Inilah 5 Pilihan Pengobatan untuk Kanker Ovarium

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia
Inilah 5 Pilihan Pengobatan untuk Kanker Ovarium

Halodoc, Jakarta – Bagi wanita, kanker ovarium dapat menjadi momok yang menakutkan. Wajar saja, kanker ovarium ini adalah kanker yang menyerang bagian ovarium atau indung telur. Kanker jenis ini hanya terjadi pada wanita, khususnya yang sudah memasuki usia lanjut dan menopause.

Baca juga: Kenali Lebih Dalam Kanker Ovarium

Kanker ovarium dapat diatasi jika terdeteksi lebih awal. Sehingga tidak ada salahnya kamu mengetahui gejala maupun pencegahan penyakit kanker ovarium agar tidak menimbulkan komplikasi pada kesehatan kamu.

Gejala Kanker Ovarium Harus Diwaspadai

Sayangnya, penyakit kanker ovarium jarang menunjukkan gejala awal. Oleh sebab itu, kanker ovarium lebih banyak terdeteksi ketika sudah memasuki kondisi yang cukup parah atau sel kanker sudah menyebar pada bagian yang lain.

Sebaiknya ketahui apa saja gejala yang dialami oleh pengidap kanker ovarium, yaitu:

  1. Pengidap kanker ovarium lebih sering merasakan kembung pada perutnya;

  2. Selain itu, pengidap lebih sering merasakan kenyang meskipun sedikit mengonsumsi makanan. Kondisi ini disertai dengan berat badan yang drastis;

  3. Mual dan sakit perut;

  4. Konstipasi;

  5. Pembengkakan pada perut;

  6. Frekuensi buang air kecil bertambah sering;

  7. Perdarahan dari vagina;

  8. Perubahan siklus menstruasi pada wanita yang belum memasuki masa menopause.

Gejala yang dialami harus bersamaan dengan pemeriksaan untuk memastikan kondisi kesehatan seorang pasien. Pemeriksaan seperti tes darah, biopsi, pemindaian serta pemeriksaan fisik nyatanya akan dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan kamu yang menyebabkan gejala. 

Gejala penyakit kanker ovarium tidak terlalu khas sehingga pemeriksaan dilakukan untuk melihat adanya potensi penyakit yang lain.

Baca juga: Pola Makan Sehat untuk Mencegah Kanker Ovarium

Begini Cara Mengobati Kanker Ovarium

Pengobatan untuk mengatasi kanker ovarium juga akan disesuaikan dengan kondisi penyakit. Berikut adalah pengobatan yang bisa dilakukan untuk mengatasi kondisi kanker ovarium:

1. Operasi

Operasi menjadi pilihan utama yang dilakukan untuk mengatasi kanker ovarium. Biasanya operasi dilakukan untuk mengangkat bagian organ tubuh yang sudah terserang sel kanker.

2. Kemoterapi

Kemoterapi dilakukan untuk mematikan sel kanker yang ada dalam tubuh setelah pasien melakukan tindakan operasi.

3. Radiasi

Setelah operasi dan kemoterapi dilakukan, radiasi dilakukan ketika sel kanker masih tersisa dalam tubuh. Pengobatan dengan radiasi tidak menimbulkan rasa sakit. Namun, pengobatan ini memiliki efek samping seperti iritasi pada kulit hingga mual.

4. Terapi Target

Terapi target dilakukan dengan penggunaan obat-obatan ketika sel kanker menyerang sel yang sehat. Obat yang digunakan mampu menghentikan pertumbuhan sel kanker dalam tubuh.

5. Uji Klinis

Uji klinis dilakukan sebagai salah satu cara yang digunakan untuk mengoptimalkan pengobatan yang telah dilakukan.

Penanganan yang tepat meminimalisir risiko sehingga pengobatan bisa lebih cepat dilakukan. Kamu bisa pilih dokter di rumah sakit yang sesuai kebutuhan kamu melalui aplikasi Halodoc.

Pengidap Kanker Ovarium Sulit Dapatkan Keturunan?

Meskipun umumnya penyakit kanker ovarium dialami oleh wanita yang sudah memasuki masa menopause, namun beberapa kasus terjadi pada wanita yang masih dalam usia produktif. Lalu apakah pengidap kanker ovarium akan sulit mendapatkan keturunan? Pengidap kanker ovarium masih bisa mendapatkan keturunan, asalkan sel kanker tidak menyerang kedua ovarium wanita. 

Baca juga: Ketahui 4 Cara Melindungi Diri dari Kanker Ovarium

Jika sel kanker hanya menyerang salah satu ovarium, tentu peluang mendapatkan keturunan masih ada. Hanya saja, proses pengobatan harus dilakukan dengan hati-hati agar ovarium yang masih sehat dan aktif tidak mendapatkan dampak negatif dari pengobatan yang dilakukan.