08 November 2018

Ini Reaksi Umum Tubuh Saat Alergi Dingin Kambuh

Ini Reaksi Umum Tubuh Saat Alergi Dingin Kambu

Halodoc, Jakarta - Memasuki musim penghujan, udara dingin mulai terasa. Oleh karena itu, pakaian hangat dibutuhkan untuk melindungi tubuh dari cuaca dingin. Selain membuat penularan virus menjadi lebih cepat, cuaca dingin membuat beberapa orang merasakan alergi dingin. Dalam dunia medis, alergi dingin disebut urtikaria dingin. Alergi dingin tidak hanya terjadi saat cuaca dingin saja, tapi gejalanya mulai dari yang ringan hingga cenderung parah dan membahayakan kesehatan.  

Alergi dingin adalah penyakit yang umum dan biasanya dirasakan oleh orang dewasa. Gejalanya dapat berbeda-beda tiap orang. Alergi dingin tidak bisa dianggap remeh. Jika tidak segera ditangani, alergi dingin menyebabkan syok anafilaktik seperti penurunan tekanan darah secara drastis, tidak bisa bernapas, bahkan pingsan.

Penyebab Alergi Dingin

Para peneliti belum mengetahui secara persis hal yang memicu seseorang mengalami alergi dingin. Namun, mereka mencurigai beberapa hal yang menyebabkan kondisi alergi dingin terjad, di antaranya adalah faktor keturunan, terkena virus, atau memiliki penyakit yang menyebabkan sel kulit semakin sensitif.

Gejala Umum Alergi Dingin

Berikut ini gejala yang bisa menyerang mereka pengidap alergi dingin:

  • Kulit Merah

Seperti kebanyakan alergi pada umumnya, pengidap alergi dingin mendapatkan warna kulit yang berubah menjadi kemerahan saat terkena alergi dingin. Meski mereka sudah menghangatkan diri, kondisi kulit kemerahan ini tidak bisa langsung membaik. Pada beberapa kasus, kondisi ini dapat berlangsung bahkan hingga seharian.

  • Tangan Bengkak

Gejala alergi dingin selanjutnya adalah kondisi tangan yang membengkak. Pembengkakan bisa  terjadi di tangan atau bisa juga muncul di tempat-tempat lain. Hal paling berbahaya terjadi ketika pengidap alergi dingin mengalami pembengkakan di tenggorokan yang berpotensi kesulitan bernapas.

  • Gatal

Alergi dingin dapat menyebabkan seseorang mengalami gatal-gatal. Cuaca dingin menimbulkan reaksi alergi sehingga sel-sel darah putih bekerja dan melepaskan bahan kimia ke dalam aliran darah. Itu yang menyebabkan pembengkakan, gatal, dan gangguan pada kulit lainnya. Cara untuk mengetes seseorang memiliki alergi dingin atau tidak adalah coba tempelkan batu es ke kulitnya. Jika seseorang memiliki alergi dingin, maka kulitnya langsung memerah, bengkak, dan gatal-gatal.

  • Pusing

Alergi dingin tidak hanya menimbulkan gejala perubahan fisik, tapi juga menyebabkan pengidapnya merasa pusing. Hal ini berbahaya jika alergi dingin menyerang saat seseorang sedang berenang atau berjalan di saat hujan. Mereka harus segera beristirahat untuk mencegah bahaya.

Pengobatan Alergi Dingin

Gejala yang terjadi saat terkena alergi dingin dapat hilang dengan sendirinya. Namun, untuk mereka yang mengalami gejala yang parah saat terjadi alergi dingin, terdapat beberapa jenis obat yang dapat membantu meringankan gejalanya, antara lain:

  • Antihistamin, obat ini adalah obat alergi dingin yang sering digunakan. Obat ini menghalangi produksi histamin yang diproduksi oleh sistem kekebalan tubuh saat ia bereaksi secara berlebihan saat menerima rangsangan dingin. Antihistamin bisa didapatkan dalam bentuk tablet, suntikan, atau krim. Suntikan hanya diberikan pada kasus alergi yang parah.

  • Leukotriene antagonis, obat ini biasanya digunakan untuk mereka yang mengalami gejala alergi dingin yang disertai dengan sesak napas. Obat ini menghambat zat leukotrien, yakni substansi yang dilepaskan oleh sel darah putih di paru-paru yang menyebabkan peradangan dan aliran udara terhambat.

  • Omalizumab atau  Xolair, adalah terapi obat alergi dingin yang digunakan untuk meredakan gejala biduran atau gatal-gatal. Obat alergi dingin satu ini biasanya digunakan untuk mengobati serangan asma sedang sampai berat.

Apabila kamu positif mengidap alergi dingin, sebaiknya hindari dengan cara selalu menggunakan pakaian hangat saat cuaca dingin dan selalu sedia obat untuk alergi dingin yang sudah diresepkan oleh dokter. Beli obatnya di Halodoc saja! Kamu tidak perlu repot-repot keluar rumah, tinggal order lewat fitur Apotik Antar, dan pesananmu akan diantar dalam waktu satu jam. Jadi, tunggu apa lagi? Download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.

Baca juga: