21 February 2019

Ini Manfaat Vaksin Rotavirus untuk Si Kecil

Ini Manfaat Vaksin Rotavirus untuk Si Kecil

Halodoc, Jakarta - Saat bayi sakit, ia pasti rewel dan membuat orangtua khawatir. Karena sibuk mengurus bayi yang sedang rewel tersebut, tidak jarang orangtua kehilangan waktu istirahatnya. Imunisasi adalah langkah pencegahan yang wajib dilakukan para orangtua untuk bayi sebagai upaya untuk mencegah dari berbagai penyakit, mulai dari yang ringan hingga berat.

Imunisasi yang umum diberikan pada bayi adalah BCG, DPT, campak, dan semacamnya. Ada salah satu vaksin yang penting untuk menjaga kesehatan pencernaan si buah hati, yaitu rotavirus. Vaksin rotavirus khusus untuk melindungi bayi dan anak dari masalah seputar gastroenteritis seperti radang pada lambung dan usus. Vaksin rotavirus sebaiknya diulang sebanyak tiga kali.

Saat bayi terserang virus rotavirus, maka ia merasakan gejala seperti diare akut, muntah, demam, sulit atau tidak mau makan dan minum, dan sakit perut. Akibat serangan virus ini, bayi dan anak-anak mengalami dehidrasi parah, bahkan berujung kematian jika tidak segera ditangani dengan tepat. Namun kamu sebagai orangtua tak perlu khawatir sebab kini telah tersedia vaksin rotavirus yang dapat kamu berikan pada anak-anak dan bayi yang pastinya aman dan efektif.

Baca Juga: Mitos Seputar Pencernaan Bayi dan Faktanya

Rotavirus dikenal sebagai virus yang mudah menular dan menyebar melalui kontak fisik dari orang ke orang. Virus ini terdapat pada tinja orang yang terinfeksi dan bertahan lama di permukaan benda yang terkontaminasi, termasuk tangan. Penyebaran infeksi rotavirus di lingkungan rumah sakit terjadi karena kerap menitipkan anak di tempat penitipan anak, yang mana penyebarannya dapat mudah ditularkan dari anak satu ke anak lainnya.

Virus ini mudah disebarkan oleh petugas penitipan anak, terutama saat mereka mengganti popok tanpa mencuci tangan sebelum dan sesudahnya. Orangtua atau perawat bayi perlu sering mencuci tangan hingga bersih saat mengganti popok untuk mencegah virus ini.

Namun sayangnya kebersihan dan sanitasi yang baik belum bisa secara efektif menghentikan penyebaran rotavirus. Oleh karena itu, pemberian vaksin rotavirus adalah langkah tepat melindungi tubuh bayi dan anak-anak dari serangan virus ini. Setiap bayi yang menerima vaksin rotavirus secara oral ini tidak mengalami diare akibat rotavirus, jadi kebanyakan dari mereka terlindungi dari diare yang parah.

Jika anak atau balita tidak mendapatkan vaksin rotavirus, maka ia berpotensi mengalami diare berat. Saat diare tingkat berat tersebut terjadi, maka mereka merasakan gejala seperti penurunan kesadaran, mual muntah, tidak napsu makan atau minum, lemas, kaki dan tangan teraba dingin, tidak pipis, nadi cepat, kantung mata cekung, tidak keluar air mata saat menangis, dan sesak napas. Kondisi ini merupakan keadaan gawat yang harus segera mendapat penanganan dengan pemberian cairan untuk rehidrasi anak, memberi obat-obatan untuk mengatasi diare, dan pemantauan ketat untuk menilai kondisi anak.

Selain itu, terdapat beberapa kondisi anak yang tidak boleh menerima vaksin rotavirus, antara lain:

  • Bayi berumur kurang dari 6 minggu.

  • Bayi yang memiliki alergi.

  • Bayi pernah mengidap gangguan usus yang membuat sebagian usus terlipat dan menyusup ke segmen usus lain) karena vaksin ini berisiko membuat kondisi tersebut kambuh.

  • Bayi pengidap severe combined immunodeficiency (SCID), yakni penyakit keturunan yang jarang, tapi bisa mengancam nyawa dan memengaruhi kemampuan tubuh dalam melawan infeksi.

  • Bayi yang mengidap gangguan sistem imun dan penyakit pencernaan, perlu mendapatkan perhatian khusus sebelum diberi vaksin rotavirus.

  • Bayi dengan spina bifida atau bladder exstrophy. Vaksin ini mengandung lateks, dan kedua penyakit di atas bisa meningkatkan risiko reaksi alergi pada lateks.

Baca Juga: Tips Menjaga Kesehatan Pencernaan Bayi

Itulah yang perlu kamu ketahui mengenai manfaat vaksin rotavirus. Jika anak mengalami gejalanya, sebaiknya segera lakukan tanya jawab pada dokter melalui aplikasi Halodoc agar mendapatkan penanganan yang tepat. Diskusi dengan dokter di Halodoc dapat dilakukan via Chat atau Voice/Video Call kapan dan di mana saja. Saran dokter dapat kamu terima dengan praktis dengan download aplikasi Halodoc di Google Play atau App Store sekarang juga!