23 July 2018

Ini yang Perlu Diketahui tentang Golongan Darah

golongan darah

Halodoc, Jakarta – Setiap orang memiliki golongan darah yang berbeda-beda. Seperti yang sudah diketahui banyak orang, ada empat tipe golongan darah, yaitu A, B, O dan AB. Keempat golongan darah tersebut dibedakan berdasarkan ada tidaknya antigen pada sel darah merah dan plasma darah. Selain itu, status resus (Rh) darah juga dibagi menjadi dua, yaitu negatif dan positif. Karena darah berperan penting bagi tubuh, maka penting bagi kamu untuk mengetahui lebih lanjut tentang karakteristik golongan darah.

Darah yang mengalir di dalam tubuh manusia umumnya mengandung komponen dasar yang sama, yaitu sel darah merah, sel darah putih, trombosit dan plasma. Sel darah merah diproduksi di sumsum tulang belakang dan bertugas untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh. Di permukaan sel darah merah dan plasma darah, terdapat zat antigen yang berfungsi seperti tanda pengenal sel tubuh, sehingga tubuh bisa membedakan yang mana sel tubuh sendiri dan yang berasal dari luar tubuh.  Bila sel dengan antigen yang berbeda masuk ke dalam tubuh, maka sistem kekebalan tubuh secara otomatis akan melawan sel yang dianggap asing ini dengan memproduksi antibodi.

Pengelompokan darah bisa dilakukan dengan menggunakan sistem ABO maupun resus (Rh). Bila menggunakan sistem ABO, maka golongan darah dibagi menjadi:

  • Golongan darah A: memiliki antigen A pada sel darah merah dan memproduksi antibodi untuk melawan sel darah merah dengan antigen.
  • Golongan darah B: memiliki antigen B pada sel darah merah dan memproduksi antibodi A dalam plasma darah.
  • Golongan darah AB: memiliki antigen A dan B pada sel darah merah, namun tidak memiliki antibodi A dan B pada plasma darah.
  • Golongan darah O: tidak memiliki antigen A atau B pada sel darah merah, namun memproduksi antibodi A dan B di plasma darah.

Baca juga: Inilah Kepribadian Menurut Golongan Darah

Sedangkan bila menggunakan resus (Rh), golongan darah yang memiliki faktor Rh dikatakan resus positif, dan golongan darah yang tidak memiliki faktor Rh dikatakan resus negatif. Faktor resus sendiri merupakan jenis antigen yang ada pada sel darah merah.


Ketentuan Transfusi Darah Setiap Golongan Darah

Mengetahui golongan darah sendiri sangat penting untuk memudahkan kamu bila suatu saat butuh untuk melakukan transfusi atau donor darah. Pasalnya, menerima darah yang tidak cocok dengan golongan darah yang dimiliki bisa menimbulkan reaksi berbahaya. Berikut ketentuannya:

  • Berdasarkan ABO

Pemilik golongan darah O dulu disebut sebagai pendonor universal, karena bisa mendonorkan darahnya kepada siapa saja, namun sekarang sudah tidak dianjurkan lagi. Pasalnya, golongan darah O negatif mungkin memiliki antibodi yang bisa memicu reaksi serius selama transfusi darah berlangsung. Sedangkan golongan darah O positif hanya boleh diberikan bila situasi sudah sangat mendesak, seperti sudah tidak ada lagi persediaan darah yang sesuai atau pasien sedang terancam jiwanya.

Pemilik golongan darah AB disebut juga sebagai penerima universal, karena ia bisa menerima transfusi darah dari A, B, AB, dan O. Namun, pemilik golongan darah AB hanya bisa mendonorkan darahnya ke orang yang memiliki golongan darah AB saja.

  • Berdasarkan Faktor Resus (Rh)

Orang yang memiliki resus negatif bisa mendonorkan darahnya kepada orang yang memiliki resus negatif dan resus positif. Namun, orang yang memiliki resus positif hanya bisa mendonorkan darah ke orang yang resusnya positif juga.

Baca juga: Ingin Jadi Pendonor Darah? Cek Syaratnya Di sini

Pengaruh Golongan Darah Orangtua Terhadap Anak

Golongan darah orangtua juga berpengaruh terhadap golongan darah anak nantinya. Namun, perlu diingat, golongan darah anak tidak selalu sama persis dengan ayah atau ibu. Berikut golongan darah yang mungkin dimiliki anak kamu.

  • Golongan darah A dan A. Jika kamu dan pasangan sama-sama memiliki golongan darah A, anak kalian akan memiliki golongan darah O atau A.
  • Golongan darah A dan B. Hasil perkawinan antara pemilik golongan darah A dan B akan menghasilkan anak bergolongan darah O, A, B, atau AB.
  • Golongan darah B dan B. Jika kamu dan pasangan sama-sama memiliki golongan darah B, anak kalian akan memiliki golongan darah O atau B.
  • Golongan darah AB dan O. Tetapi jika kamu memiliki golongan darah AB dan pasangan bergolongan darah O, maka anak akan memiliki golongan darah A atau B.
  • Golongan darah AB dan A. Hasil perkawinan antara pemilik golongan darah AB dan O akan menghasilkan anak bergolongan darah A, B, atau AB.
  • Golongan darah AB dan B. Sedangkan hasil perkawinan antara pemilik golongan darah A dan B akan menghasilkan anak bergolongan darah A, B, atau AB.
  • Golongan darah AB dan AB. Jika Anda dan pasangan sama-sama memiliki golongan darah AB, maka anak akan memiliki golongan darah A, B, atau AB.
  • Golongan darah O dan O. Jika Anda dan pasangan sama-sama memiliki golongan darah O, maka anak akan memiliki golongan darah O juga.
  • Golongan darah O dan A. Jika Anda memiliki golongan darah O sedangkan pasangan bergolongan darah A, maka anak akan memiliki golongan darah O atau A.
  • Golongan darah O dan B. Jika kamu dan pasangan memiliki golongan darah tersebut, maka anak Anda akan memiliki golongan darah O atau B.

Kamu juga bisa melakukan pemeriksaan golongan darah melalui fitur Lab Service di aplikasi Halodoc, lho. Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.