Inilah 6 Penyebab Pruritus di Anus

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Inilah 6 Penyebab Pruritus di Anus

Halodoc, Jakarta - Pruritus di anus atau terjadinya gatal di anus terjadi ketika pembukaan saluran anus mengalami iritasi kulit, sehingga menyebabkan rasa gatal. Pruritus yang terjadi disertai dengan keinginan untuk menggaruk area yang teriritasi.

Walaupun gatal yang terjadi merupakan reaksi dari bahan kimia yang keluar bersama dengan tinja, hal tersebut terkadang merupakan tanda apabila terjadi peradangan pada daerah anus. Intensitas pruritus di anus dan jumlah peradangan yang meningkat karena trauma langsung disebabkan oleh garukan, serta area yang mengalami lembap. Selain itu, rasa gatal di anus juga dapat menyebabkan ketidaknyamanan, seperti rasa panas dan nyeri.

Baca Juga: Ketahui Penyebab Pruritus pada Pengidap Gagal Ginjal Kronis

Penyebab Pruritus di Anus

Terdapat beberapa hal yang dapat menyebabkan pruritus atau rasa gatal pada anus. Hal-hal tersebut adalah:

  1. Infeksi Cacing Kremi

Salah satu hal yang menjadi penyebab pruritus di anus adalah infeksi yang disebabkan oleh cacing kremi. Hal ini adalah salah satu infeksi cacing usus yang paling umum terjadi pada manusia. Rasa gatal tersebut timbul karena cacing tersebut berkembang biak di anus, sehingga menciptakan iritasi pada area tersebut. Cacing tersebut akan bertelur di lipatan kulit di sekitar anus, sehingga menimbulkan rasa gatal yang tak tertahankan.

  1. Hemorrhoid

Penyebab pruritus di anus lainnya adalah hemorrhoid. Gangguan yang umumnya disebut dengan wasir adalah pembengkakan pada pembuluh darah yang terletak di sekitar anus atau di rektum bawah. Wasir yang berkembang di dalam anus atau rektum disebut juga dengan wasir internal. Wasir yang terjadi menyebabkan gejala, seperti rasa sakit, gatal-gatal parah, dan sulit duduk.

  1. Kutil Kelamin

Kutil kelamin juga dapat menjadi penyebab pruritus pada anus. Kutil pada kelamin adalah pertumbuhan lunak yang muncul pada alat kelamin. Salah satu hal yang dapat menyebabkan gangguan ini adalah infeksi menular seksual. Gangguan ini dapat menyebabkan rasa sakit, tidak nyaman, dan gatal-gatal. Rasa gatal yang terjadi dapat menyebar hingga ke anus.

Baca Juga: Harus Apa Kalau Gatal Menyerang karena Pruritus?

  1. Infeksi Cacing Tambang

Cacing tambang juga dapat menyebabkan pruritus pada anus seseorang. Infeksi dari cacing tersebut dapat memengaruhi kulit. Manusia yang terjangkit oleh cacing tambang dapat disebabkan larva cacing tambang yang ditemukan pada tanah yang terkontaminasi oleh tinja yang keluar dari pengidapnya. Telur dari cacing tambang tersebut akan berada di tanah hingga mempunyai kesempatan untuk masuk ke kulit manusia.

  1. Ruam Popok

Salah satu hal yang dapat menyebabkan iritasi pada kulit dan menyebabkan gatal pada anus adalah ruam popok. Hal ini sebagian besar terjadi pada bayi dan merupakan hal yang umum. Gejala yang ditimbulkan pada gangguan ini adalah rasa tidak nyaman seperti terbakar, serta kemerahan pada area kulit yang bersentuhan dan bergesekan dengan popok.

  1. Kurap

Kurap yang terjadi pada anus juga dapat menimbulkan pruritus. Kurap disebabkan oleh infeksi kulit karena jamur. Ketika kurap terjadi, ruam akan muncul pada daerah kulit, kecuali kulit kepala, pangkal paha, telapak tangan, dan telapak kaki. Hal ini sering terjadi pada manusia dan merupakan penyakit yang sangat menular, tetapi tidak menyebabkan hal yang serius.

Baca Juga: Begini Cara Mencegah dan Pengobatan Pruritus

Itulah beberapa hal yang dapat menjadi penyebab pruritus pada anus. Jika kamu mempunyai pertanyaan perihal gangguan ini, dokter dari Halodoc siap membantu. Caranya mudah, yaitu dengan download aplikasi Halodoc di smartphone kamu!