Irish Bella Perdarahan Saat Hamil, Apa Penyebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Irish Bella Perdarahan Saat Hamil, Apa Penyebabnya?

Halodoc, Jakarta – Meski kandungannya telah menginjak 6 bulan, pesinetron Irish Bella masih sibuk dengan segala aktivitasnya. Akibat kesibukannya tersebut, istri dari Ammar Zoni ini dikabarkan mengalami perdarahan saat hamil. Kabar ini membuat sejumlah fans khawatir terhadap Irish Bella serta bayi kembar yang sedang dikandungnya. Setelah dilarikan ke rumah sakit, perdarahan yang dialami Irish Bella untungnya bukan kondisi serius.

Baca Juga: 6 Gangguan Kehamilan yang Muncul di Trimester Ketiga

Meski bukan kondisi serius, perdarahan yang terjadi pada trimester kedua kehamilan dapat menandakan masalah kehamilan. Kemungkinan penyebab perdarahan pada trimester kedua atau ketiga kehamilan meliputi:

  1. Plasenta Previa

Plasenta previa terjadi ketika plasenta letaknya terlalu rendah di dalam rahim. Akibatnya, sebagian atau seluruh plasenta menutupi pembukaan jalan lahir. Plasenta previa jarang terjadi pada kehamilan trimester ketiga. Plasenta previa yang menimbulkan perdarahan, namun tidak menimbulkan rasa sakit termasuk keadaan darurat yang membutuhkan perhatian medis segera.

  1. Solusio Plasenta

Solusio plasenta adalah kondisi ketika plasenta terlepas dari dinding rahim sebelum atau selama persalinan. Kondisi ini bisa menimbulkan perdarahan diantara plasenta dan uterus. Solusio plasenta bisa berbahaya bagi ibu dan bayi. Tanda dan gejala dari solusio plasenta adalah nyeri perut, gumpalan darah, rahim lunak dan nyeri punggung.

  1. Ruptur Uterus

Pada kasus yang jarang terjadi, bekas luka dari operasi caesar sebelumnya dapat robek selama kehamilan. Pecahnya uterus dapat mengancam jiwa dan membutuhkan operasi caesar darurat. Gejala dari ruptur uteri berupa nyeri hebat di perut.

Baca Juga: Ini 4 Pemeriksaan yang Berkaitan dengan Kehamilan

  1. Vasa Previa

Selain plasenta previa dan solusio previa, vasa previa termasuk kondisi yang sangat langka. Vasa previa timbul ketika pembuluh darah bayi yang berkembang di tali pusar atau plasenta melintasi lubang ke jalan lahir. Vasa previa bisa berbahaya bagi bayi karena pembuluh darah bisa sobek, sehingga menyebabkan bayi mengalami pendarahan hebat dan kehilangan oksigen. Tanda vasa previa termasuk detak jantung janin yang tidak normal dan perdarahan yang berlebihan.

  1. Persalinan Prematur

Pendarahan vagina di trimester akhir kehamilan mungkin pertanda bahwa tubuh sudah siap untuk melahirkan. Beberapa hari atau minggu sebelum persalinan dimulai, sumbat lendir yang menutupi pembukaan rahim akan keluar dari vagina. Biasanya ada sejumlah kecil darah di dalamnya. Jika perdarahan dan gejala persalinan dimulai sebelum minggu ke 37 kehamilan, hubungi dokter segera karena ibu mungkin akan mengalami persalinan prematur.

 

Selain beberapa kondisi di atas, penyebab lain yang ditandai dengan perdarahan pada akhir kehamilan adalah cedera pada serviks atau vagina, polip, kanker. Karena perdarahan vagina pada trimester berapa dapat menjadi tanda masalah, sebaiknya periksakan langsung ke dokter. Sekarang ibu bisa langsung buat janji dengan dokter lewat aplikasi Halodoc. Tinggal pilih dokter di rumah sakit terdekat atau sesuai dengan kebutuhan Ibu lewat Halodoc.

Kenakan pembalut agar ibu dapat melacak seberapa banyak darah yang dikeluarkan. Jangan lupa pula untuk mengamati  jenis darahnya, misalnya, apakah darah tersebut berwarna merah muda, coklat, atau merah dan apakah teksturnya halus atau penuh gumpalan. Bawa semua sampel untuk diuji oleh dokter. Jangan menggunakan tampon atau berhubungan seks saat Ibu masih mengalami perdarahan.

Baca Juga: 4 Mitos Ini Diyakini Sebagai Ciri Hamil Anak Laki-Laki

Biasanya dokter merekomendasikan USG untuk mengidentifikasi penyebab pendarahan yang Ibu alami. Ultrasonografi vagina dan perut sering dilakukan bersamaan sebagai bagian dari evaluasi.

Referensi:
WebMD. Diakses pada 2019. Bleeding During Pregnancy.
American Pregnancy. Diakses pada 2019. Bleeding During Pregnancy.