Ini yang Terjadi pada Tubuh Akibat Henoch Schonlein Purpura

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Ini yang Terjadi pada Tubuh Akibat Henoch Schonlein Purpura

Halodoc, Jakarta - Penyakit henoch schonlein purpura (HSP) merupakan penyakit peradangan pembuluh darah pada kulit, sendi, usus, dan ginjal. Peradangan ini bisa menimbulkan ruam berwarna merah atau ungu pada kulit. Dalam kebanyakan kasus, biasanya ruam ini muncul pada tungkai bawah atau bokong. Jumlah ruamnya bisa hanya segelintir atau banyak.

Baca juga: Gigi Berlubang Bisa Menyebabkan Henoch Schonlein Purpura

Sebenarnya, HSP bukanlah penyakit yang umum. Sekalinya menyerang seseorang, biasanya penyakit ini diidap oleh anak-anak berusia di bawah 10 tahun. Henoch schonlein purpura diduga karena adanya gangguan pada sistem kekebalan tubuh yang dipicu oleh infeksi sebelumnya.

Pasalnya, sebagian besar orang yang mengidap HSP, mengalami infeksi virus atau bakteri pada tenggorokan sebelum penyakit ini menyerang. Nah, gangguan sistem imun pada kasus HSP ini diduga dipicu oleh obat-obatan, makanan, cuaca dingin, atau gigitan serangga.

Tak Cuma Ruam Kulit

Ruam merah atau ungu pada kulit sejatinya memang menjadi gejala utama dari penyakit henoch schonlein purpura. Seperti yang dijelaskan di atas, ruam tersebut sering muncul pada bokong, tungkai, ataupun sekitar siku. Namun, ada kalanya ruam itu juga bisa muncul pada tubuh bagian atas dan wajah.

Baca juga:Apakah Henoch Schonlein Purpura Bisa Disembuhkan?

Yang perlu diketahui, selain ruam ada juga gejala lainnya yang bisa dialami oleh pengidapnya. Misalnya:

  • Demam.

  • Nyeri perut.

  • Adanya darah pada urine atau feses.

  • Nyeri sendi, terutama pada lutut dan pergelangan kaki. Kondisi ini juga bisa disertai dengan tanda peradangan lain, seperti bengkak dan merah.

  • Muntah.

Bisa Menimbulkan Komplikasi

Dalam banyak kasus, komplikasi kasus HPS umumnya terkait dengan fungsi ginjal. Contohnya, urine mengandung protein, urine disertai darah, mata dan pergelangan kaki menjadi bengkak, karena penumpukan cairan atau hipertensi.

Gangguan fungsi ginjal ini lebih sering terjadi pada orang dewasa ketimbang anak-anak. Yang perlu digarisbawahi, hal ini bisa mengakibatkan gagal ginjal. Selain itu, HSP juga bisa menimbulkan orchitis (pembengkakan dan nyeri pada testis) dan intususepsi (terlipat dan tersumbatnya usus).

Cara Pengobatan Henoch-Schonlein Purpura

Jika Henoch-Schonlein purpura (HSP) telah menyebabkan komplikasi atau sudah parah, perawatan di rumah sakit biasanya akan disarankan oleh dokter. Namun sebaliknya, jika tidak serius, maka istirahat di rumah dengan dibantu obat-obatan pereda rasa sakit sudah cukup untuk mengatasi kondisi ini.

Baca juga:3 Cara Pengobatan Henoch Schonlein Purpura

Pengidap henoch-schonlein purpura bisa mengonsumsi prednisolone (salah satu obat golongan steroid) untuk membantu mengatasi gejala nyeri perut. Sedangkan untuk meringankan nyeri sendi, pengidap henoch-schonlein purpura bisa mengonsumsi parasetamol atau ibuprofen. Sebelum mengambil tindakan pengobatan, sebaiknya berbicara terlebih dahulu dengan dokter.

Umumnya, pengidap penyakit dapat pulih sepenuhnya dalam waktu 6–8 minggu. Meski sudah pulih, tapi biasanya dokter akan menyarankan untuk melakukan pemeriksaan lanjutan. Misalnya, tes urine atau darah karena mengingat pengidap HSP berisiko mengalami gangguan ginjal. Nah, pengamatan ini perlu dilakukan selama enam bulan dan bisa dihentikan bila tak ada masalah lain yang timbul.

Mau tahu lebih jauh mengenai masalah di atas? Atau memiliki keluhan kesehatan lainnya? Kamu bisa kok bertanya langsung ke dokter melalui aplikasi Halodoc. Lewat fitur Chat dan Voice/Video Call, kamu bisa mengobrol dengan dokter ahli tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!