• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Jangan Lewatkan Hal Ini saat Merencanakan Kehamilan

Jangan Lewatkan Hal Ini saat Merencanakan Kehamilan

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta - Bagi pasangan yang tengah merencanakan kehamilan, hal tersebut bukanlah hal yang mudah dilakukan. Pasalnya, ada beberapa hal yang harus dipersiapkan sebelum menjalani promil, agar kesehatan ibu dan calon bayi terjaga dengan baik. Berikut sejumlah hal yang perlu dilakukan sebelum merencanakan kehamilan.

Baca juga: 5 Hal Ini Menunjukan Tanda Kehamilan yang Sehat

Apa Saja yang Perlu Dilakukan Sebelum Promil?

Sebagian besar pasangan yang telah resmi menikah pasti menginginkan adanya buah hati. Ada yang dengan mudah mendapatkan kehamilan, tetapi juga ada yang harus berjuang terlebih dulu untuk mendapatkannya. Jika program kehamilan direncanakan dengan baik dan matang, maka dapat menghindari terjadinya risiko saat kehamilan.

Kehamilan yang tidak direncanakan memiliki risiko yang lebih besar. Hal tersebut membuat calon orangtua tidak mengetahui adanya risiko penyakit turunan, sehingga dapat memengaruhi perkembangan janin. Lantas, hal-hal apa saja yang perlu diperhatikan sebelum merencanakan kehamilan?

1.Konsultasi

Seperti penjelasan sebelumnya, mengonsultasikan riwayat kesehatan calon orangtua diperlukan guna mengantisipasi adanya penyakit turunan. Sejumlah pemeriksaan yang dilakukan mulai dari penyakit genetik, kesehatan organ reproduksi, serta suplemen yang harus dikonsumsi. Dokter juga biasanya menyarankan untuk melakukan vaksinasi tertentu.

2.Konsumsi Makanan Sehat

Mengonsumsi makanan sehat diperlukan agar tubuh ibu memiliki gizi dan nutrisi yang cukup guna menunjang kehamilan. Makanan sehat dapat diperoleh dari kacang-kacangan, biji-bijian, atau daging. Untuk mendapatkan manfaatnya, konsumsi minimal 2 cangkir buah dan 2,5 cangkir sayuran per hari sebagai menu wajib. Selain itu, sediakan makanan tinggi kalsium, seperti susu dan yoghurt.

Baca juga: Waspada, Ini Kelainan dalam Kehamilan

3.Konsumsi Asam Folat

Wanita yang tengah merencanakan kehamilan disarankan untuk mengonsumsi asam folat sebanyak 400 mikrogram (mcg) per hari, minimal satu bulan sebelum hamil hingga di trimester pertama kehamilan. Kandungan asam folat mampu mengurangi risiko cacat tabung saraf pada bayi sebanyak 50-70 persen. Selain itu, asam folat juga mampu mencegah bayi cacat saat lahir.

4.Jangan Merokok dan Konsumsi Alkohol

Merokok, mengonsumsi alkohol, serta memakai NAPZA dapat menyebabkan keguguran pada janin, bayi prematur, serta berisiko lahir dengan berat badan rendah. Jika kebiasaan merokok terus dilakukan, akan memengaruhi kesuburan pada wanita dan menurunkan jumlah sperma pada pria.

5.Ingat Jadwal Ovulasi

Mencatat periode menstruasi dilakukan untuk mengetahui masa subur. Masa subur sendiri biasanya terjadi 12-14 hari sebelum menstruasi pertama. Tanda kesuburannya bisa dilihat dari suhu basal tubuh wanita, yaitu dengan perkiraan suhu normal di angka 35,5-36 derajat Celsius. Saat ovulasi, suhu tubuh akan meningkat sebanyak 0,5 derajat Celsius. Selain itu, masa subur juga bisa dilihat dari lendir serviks yang ditandai dengan cairan bening lengket di vagina.

6.Berat Badan Ideal

Seseorang dengan berat badan ideal akan lebih mudah untuk hamil. Jika ingin menentukannya, kamu bisa melakukan pemeriksaan indeks massa tubuh (IMT). Jika hasil menunjukkan angka yang terlalu rendah atau terlalu tinggi, maka peluang untuk hamil akan berkurang. Selain itu, memiliki berat badan yang tidak ideal dapat meningkatkan risiko komplikasi selama kehamilan, seperti berat badan lahir rendah dan kelahiran prematur.

Baca juga: Tips Berhubungan Intim Sesuai Trimester Kehamilan

Memiliki anak merupakan komitmen seumur hidup bagi orangtua. Bukan hanya kesehatan fisik saja yang diperlukan, mental dan finansial juga menjadi faktor penting saat merencanakan kehamilan. Untuk melakukan tahapan pemeriksaan yang telah disebutkan sebagai dasar program kehamilan, kamu bisa langsung menemui obgyn di rumah sakit terdekat, ya!

Referensi:
CDC. Diakses pada 2020. Planning for Pregnancy.
Parents. Diakses pada 2020. 20 Things All Couples Should Do Before Getting Pregnant.
Grow by WebMD. Diakses pada 2020. Your Prepregnancy Checklist.