27 April 2018

Inilah 6 Arti Cairan Miss V yang Perlu Diketahui

Inilah 6 Arti Cairan Miss V yang Perlu Diketahui

Halodoc, Jakarta – Pada wanita, keluarnya cairan dari Miss V atau yang lebih sering disebut dengan keputihan adalah hal biasa. Cairan Miss V ini akan muncul pada kondisi tertentu dengan debit yang bervariasi.

Seorang ahli kandungan dari Baylor University Medical Center di Dallas mengatakan, Miss V memiliki kemampuan untuk membersihkan dirinya sendiri. Caranya dengan mengeluarkan cairan, dan inilah yang dinamakan keputihan. Keputihan akan keluar dari Miss V dengan membawa bakteri jahat.

Apa Sih Keputihan Itu?

Pakar kesehatan wanita Jennifer Wider menuturkan, keputihan adalah cairan Miss V berupa lendir yang dikeluarkan oleh suatu kelenjar di serviks. Kelenjar ini berada di celah sempit seperti leher di bagian bawah rahim. Lendir ini akan keluar bersama dengan sel-sel yang terlepas dari Miss V dan leher rahim.

Meski normal terjadi, keputihan menjadi satu aktivitas Miss V yang jarang dibicarakan, bahkan oleh para wanita. Tak mengherankan jika kamu akan merasa khawatir ketika kamu mengalami keputihan yang cukup banyak. Melissa Goist, ahli Obstetri dan Ginekologi di The Ohio State University Wexner Medical Center mengatakan, adanya keputihan dalam satu siklus menstruasi memang normal. Namun, ada pula saat kamu harus bertanya pada dokter mengenai keputihan yang kamu alami.

Baca juga: Waspada, Ini Tanda Keputihan yang Tidak Normal

Arti Cairan Miss V yang Perlu Diketahui

Lalu, seperti apa cairan Miss V yang normal dan tidak? Yuk, simak ulasannya berikut ini.

Normal: Cairan Miss V Berwarna Bening

Keputihan umumnya berwarna bening. Meski demikian, banyaknya keputihan mungkin akan mengalami peningkatan setelah kamu melakukan berbagai aktivitas, seperti misalnya olahraga dan berhubungan intim dengan pasangan. Jumlah kotoran yang dikeluarkan oleh Miss V pun akan menyesuaikan dengan siklus menstruasi kamu. Biasanya, keputihan akan lebih sedikit pascamenstruasi dan lebih banyak menjelang ovulasi.

Normal: Cairan Miss V Berwarna Putih Susu

Cairan Miss V yang berwarna putih susu pun termasuk dalam kategori normal dan akan sering terjadi sebelum kamu mengalami menstruasi. Meski demikian, kamu tetap perlu waspada jika keputihan yang kamu alami disertai rasa gatal pada area Miss V. Perhatikan pula kotoran yang ikut terbuang, kalau jumlahnya banyak, kamu perlu segera memeriksakannya ke dokter.

Normal: Cairan Miss V Bertekstur Kenyal

Saat sedang berada pada masa subur, kadar estrogen kamu akan mengalami peningkatan. Hal ini akan membuat keputihan yang keluar dari Miss V lebih banyak dari biasanya. Bahkan, saat kamu mencoba menyentuhnya, cairan Miss V kamu akan memiliki tekstur kenyal.

Baca juga: Ketahui Manfaat Masturbasi untuk Wanita

Normal: Cairan Miss V Berwarna Kemerahan

Sebelum haid, Miss V biasanya akan mengeluarkan cairan yang berwarna kemerahan. Namun, kamu tidak perlu risau. Keluarnya keputihan berwarna merah muda ini bisa jadi hanya karena meluruhnya lapisan endometrium pada rahim kamu. Keputihan ini menandakan bahwa sebentar lagi masa haid kamu akan tiba. Nah, kalau kamu mengalaminya jauh sebelum siklus haid tiba, tandanya kamu sedang hamil.

Waspada: Cairan Miss V Berwarna Kuning Keju

Kalau warna cairan Miss V kamu berwarna kuning seperti warna keju, tandanya kamu perlu waspada. Artinya, Miss V kamu sedang mengalami infeksi jamur. Kamu bisa menggunakan krim antijamur khusus daerah kewanitaan untuk mengatasinya. Namun, kalau obat tersebut tidak memberikan pengaruh apa pun, kamu harus segera berkunjung ke dokter.

Waspada: Cairan Miss V Berbau Amis

Umumnya, keputihan tidak mengeluarkan bau lain selain bau khas Miss V. Namun, kalau ternyata cairan Miss V kamu mengeluarkan bau menyengat seperti bau amis pada ikan, tandanya kamu sedang mengalami infeksi Bacterial Vaginosis (BV). Infeksi ini terjadi karena adanya pertumbuhan bakteri secara berlebihan di Miss V kamu.

 

Itu tadi informasi seputar cairan Miss V yang perlu diketahui. Kamu mengalami keputihan yang terlihat tidak normal? Segera tanyakan pada dokter lewat aplikasi Halodoc. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga!