• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Calon Ibu Wajib Tahu, Ini Cara Atasi Pilek Pada Bayi

Calon Ibu Wajib Tahu, Ini Cara Atasi Pilek Pada Bayi

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim

Halodoc, Jakarta – Pilek adalah gejala umum dari penyakit flu, yaitu penyakit menular yang kerap diabaikan. Meskipun ringan, pilek tidak boleh diabaikan, apalagi jika yang mengidap adalah bayi. Pasalnya, bayi yang berusia di bawah usia dua tahun berisiko tinggi mengalami komplikasi jika terkena flu.

Selain mengalami pilek, bayi yang mengidap flu umumnya ditandai dengan hidung tersumbat, kesulitan bernapas, dan demam. Dilansir dari WebMD, sebaiknya ibu tidak perlu panik karena ada sejumlah penanganan yang bisa dilakukan untuk mengatasi pilek yang dialami Si Kecil.

Baca Juga: Masih Masa Pertumbuhan, Mengapa Anak Sering Flu dan Batuk?

  1. Berikan Cairan dan Istirahat

Berikan Si Kecil ASI atau susu formula untuk menjaga tubuhnya terhidrasi dengan baik. Berikan Si Kecil makanan sedikit demi sedikit namun sering. Apabila Si Kecil menolak minum susu, ibu bisa memberikan Pedialyte, yaitu larutan elektrolit untuk mencegah dehidrasi. Ibu bisa memberikan air putih, jus atau air kaldu yang diselang-seling dengan ASI apabila anak sudah berusia lebih besar.

Hindari memberinya minuman atau makanan yang mungkin mengandung kafein. Selain itu, biarkan Si Kecil banyak beristirahat. Ibu juga harus memerhatikan seberapa sering anak buang air kecil untuk melihat tanda-tanda dehidrasi.

  1. Obati Gejalanya

Cara untuk meringankan hidung tersumbatnya, ibu bisa menggunakan pelembap udara agar ruangan tetap lembap. Posisikan kepala bayi lebih tinggi dari badan agar lendir lebih mudah dikeluarkan.

Ibu dapat memandikan Si Kecil dengan air hangat untuk melonggarkan hidungnya yang tersumbat dan mengeluarkan lendir. Setelah itu, kenakan Si Kecil dengan pakaian berbahan halus, ringan, dan longgar.

Baca Juga: Waspada Batuk Disertai Pilek pada Bayi karena Roseola

Jika Si Kecil juga mengalami sakit kepala, sakit tenggorokan, sakit otot, dan demam, ibu bisa memberinya acetaminophen atau ibuprofen untuk meringankan gejala tersebut. Jangan berikan aspirin kepada anak-anak karena obat ini meningkatkan risiko sindrom Reye.

Kalau ibu ragu memberikan obat pada Si Kecil, ibu bisa bertanya kepada dokter Halodoc terlebih dahulu terkait obat yang aman untuk dirinya. Lewat aplikasi, ibu bisa menghubungi dokter kapan saja dan di mana saja.

Langkah Pencegahan Flu pada Bayi

Langkah pencegahan ini perlu dilakukan oleh orang dewasa dan Si Kecil. Mengingat pilek mudah menular, orang dewasa yang sedang mengidap flu sebaiknya tidak terlalu dekat dengan bayi. Lebih baik lagi jika Si Kecil, ayah, ibu dan orang dewasa lainnya mendapatkan vaksin flu. Ada dua jenis vaksin flu, yakni diberikan melalui suntikan atau disemprotkan ke hidung anak.

Baca Juga: 5 Tips Agar Anak Enggak Gampang Tertular Flu

Ibu tidak perlu khawatir, vaksin flu umumnya aman untuk bayi. Beberapa bayi dapat mengalami demam ringan selama satu atau dua hari setelah mendapatkan vaksin. Perlu diingat, manfaat yang diperoleh vaksin jauh lebih besar daripada efek sampingnya.

Apalagi anak-anak di bawah usia 2 tahun lebih mungkin untuk mengidap flu yang parah daripada orang dewasa. Oleh sebab itu, jangan tunda atau melewatkan vaksin flu dan vaksin wajib lain yang harus diperoleh Si Kecil.

 

Referensi :
WebMD. Diakses pada 2020. Influenza (Children).
Medline Plus. Diakses pada 2020. Your baby and the flu.