29 October 2018

Inilah yang Dimaksud dengan Gagal Ginjal Kronis

Inilah yang Dimaksud dengan Gagal Ginjal Kronis

Halodoc, Jakarta – Gagal ginjal kronis adalah penyakit yang menyebabkan organ tersebut kehilangan fungsinya secara bertahap. Seringnya penurunan fungsi ginjal menetap dan terjadi selama tiga bulan. Kondisi ini sering ditandai beberapa gejala, seperti sesak napas, mual, dan mudah merasa lelah. Berita buruknya, kondisi ini sering terlambat disadari karena pada stadium awal, gejala yang muncul seringnya bersifat umum.

Ginjal merupakan organ dalam manusia yang memiliki peran cukup penting dalam tubuh. Setiap manusia memiliki dua buah ginjal yang berbentuk seperti kacang merah yang berada di kedua sisi tubuh bagian bawah punggung. Organ ini memiliki banyak fungsi, terutama dalam menyaring limbah tubuh dan cairan berlebih yang akan menjadi urine.

Seperti gangguan ginjal lainnya, gagal ginjal kronis juga bisa menyebabkan fungsi organ tersebut bermasalah. Padahal, secara spesifik ginjal memiliki fungsi untuk menyaring limbah tubuh, termasuk zat kimia, obat-obatan, dan makanan dalam darah. Organ ini juga berperan dalam menjaga keseimbangan kadar garam, mineral, dan asam darah dalam tubuh. Ginjal yang sehat juga memiliki tugas untuk menghasilkan eritropoetin, renin alias enzim pengatur tekanan darah, dan menghasilkan senyawa aktif dari vitamin D untuk menjaga kesehatan tulang.

Gagal ginjal kronis bisa menyebabkan cairan dan elektrolit serta limbah tubuh bertumpuk dan tidak bisa dikeluarkan. Secara perlahan, kondisi ini akan memicu munculnya berbagai gejala, terutama jika fungsi ginjal sudah semakin menurun. Pada tahap yang lebih parah, gagal ginjal kronis bisa menyebabkan kondisi yang berbahaya jika tidak ditangani dengan tepat. Salah satu cara menangani gagal ginjal adalah dengan terapi cuci darah.

Gejala dan Pengobatan Gagal Ginjal Kronis

Munculnya gagal ginjal kronis seringnya tidak ditandai dengan gejala tertentu, terutama pada tahap awal. Penyakit ini pun cenderung berkembang secara perlahan dan sering baru disadari setelah memasuki tahap yang lebih parah. Meskipun demikian, ada beberapa gejala gagal ginjal kronis yang sering muncul di awal dan harus diwaspadai, di antaranya, mual dan muntah, hilangnya nafsu makan, sesak napas, hingga mudah merasa lemah dan lesu.

Gagal ginjal kronis juga bisa memicu gejala, seperti sakit perut, meningkatnya frekuensi buang air kecil terutama pada malam hari, mati rasa, kram otot, kesemutan, dan sensasi seperti terbakar di kaki dan tangan. Terkadang, gejala awal gangguan ginjal yang satu ini juga bisa menyebabkan penyebabnya mengalami gangguan tidur di malam hari, kulit gatal, tekanan darah cenderung meningkat dan sulit mengontrolnya, pembengkakan pada pergelangan kaki atau tangan, hingga nyeri pada dada karena penumpukan cairan di sekitar jantung.

Penanganan dan pengobatan gagal ginjal kronis dimaksudkan untuk meredakan gejala serta mencegah kondisi penyakit bertambah buruk. Pasalnya, limbah yang menumpuk di tubuh dan tidak dikeluarkan bisa memicu terjadinya masalah. Maka dari itu, pemeriksaan sejak dini sangat dibutuhkan dan menjaga kesehatan ginjal adalah hal yang penting untuk dilakukan.

Jika gagal ginjal kronis sudah memasuki tahap yang cukup berat, maka pengidapnya harus menjalani terapi pengganti ginjal, misalnya cuci darah. Tujuannya untuk menjaga keberlangsungan hidup dan memperlambat kondisi ginjal menjadi semakin buruk.

Punya masalah kesehatan dan butuh saran dokter segera? Pakai aplikasi Halodoc saja! Lebih mudah menghubungi dokter lewat Video/Voice Call dan Chat. Dapatkan rekomendasi beli obat dan tips menjaga kesehatan dari dokter terpercaya. Yuk, download sekarang di App Store dan Google Play!

Baca juga: