• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Inilah 6 Cara Mengatasi Pilek pada Bayi

Inilah 6 Cara Mengatasi Pilek pada Bayi

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim

Halodoc, Jakarta - Sistem imunitas pada Si Kecil yang belum sempurna membuatnya lebih rentan terserang penyakit. Terlebih jika cuaca sedang tidak menentu membuat berbagai virus maupun bakteri mudah berkembang biak. Oleh karena itu, Ibu mesti tau cara mengatasi pilek Si Kecil agar tidak semakin parah. Pilek ditandai dengan keluarnya cairan bening dari hidung yang disebut dengan ingus. Setelah seminggu, ingus mungkin akan berubah menjadi berwarna kuning atau hijau.

Baca Juga: Waspadai Gejala Campak Pada Si Kecil

Ingus yang keluar ketika Si Kecil terserang pilek adalah salah satu cara untuk menyingkirkan kuman pada tubuh. Namun, apabila ingus yang keluar terlalu banyak hingga menyumbat hidung, keadaan tersebut dapat mengganggu pernapasan Si Kecil. Menurut Kids Health, pilek pada Si Kecil akan hilang dengan sendirinya tanpa perawatan medis khusus.

Pemberian obat tidak bisa menyembuhkan pilek, tetapi mampu meredakan gejala seperti sakit otot, sakit kepala, dan demam. Adapun sejumlah perawatan yang bisa ibu lakukan untuk meringankan gejala pilek dan membuat Si Kecil lebih nyaman. Melansir dari Centers for Disease Control, berikut sejumlah perawatan untuk meringankan gejala pilek Si Kecil, yaitu:

1. Banyak Istirahat

Perawatan utama mengatasi pilek pada Si Kecil adalah dengan memastikannya untuk banyak beristirahat atau tidur yang cukup. Seseorang yang kekurangan istirahat, terutama pada Si Kecil, dapat membuat tubuhnya semakin lemah, sehingga mudah terserang penyakit. Selalu pastikan Si Kecil ibu mendapatkan lebih banyak istirahat ketika pilek.

2. Gunakan Pelembap Udara

Menyalakan pelembap udara merupakan salah satu cara untuk mengatasi pilek pada Si Kecil. Pelembap udara dapat membuat udara di dalam ruangan menjadi lebih hangat, sehingga lendir yang berada di dalam hidung Si Kecil akan dikeluarkan secara perlahan. Udara yang lebih hangat juga membuat tubuh Si Kecil menjadi berkeringat, sehingga rongga hidung lebih terbuka.

3. Gunakan Obat Semprot Hidung

Obat semprot hidung atau saline dapat menjadi cara mengatasi pilek Si Kecil. Obat ini berfungsi untuk mengurangi produksi lendir dari tubuh yang membuat sumbatan di hidung. Baringkan Si Kecil ketika akan menggunakan obat ini, lalu semprotkan sebanyak 2-3 kali. Lendir akan keluar bersamaan dengan bersin atau batuk.

Baca Juga: Musim Hujan Bisa Menyebabkan Pilek? Hoax atau Fakta?

Kalau ibu butuh obat-obatan ini, kini ibu tidar pelru repot-repot pergi ke apotek untuk membelinya. Lewat Halodoc, ibu tinggal memilih obat yang dibutuhkan, kemudian obat yang dipesan akan segera diantar ke tempat tujuan dalam waktu kurang lebih satu jam.

4. Gunakan Alat Penyedot Ingus

Cara mengatasi pilek Si Kecil lainnya adalah dengan menggunakan alat penyedot ingus atau bulb syringe. Alat ini digunakan ketika ingus tidak juga keluar setelah diberikan obat semprot atau saline. Alat ini berfungsi untuk mempercepat ingus keluar dari hidung, supaya Si Kecil lebih mudah untuk bernapas. Walau begitu, cara ini biasanya digunakan pada bayi yang usianya masih di bawah 6 bulan.

5. Atur Posisi Tidur Si Kecil

Mengubah posisi tidur Si Kecil dapat menjadi cara lain untuk mengatasi pileknya. Posisi tidur yang baik pada Si Kecil yang sedang mengalami pilek adalah dengan membuat posisi kepala lebih tinggi daripada badannya. Posisi tersebut membuat Si Kecil lebih mudah untuk bernapas. Selain itu, hal tersebut juga membuat lendir tidak menggumpal di hidung.

Baca Juga: Ini Cara Atasi Pilek Pada Si Kecil. Calon Ibu, Wajib Tahu!

6. Perbanyak Cairan

Sebagai orangtua, kamu harus memberikan banyak cairan agar pilek dapat hilang. Berikan air putih hangat yang dicampur dengan sedikit madu. Cara ini ampuh untuk mengatasi pilek pada Si Kecil. Cairan yang hangat dapat membuat tubuh Si Kecil berkeringat, sehingga ingus yang berada di hidung dapat keluar dan membuat napas Si Kecil menjadi lebih lega.

Kalau pilek yang dialami Si Kecil tidak kunjung membaik, sebaiknya ibu perlu membawanya ke rumah sakit agar mendapat pengobatan maupun perawatan yang tepat.

Referensi :
Kids Health. Diakses pada 2019. Colds.
Parents. Diakses pada 2019. What to Do When Your Baby Has a Cold.
Mayo Clinic. Diakses pada 2019. Common cold in babies.