• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Tahap Kemampuan Menggenggam pada Bayi Berdasarkan Usianya
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Tahap Kemampuan Menggenggam pada Bayi Berdasarkan Usianya

Tahap Kemampuan Menggenggam pada Bayi Berdasarkan Usianya

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 31 Maret 2020
Tahap Kemampuan Menggenggam pada Bayi Berdasarkan Usianya

Halodoc, Jakarta - Sejak lahir, bayi sudah dikaruniai kemampuan untuk menggenggam. Saat ibu meletakkan salah satu jari tangan ke telapak tangannya, otomatis tangan mungil Si Kecil akan menggenggam erat jari ibu. Aktivitas ini jelas menjadi tahap kemampuan bayi paling utama yang sudah ditunjukkan oleh sang buah hati.

Kemampuan menggenggam Si Kecil ini terus mengalami perkembangan hingga usianya menginjak satu tahun. Usia tiga bulan menjadi waktu yang paling intensif untuknya melatih kemampuan menggenggam ini. Melansir dari Baby Center, berikut tahapan perkembangan kemampuan menggenggam Si Kecil.

Baca juga: Tips Menyiapkan MPASI Pertama untuk Si Kecil

1. Usia 0 Hingga 2 Bulan

Si Kecil memang memiliki kemampuan menggenggam sejak lahir. Meski demikian, ia akan lupa pada bakat alamiah ini dan akan menggunakan bulan-bulan berikutnya untuk kembali belajar. Tahap pertama yang ditunjukkan oleh Si Kecil adalah gerakan membuka dan menutup telapak tangan. Seiring dengan meningkatnya koordinasi tangan dan mata, kemampuan menggenggam pun turut meningkat.

Saat ibu meletakkan salah satu jari pada telapak tangan Si Kecil, ia akan reflek menggenggamnya. Ini akan berlangsung hingga usianya menginjak delapan minggu. Seiring waktu, Si Kecil akan mulai melatih genggamannya dengan menyentuh dan berusaha memegang benda apa pun yang ada di sekelilingnya.

2. Usia 3 Hingga 4 Bulan

Tahap kemampuan bayi untuk menggenggam benda akan semakin jelas memasuki usia tiga bulan. Tangannya akan lebih sering membuka. Meski demikian, Si Kecil masih belum mampu meraih benda di sekitarnya dengan baik. Ia masih menikmati sensasi menyenangkan saat menggenggam sambil mengisap ibu jarinya.

Memasuki usia empat bulan, sang buah hati baru bisa meraih dan memegang benda yang ukurannya sedikit lebih besar dengan baik, misalnya mobil-mobilan atau bola. Meski demikian, ia belum mampu mengambil benda yang berukuran lebih kecil, seperti misalnya kelereng atau kacang.

3. Usia 5 Hingga 8 Bulan

Menginjak usia lima bulan, Si Kecil sudah mulai belajar duduk. Artinya, ia pun semakin mahir menggunakan tangannya. Sang buah hati akan berusaha untuk memegang semua benda yang ditemuinya, lalu memasukkan ke mulutnya. Wajar saja, karena pada rentang usia ini, gigi susu Si Kecil perlahan mulai tumbuh.

Baca juga: Tips Agar Si Kecil Mau Berhenti Menyusu

Pada rentang usia ini pula, Si Kecil mulai mengonsumsi makanan padat. Ia akan sangat penasaran pada sendok dan ingin mencoba menyuapkan sendiri makanan ke mulutnya. Memang masih belum mantap, tetapi lama-kelamaan pegangannya pada peralatan makan akan semakin membaik.

4. Usia 9 Hingga 12 Bulan

Menginjak usia sembilan bulan, tahap kemampuan bayi dalam menggenggam benda akan semakin baik. Ibu pun bisa melihat tangan mana yang lebih aktif digunakan untuk mengambil benda. Kemampuan ini hadir secara alami, dan hingga menginjak usia tiga tahun, ibu belum bisa melihat apakah Si Kecil lebih suka menggunakan tangan kanan atau kirinya.

Genggamannya juga akan semakin terlihat sempurna. Si Kecil sudah lebih mahir menggunakan sela antara ibu jari dan telunjuknya untuk menjepit benda, seperti misalnya sendok. Ibu bisa mengajarinya untuk mengambil potongan makanan, atau yang lebih dikenal dengan istilah finger food. Selain melatih kemampuan mengambil, menggenggam, dan menjepit, aktivitas ini juga bisa melatih kemandirian anak.

5. Usia 18 Bulan ke Atas

Tentunya, di usia ini, Si Kecil telah semakin mahir dan terampil dalam mengambil dan menggenggam benda. Ibu bisa mengenalkannya dengan alat tulis, seperti pensil, pensil warna atau krayon dan ajarkan ia menulis, menggambar dan mewarnai. Biarkan sang buah hati berkreasi dengan benda-benda yang baru dikenalnya. Pada tahap ini, kreativitas anak akan mulai terlihat.

Baca juga: Perlu Tahu, Ini Vaksin MR dan MMR untuk Anak

Itu tadi informasi tentang tahap kemampuan menggenggam pada bayi berdasarkan usianya. Apabila ibu menemui masalah perkembangan pada Si Kecil, ibu bisa langsung bertanya pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Lewat Halodoc, ibu dapat menghubungi dokter kapan saja dan di mana saja.

 

Referensi :
Baby Center. Diakses pada 2020. Developmental milestones: Grasping.
Hello Motherhood. Diakses pada 2020. Infant Hand Grasp & Development.