19 December 2018

Inilah 6 Cara Mengatasi Pilek pada Bayi

Inilah 6 Cara Mengatasi Pilek pada Bayi

Halodoc, Jakarta - Belakangan ini, Indonesia sedang memasuki musim hujan yang membuat udara menjadi dingin ketika hujan turun. Hal tersebut dapat membuat Si Kecil mudah terserang pilek. Sistem imunitas pada bayi yang belum sempurna membuatnya lebih rentan terserang penyakit. Oleh karena itu, Ibu mesti tau cara mengatasi pilek bayi agar tidak semakin parah.

Pilek terjadi ketika keluar cairan bening dari hidung yang disebut dengan ingus. Setelah seminggu, ingus mungkin akan berubah menjadi berwarna kuning atau hijau. Bayi yang mengalami pilek mungkin saja juga akan mengalami batuk dan demam. Bayi yang terserang pilek umumnya tidak rewel, hanya mengalami kesulitan bernapas.

Ingus yang keluar ketika bayi terserang pilek adalah salah satu cara untuk menyingkirkan kuman pada tubuh. Namun, apabila ingus yang keluar terlalu banyak hingga menyumbat hidung, keadaan tersebut dapat mengganggu pernapasan bayi.

Pilek yang terjadi pada bayi tidak dapat menyebabkan bahaya dan dapat sembuh dengan sendirinya. Namun, cara-cara berikut dapat membantu ibu mengatasi pilek pada bayi, antara lain:

  1. Perbanyak Istirahat

Cara mengatasi pilek bayi adalah dengan memastikan bayi banyak beristirahat atau tidur yang cukup. Seseorang yang kekurangan istirahat, terutama pada bayi, dapat membuat tubuhnya lemah, sehingga mudah terserang penyakit. Selalu pastikan bayi ibu mendapatkan lebih banyak istirahat ketika pilek.

  1. Nyalakan Pelembap Udara

Menyalakan pelembap udara merupakan salah satu cara untuk mengatasi pilek pada bayi. Pelembap udara dapat membuat udara di dalam ruangan menjadi lebih hangat, sehingga lendir yang berada di dalam hidung bayi akan dikeluarkan secara perlahan. Udara yang lebih hangat juga membuat tubuh bayi menjadi berkeringat, sehingga rongga hidung lebih terbuka.

  1. Menggunakan Obat Semprot Hidung

Obat semprot hidung atau saline dapat menjadi cara mengatasi pilek bayi. Obat ini berfungsi untuk mengurangi produksi lendir dari tubuh yang membuat sumbatan di hidung. Baringkanlah bayi ketika akan menggunakan obat ini, lalu semprotkan sebanyak 2-3 kali. Lendir akan keluar bersamaan dengan bersin atau batuk.

  1. Gunakan Alat Penyedot Ingus

Cara mengatasi pilek bayi lainnya adalah dengan menggunakan alat penyedot ingus atau bulb syringe. Alat ini digunakan ketika ingus tidak juga keluar setelah diberikan obat semprot atau saline. Alat ini berfungsi untuk mempercepat ingus keluar dari hidung, supaya bayi lebih mudah untuk bernapas. Walau begitu, cara ini umumnya digunakan pada bayi yang usianya masih di bawah 6 bulan.

  1. Ubah Posisi Tidur Bayi

Mengubah posisi tidur bayi dapat menjadi cara lain untuk mengatasi pilek pada bayi. Posisi tidur yang baik pada bayi yang sedang mengalami pilek adalah dengan membuat posisi kepala lebih tinggi daripada badannya. Posisi tersebut membuat Si Kecil lebih mudah untuk bernapas. Selain itu, hal tersebut juga membuat lendir tidak menggumpal di hidung.

  1. Perbanyak Cairan

Sebagai orangtua, kamu harus memberikan banyak cairan agar pilek dapat hilang. Berikan air putih hangat yang dicampur dengan sedikit madu.  Cara ini ampuh untuk mengatasi pilek pada bayi. Cairan yang hangat dapat membuat tubuh bayi berkeringat, sehingga ingus yang berada di hidung dapat keluar dan membuat napas bayi menjadi lebih lega.

Itulah 6 cara mengatasi pilek pada bayi yang dapat ibu dilakukan. Jika ibu mempunyai pertanyaan perihal mengatasi pilek pada bayi, dokter dari Halodoc siap membantu. Komunikasi dengan dokter bisa dilakukan melalui Chat atau Voice/Video Call. Selain itu, ibu juga dapat membeli obat yang sedang dibutuhkan dan pesanan akan langsung di antar ke rumah dalam waktu satu jam. Yuk, download segera di Google Play atau App Store!

Baca juga: