?

Setelah menikmati berbagai hidangan Lebaran yang lezat, tidak sedikit orang yang merasa berat badannya bertambah. 

Makanan bersantan, kue kering, dan aneka hidangan manis yang dikonsumsi selama perayaan bisa menyebabkan penumpukan lemak dalam tubuh.

Untuk mengembalikan kebugaran dan menjaga berat badan tetap ideal, olahraga menjadi solusi yang efektif. 

Ada beberapa jenis olahraga yang bisa membantu membakar kalori dan meningkatkan metabolisme agar tubuh kembali bugar setelah liburan. Yuk, simak penjelasan berikut ini!

Ketahui 6 Jenis Olahraga untuk Menurunkan Berat Badan 

Menurunkan berat badan tidak hanya tentang mengatur pola makan, tetapi juga memerlukan aktivitas fisik yang tepat. 

Inilah jenis-jenis olahraga yang efektif menurunkan kalori dan lemak, sehingga berat badan bisa turun lebih optimal:

1. Aerobik

Gerakan-gerakan dalam aerobik disinyalir efektif untuk mengatasi berat badan bertambah. 

Pasalnya, tidak hanya melibatkan semua anggota tubuh, biasanya gerakan dalam olahraga aerobik juga baik untuk kesehatan jantung. 

Latihan ini mampu meningkatkan detak jantung dan memompa aliran darah. 

Baca juga: Rutin Aerobik Cegah Terjadinya Penuaan Otak, Benarkah?

2. Yoga

Yoga memang tidak sekeras olahraga lainnya yang melibatkan gerakan-gerakan fisik dan mampu membakar kalori lebih banyak. 

Akan tetapi, jenis gerakan-gerakan yoga mampu membantu menurunkan berat badan dengan cara yang terbilang unik dan berbeda. 

Tentu saja ini berbanding lurus dengan yang kamu konsumsi, ya. Jadi, kamu juga perlu mengimbangi aktivitas ini dengan makanan sehat. 

3. Berenang

Olahraga satu ini juga sangat efektif untuk menurunkan berat badan. 

Bahkan, bisa dikatakan kalori yang dibakar dalam sekali aktivitas renang dalam waktu kurang lebih 1 jam bisa setara dengan ketika kamu berlari. 

Bisa kamu bayangkan berapa berat badan yang akan hilang jika kamu rutin melakukannya bukan? Setidaknya, seminggu dua hingga tiga kali juga sudah membantu. 

Baca juga: 8 Manfaat Positif dari Rutin Berenang

4. Lari

Lari menjadi olahraga paling murah dan mudah yang bisa kamu coba. 

Kamu bisa melakukannya pada pagi hari sebelum memulai aktivitas atau sore hari sebelum malam menjelang. 

Tidak membutuhkan waktu lama, kamu hanya perlu rutin melakukannya setiap pagi selama setidaknya 30 menit. 

Olahraga ini lebih menyenangkan jika ditemani musik-musik penambah semangat. 

5. Tai Chi

Sama halnya dengan yoga, olahraga tai chi memiliki gerakan yang lebih lembut dan terkoordinasi. 

Biasanya, olahraga satu ini dipimpin oleh seorang pelatih, karena ada beberapa gerakan yang membutuhkan arahan khusus untuk bisa terasa manfaatnya. 

Tai chi biasanya dilakukan di taman atau ruangan yang bisa meningkatkan kenyamanan pada pesertanya.

Tidak hanya menyehatkan fisik dan membantu penurunan berat badan, tai chi juga mampu membantu meningkatkan konsentrasi kamu. 

Inilah mengapa olahraga satu ini digemari oleh para lansia, karena bisa membantu mencegah demensia atau penyakit yang berkaitan dengan daya ingat lainnya. 

Baca juga: 4 Manfaat Tai Chi untuk Pernapasan

6. Jalan Kaki

Jalan kaki memiliki banyak manfaat, salah satunya adalah membakar kalori dan membantu menurunkan berat badan, terutama untuk kamu yang mengalami obesitas. 

Mungkin tidak banyak terasa, tetapi jika kamu merasa kelebihan berat badan, olahraga satu ini akan sangat membantu. 

Sama halnya dengan lari, kamu tidak perlu melakukan dalam waktu lama, tetapi hanya perlu menjadikannya aktivitas rutin. 

Apa Kata Riset?

Penelitian dalam jurnal Diabetology International menemukan bagaimana berjalan cepat dapat mempengaruhi kadar gula darah setelah makan pada penderita diabetes tipe 2. 

Sebanyak 14 pasien yang telah didiagnosis diabetes tipe 2 selama lebih dari satu tahun mengikuti tiga program berjalan selama 30 menit setelah makan siang: berjalan dengan kecepatan alami, berjalan 10 persen lebih cepat, dan berjalan 20 persen lebih cepat. 

Hasilnya menunjukkan bahwa semakin cepat seseorang berjalan, semakin besar penurunan kadar gula darah setelah makan, tanpa efek samping yang berbahaya. 

Temuan ini menunjukkan bahwa berjalan cepat bisa menjadi strategi sederhana dan efektif untuk membantu mengontrol gula darah, khususnya pada penderita diabetes tipe 2, sehingga dapat dimasukkan dalam program edukasi dan rehabilitasi diabetes.

Itulah beberapa jenis olahraga yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi berat badan bertambah setelah lebaran. 

Kalau kamu merasa ada keluhan dan gejala yang tidak biasa pada tubuh, kamu bisa langsung menanyakannya pada dokter yang tersedia 24 jam di Halodoc. 

Yuk, pakai aplikasi Halodoc sekarang!

Referensi:
Deguchi K, et al. Diakses pada 2025. Acute effect of fast walking on postprandial blood glucose control in type 2 diabetes.
WebMD. Diakses pada 2025. Exercises to Burn Belly Fat.
Healthline. Diakses pada 2025. How Walking Can Help You Lose Weight and Belly Fat.