19 June 2018

Ini Makanan Sehat yang Tepat Jika Ingin Usus Sehat

makanan sehat untuk usus

Halodoc, Jakarta – Usus manusia punya peran penting dalam proses pencernaan dan penyerapan nutrisi makanan. Selain itu, usus juga bertugas untuk mengolah sisa-sisa makanan yang enggak dapat dicerna, hingga menampung feses untuk kemudian dikeluarkan saat buang air besar. Nah, saking pentingnya fungsi organ yang satu ini, kamu harus menjaganya agar kinerjanya berjalan dengan optimal. Caranya sederhana kok, bisa melalui konsumsi makanan sehat dan tepat untuk ususmu. Yuk, simak makanan yang sehat untuk usus menurut para ahli.

1.Sayuran Berwarna Hijau Gelap

Ingat, sayuran berwarna hijau gelap enggak cuma bayam saja, lho. Masih banyak jenis sayuran seperti ini. Misalnya, kale atau romaine. Kata ahli, makanan ini merupakan makanan yang menyehatkan usus sebab mengandung serat yang dapat membersihkan usus. Selain itu, kandungan asam folat, vitamin, dan mineral di dalamnya juga baik untuk organ yang satu ini.

Baca juga: Trik Mudah Ajak Anak Makan Sayur

Meskipun begitu, enggak semua sayuran hijau memiliki kandungan yang baik bagi tubuh dan usus. Contohnya selada, sayuran jenis ini hampir enggak memiliki nutrisi penting sebab komponen utamanya hanya terdiri dari air. Sederhananya, semakin gelap warna hijaunya, semakin banyak pula manfaatnya bagi tubuh.

Bagi kamu yang jarang mengonsumsi serat mesti harap-harap cemas. Sebab menurut para ahli dalam European Prospective Investigation of Cancer and Nutrition (EPIC), orang yang kekurangan serat lebih berisiko mengembangkan kanker usus hingga 40 persen.  Makanya, rajin-rajinlah mengonsumsi serat alami dari buah-buahan, kacang-kacangan, dan biji-bijian yang terbukti lebih aman ketimbang suplemen serat.

2. Susu

Benar kata ibu sewaktu kita kecil, susu memiliki banyak keistimewaan bagi tubuh. Selain baik untuk menjaga kesehatan tulang, susu juga bisa melindungi usus dari kanker usus besar. Berdasarkan data para ahli, orang yang mengonsumsi setidaknya satu gelas susu dalam sehari, risiko kanker usus besar bisa turun hingga 15 persen. Nah, bagi kamu yang ingin mengonsumsinya, pilihlah susu rendah lemak agar bobot tubuh enggak meningkat.

Baca juga: Deman Piala Dunia, Coba Kenalan dengan Diet Sehat Ala Cristiano Ronaldo

3. Bawang Putih

Sayuran yang sering digunakan sebagai bumbu dapur ini terkenal sebagai antibakteri alami. Menurut beberapa studi kecil, bawang merupakan makanan yang baik untuk usus. Kata ahli konsumsi bawang putih bisa menurunkan adenoma, yaitu pertumbuhan non-kanker dalam usus besar.

Baca juga: Waspada Diabetes 2025, Coba Atasi Dengan Bawah Merah

Lalu, apa sih kandungan yang istimewa dalam bawang? Nah, kata ahli senyawa seperti arginin, selenium, dan ajoene yang terkandung di dalam bawang putih berperan untuk membuang kotoran dari dalam tubuh. Ini juga sekaligus membantu memperbaiki mekanisme tubuh kamu. Untuk catatan, studi kecil yang dilakukan oleh ahli di atas, hanya menggunakan bawang putih mentah, bubuk, dan minyak untuk penyembuhan. Selain itu, yang mesti diingat, konsumsi bawang putih secara berlebihan juga bisa menyebabkan masalah pada lambung, termasuk diare.

4. Probiotik

Makanan fermentasi seperti yogurt bisa membantu memberikan suplai bakteri baik yang dibutuhkan oleh tubuh untuk menyeimbangkan sistem imun. Kata ahli, bakteri baik ini bisa membantu kamu untuk menghilangkan “limbah” dari dalam tubuh. Sebenarnya, dalam keadaan normal usus enggak memerlukan probiotok. Namun, kalau kamu mengalami gangguan percernaan, makanan fermentasi seperti yoghurt atau kefir bisa membuat kamu merasa lebih baik.

5. Teh Hitam dan Hijau

Menurut sebuah penelitian, selain bisa menghalangi pertumbuhan sel kanker, senyawa dalam teh hitam dan hijau juga bisa membantu tubuh untuk menonaktifkan agen penyebab kanker. Kata ahli, orang yang rutin mengonsumsi dua atau lebih cangkir teh ini setiap harinya, memiliki penurunan risiko kanker usus besar hingga 30 persen, daripada orang yang jarang meminum teh. Kedua jenis teh ini juga mengandung senyawa antioksidan, yang disebut catechin yang mampu melawan radikal bebas penyebab kanker usus besar.

Baca juga: Penggemar Matcha, Ini Manfaat Teh Hijau Untuk Kesehatan

Kamu juga bisa lho mendiskusikan masalah kesehatan pencernaan dengan dokter melalui aplikasi Halodoc. Lewat fitur Chat dan Voice/Video Call, kamu bisa mengobrol dengan dokter ahli tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!

 




.