11 February 2019

Inilah 8 Penyebab Amenorrhea yang Terjadi pada Wanita

inilah 8 penyebab amenorrhea yang terjadi pada wanita

Halodoc, Jakarta – Normalnya, setiap wanita yang sudah memasuki masa pubertas akan mengalami menstruasi setiap bulannya. Namun, apa yang terjadi bila seorang wanita tidak kunjung mendapat haid padahal usianya sudah lebih dari 13 tahun? Kondisi ini dinamakan amenorrhea.

Amenorrhea merupakan salah satu kelainan menstruasi yang bisa terjadi secara alami maupun diakibatkan oleh kondisi tertentu. Ketahui apa saja yang menjadi penyebab amenorrhea agar kamu bisa melakukan pengobatan yang tepat.

Mengenal Amenorrhea

Amenorrhea merujuk pada kondisi seorang wanita yang tidak mendapat haid. Kondisi menstruasi yang tidak normal ini dibagi menjadi dua jenis, yaitu:

  • Amenorrhea primer, yaitu ketika seorang wanita sudah berusia 16 tahun, tapi belum mengalami menstruasi

  • Amenorrhea sekunder, yaitu bila seorang wanita yang tidak sedang hamil dan tidak mendapat haid kembali selama 6 bulan sejak haid terakhir.

Walaupun definisi tersebut masih menjadi perdebatan di kalangan medis, tapi bila kamu adalah seorang wanita yang mengalami salah satu dari dua jenis amenorrhea tersebut, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter.

Baca juga: Kenali Gejala Amenore untuk Mengetahui Pengobatannya

Penyebab Amenorrhea

Ada berbagai kondisi yang memang dapat menyebabkan seorang wanita tidak mendapat haid secara alami, antara lain kehamilan, menyusui, dan menopause. Bila wanita tidak mendapat haid karena sedang mengalami salah satu kondisi tersebut, maka hal itu adalah normal. Namun, amenorrhea merupakan kasus ketiadaan menstruasi yang tidak normal.

Berikut beberapa penyebab seorang wanita bisa tidak mendapatkan menstruasi:

1. Kurangnya Hormon Seks Wanita

Penyebab sebagian besar amenorrhea primer adalah karena ovarium tidak menghasilkan cukup banyak hormon seks wanita, yaitu estrogen dan progesteron (hipogonadisme). Hal ini bisa terjadi bila wanita mengalami kondisi berikut:

  • Kekurangan hormon gonadotropin releasing hormone (GnRH)

  • Kelebihan hormon prolaktin

  • Gangguan makan

  • Mengidap tumor otak

  • Gagal tumbuh kembang

  • Hipopituitarisme

  • Sindrom Cushing.

2. Cacat Lahir

Selain akibat kekurangan hormon seks, amenorrhea primer juga bisa disebabkan karena organ reproduksi tidak berkembang secara sempurna, misalnya terjadi penyempitan atau penyumbatan bagian leher rahim (serviks), tidak adanya uterus atau Miss V, ataupun Miss V yang terbagi menjadi dua bagian (sekat Miss V).

3. Konsumsi Obat-Obatan

Mengonsumsi obat-obatan tertentu juga bisa menyebabkan seorang wanita tidak mendapatkan menstruasi lagi. Obat-obatan tersebut, antara lain, kontrasepsi, antipsikotik, antidepresan, obat tekanan darah, obat kemoterapi kanker, dan beberapa obat alergi.

Baca juga:  Enggak Perlu Khawatir, Ini 4 Efek Samping Kontrasepsi IUD

4. Berat Badan Rendah

Memiliki berat badan 10 persen lebih rendah dari berat badan normal juga bisa menyebabkan ketidakseimbangan hormon, sehingga akhirnya ovulasi menjadi berhenti. Jadi, wanita yang terlalu kurus karena menjalani diet ketat atau mengalami bulimia dan anoreksia berisiko tinggi mengalami amenorrhea.

5. Olahraga Secara Berlebihan

Para atlet atau orang yang mengikut pelatihan olahraga secara intensif juga berisiko mengalami gangguan siklus menstruasi, termasuk amenorrhea.

6. Stres

Rasa stres dapat mengubah fungsi hipotalamus yang merupakan bagian dari otak yang mengontrol siklus menstruasi. Namun, amenorrhea yang disebabkan oleh stres biasanya hanya bersifat sementara, kemudian menstruasi akan muncul kembali bila stres mereda.

Baca juga: Wanita Tidak Boleh Stres, Ini Dampaknya

7. Masalah Kesehatan yang Mengganggu Keseimbangan Hormon

Contoh masalah kesehatan yang bisa mengganggu keseimbangan hormon, antara lain, sindrom ovarium polikistik, gangguan tiroid, tumor hipofisis di otak, ataupun menopause dini.

8. Masalah pada Organ Reproduksi

Misalnya, terdapat kelainan pada struktur organ reproduksi, seperti pada kasus sindrom Asherman.

Itulah beberapa penyebab amenorrhea. Masalah menstruasi ini bisa diobati dengan menangani kondisi yang menjadi penyebabnya. Kalau kamu memiliki masalah dengan siklus menstruasi, jangan ragu untuk menghubungi dokter lewat Halodoc. Kamu bisa minta saran kesehatan dari dokter melalui Video/Voice Call dan Chat kapan saja dan di mana saja. Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.

Source: