16 May 2019

Ini Manfaat Buka Puasa dengan Kurma pada Anak

Ini Manfaat Buka Puasa dengan Kurma pada Anak

Halodoc, Jakarta – Mengajarkan anak puasa memang memiliki manfaat yang besar, di antaranya kesehatan fisik, melatih mental, fisik, iman, dan disiplin. Namun, tidak kalah bermanfaatnya adalah pilihan menu berbuka puasa. Menu berbuka puasa yang tepat dapat mengajarkan anak pola makan sehat sekaligus menjaga vitalitas anak selama bulan puasa.

Kurma adalah salah satu menu berbuka yang disarankan untuk dimakan anak. Ada begitu banyak manfaat kurma yang sangat baik untuk kesehatan. Kurma kaya serat alami. Pengobatan modern telah menunjukkan bahwa kurma efektif dalam mencegah kanker perut.

Kurma juga melampaui buah-buahan lain dalam berbagai konstituen mereka. Mengandung minyak, kalsium, belerang, besi, kalium, fosfor, mangan, tembaga, dan magnesium. Menggabungkan kurma dengan susu dan yogurt atau roti, mentega, dan ikan bisa menjadi alternatif sehat.

Baca juga: 5 Khasiat Kurma Tak Sekadar Manis

Kaya akan Manfaat Baik untuk Anak

Kurma kaya akan beberapa vitamin dan mineral. Ketika tingkat elemen jejak jatuh dalam tubuh, kesehatan pembuluh darah dipengaruhi yang menyebabkan peningkatan denyut jantung dan akibatnya ketidakmampuan untuk melakukan fungsinya dengan efisiensi normal. Kurma juga penting untuk menjaga kesehatan mata. Ini cukup efektif dalam menjaga dari kebutaan malam.

Ketika kandungan kalsium dalam tubuh menurun, anak-anak gampang terpengaruh dengan rakhitis, sehingga ketika dewasa menjadi rapuh dan lemah. Karenanya, kalsium dan magnesium baik untuk perkembangan tulang anak. Kurma memiliki kandungan magnesium dan kalsium yang tinggi. Karena itu, kurma membantu meningkatkan perkembangan tulang pada bayi.

Bagaimana dengan perkembangan otak? Kalium pada kurma membantu pertumbuhan dan perkembangan otak dan nutrisi ini hadir dalam kurma, sehingga memungkinkan perkembangan kognitif bayi secara keseluruhan.

Kurma dapat memberikan pertumbuhan tambahan bagi anak yang hanya bisa diberikan oleh susu. Namun, sertakan kurma dalam diet balita hanya ketika mereka sudah mulai makan makanan padat. Memperkenalkan kurma sama, seperti orang tua mengenalkan buah lain pada anak.

Kurma dikemas dengan energi dan merupakan makanan yang baik untuk dimasukkan dalam diet anak ketika mereka mengonsumsi makanan padat. Sebagai sumber mineral yang baik, seperti zat besi, kalsium, natrium fosfor, magnesium, kalium, thiamin, riboflavin, niasin, folat, vitamin A, B6 dan vitamin K, kurma sangat disarankan untuk dikonsumsi.

Baca juga: 4 Camilan Sehat Pengganti Junk Food

Selain itu, kurma juga merupakan sumber gula dan serat yang baik. Gula sederhana termasuk fruktosa dan dekstrosa yang ada dalam kurma diketahui dapat memberikan energi instan.

Kurma yang matang dapat diberikan kepada bayi yang sedang tumbuh gigi untuk perkembangan gigi yang lebih baik. Kurma membantu memperkuat gusi dan membuat gigi tumbuh lebih kuat dan lebih cepat. Mengunyah kurma yang matang bisa menjadi latihan gigi yang baik, sehingga bayi bisa mendapat manfaat dari tumbuh gigi.

Kurma segar memberikan energi instan dan kalori lebih sedikit daripada kurma kering. Karena kurma mengandung banyak serat, kurma membantu menurunkan berat badan dan meningkatkan pencernaan.

Kalau ingin mengetahui lebih banyak mengenai manfaat buka puasa dengan kurma ke anak, bisa tanyakan langsung ke Halodoc. Dokter-dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu. Caranya, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Talk to a Doctor, kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat.