• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ini Kemampuan Motorik Balita Usia 1-2 Tahun

Ini Kemampuan Motorik Balita Usia 1-2 Tahun

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Ini Kemampuan Motorik Balita Usia 1-2 Tahun

Halodoc, Jakarta - Seiring bertambahnya usia seorang anak, tentu kemampuan motoriknya semakin berkembang. Kemampuan motorik anak adalah salah satu hal yang wajib diperhatikan orangtua. Pasalnya, berkembangnya kemampuan motorik anak menjadi salah satu penanda bahwa Si Kecil tumbuh dengan baik. Pada umumnya, balita berusia satu tahun sudah dapat berdiri bahkan berjalan. Nah, berikut perkembangan motorik balita usia 1-2 tahun yang wajib ibu ketahui. 

Baca juga: Ibu, Ketahui Cara Tepat untuk Mencegah Stunting

Kemampuan Motorik pada Usia 1214 bulan

Kemampuan motorik dibedakan menjadi dua jenis, yaitu motorik kasar dan halus. Kemampuan berdiri dan berjalan termasuk dalam kemampuan motorik kasar. Pada fase ini, anak umumnya sudah mampu berdiri sendiri tanpa perlu bantuan orang lain. Beberapa anak mungkin sudah dapat berjalan, tetapi lainnya mungkin baru bisa lancar berjalan saat menginjak 14-18 bulan. Oleh sebab itu, ibu tidak perlu khawatir karena kemampuan masing-masing anak untuk berjalan dapat berbeda-beda dan ini adalah hal yang normal. 

Untuk membantunya lancar berjalan, ibu dapat melatih anak dengan memegang tangannya, kemudian lepaskan genggaman secara perlahan supaya Si Kecil mampu berjalan dan menyeimbangkan tubuhnya sendiri. Saat melatih Si Kecil, pastikan melakukannya di tempat yang datar dan empuk. 

Pada usia ini Si Kecil juga sudah dapat meraih benda-benda di sekitarnya. Kemampuan ini termasuk ke dalam motorik halus. Mereka mungkin suka mengambil benda-benda di dekatnya dan menggenggamnya. Namun, Si Kecil masih belajar untuk menaruh benda-benda pada tempatnya. Kendati demikian, anak sudah memiliki insting untuk melempar, mendorong, dan menyusun balok. 

Baca juga: Balita Tantrum, Ini Cara Tepat Mengatasinya

Menginjak Usia 1518 Bulan

Memasuki usia 15–18 bulan, anak umumnya sudah lancar berjalan bahkan dapat berlari. Si Kecil juga telah mampu menaiki tangga, dan mengambil barang jatuh dengan membungkuk. Ibu dapat melatih kemampuan ototnya dengan berjalan-jalan atau naik turun tangga sambil memeganginya.

Menginjak Usia 1921 bulan

Ketika anak menginjak usia 19–21 bulan, Si Kecil tidak hanya suka berlari. Di fase ini, anak sudah mulai bisa dan suka memanjat. Ibu mungkin khawatir apabila Si Kecil suka naik turun tempat tidur, kursi, atau meja karena takut terjatuh. Sebaiknya, biarkan anak bereksplorasi dengan kemampuan barunya ini, tetapi tetap dalam pengawasan orangtua.

Anak usia 2224 bulan

Di usia ini, banyak perkembangan motorik lain yang dimiliki Si Kecil. Ia sudah mampu berjalan dan berlari dengan sangat lancar tanpa terjatuh. Selain itu, anak juga sudah bisa melompat, melempar, dan menangkap bola. Ayah atau ibu sudah bisa mengajaknya bermain bermain kejar-kejaran, sepakbola, atau melompat di atas trampoline untuk memperkuat otot kakinya. 

Baca juga: Berbagai Makanan Sehat untuk Balita agar Tumbuh Optimal

Itulah perkembangan motorik anak usia 1-2 tahun. Jika ibu merasa bahwa Si Kecil mengalami keterlambatan, jangan ragu untuk bicara dengan dokter spesialis anak. Ibu bisa hubungi dokter spesialis anak melalui aplikasi Halodoc. Tanpa harus keluar rumah, ibu dan ayah bisa berbincang dengan dokter kapan dan di mana saja melalui Chat atau Voice/Video Call.

Referensi:
Uofmhealth.org. Diakses pada 2021. Growth and Development, Ages 12 to 24 Months.
Extensionpublications.unl.edu. Diakses pada 2021. Ages and Stages: Toddler (12-24 Months).