Jangan Sembarangan, Ini 6 Fakta Penting Tentang Herpes Genital

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Herpes Genital, gangguan kelamin

Halodoc, Jakarta - Gangguan kelamin ini terjadi disebabkan adanya virus herpes simplex (HSV). Kondisi ini umumnya ditandai dengan bentol-bentol berair pada alat kelamin, anus, atau mulut. Herpes genital bisa menyebar melalui sentuhan, walau lebih sering menyebar melalui hubungan seksual.

Kondisi herpes genital ini merupakan penyakit yang sering terjadi, dan bisa terjadi baik pada wanita maupun laki-laki. Kendati demikian, wanita lebih berisiko mengalami virus ini dibanding laki-laki. Umumnya, kondisi ini terjadi pada orang yang aktif berhubungan intim. Perlu diwaspadai bahwa seorang ibu yang mengalami herpes genital juga bisa menularkannya pada bayinya saat melakukan persalinan normal.

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang herpes genital, berikut fakta yang perlu kamu ketahui:

1. Penyakit Kronis

Gangguan herpes genital, meskipun jarang menyebabkan kematian, penyakit ini bersifat kronis dan dapat bertahan selama bertahun-tahun bahkan seumur hidup. Penyakit ini menular melalui kontak seksual dan dapat dialami oleh pria maupun wanita. Meski pengobatan dapat membantu, jika sudah terkena, virus akan tetap ada dalam tubuh sehingga penyakit ini tidak bisa diobati secara permanen.

Baca juga: 3 Cara Atasi Masalah Herpes Genital

2. Bisa Menular Melalui Hubungan Intim Oral

Penyakit menular seksual tidak selalu tertular melalui hubungan intim. Herpes genital bisa menyebar selama aktivitas intim oral jika kamu atau pasangan kamu mengalami herpes simplex virus tipe 1 (HSV-1).

3. Pengobatan Hanya Mengurangi Kekambuhan

Seperti yang dituliskan sebelumnya, virus herpes genital tidak dapat diobati secara permanen, ia akan tetap ada di dalam tubuh jika sudah terkena virus. Obat-obatan hanya sekadar mengurangi kekambuhan penyakit ini. Herpes genital bersifat periodik, kemunculannya bergantung pada daya tahan tubuh pengidap. Bagi pengidap dewasa, herpes genital tidak berbahaya ataupun menyebabkan kematian. Namun pada ibu hamil, yang baru saja mengalami virus HSV akan sangat berbahaya bagi bayinya.

4. Terjangkit Herpes Bukan Berarti Selingkuh

Kamu bisa saja terinfeksi herpes genital pada usia 20 tahun dan virusnya akan muncul lagi saat berumur 40 tahun. Virus bisa tetap berada di sistem tubuh meskipun tidak aktif. Dalam beberapa kasus, kehidupan yang penuh stres dan penyakit lainnya dapat memancing virus ini untuk muncul.

Baca juga: Selain Menggunakan Kondom, Ini Cara Mencegah Herpes Genital

5. Herpes Tidak Memengaruhi Kesuburan

Perlu kamu ketahui bahwa penyakit herpes genital tidak dapat memengaruhi kesuburan. Herpes tidak memengaruhi kesuburan kamu dan ada banyak cara untuk memastikan virusnya tidak terkena bayi kamu.

6. Ada Faktor Risiko

Terdapat beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami herpes genital, yaitu:

  • Jenis kelamin. Berdasarkan kasus yang sudah terjadi, terlihat bahwa wanita lebih mudah mengalami infeksi herpes dibanding laki-laki.

  • Memiliki pasangan seksual lebih dari satu. Risiko kamu semakin meningkat dengan bertambahnya jumlah pasangan kamu. Penting untuk melakukan hubungan intim yang aman dan melakukan pemeriksaan secara teratur.

  • Sistem imun lemah. Hal ini membuat kamu lebih rentan terhadap infeksi virus.

Baca juga: Ini Alasan Herpes Genital Gampang Menular

Itulah yang perlu kamu ketahui mengenai herpes genital. Kamu perlu mewaspadai gejalanya dengan mengkomunikasikan gejala yang kamu curigai pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Diskusi dengan dokter di Halodoc dapat dilakukan via Chat atau Voice/Video Call kapan dan di mana saja. Saran dokter dapat diterima dengan praktis dengan cara download aplikasi Halodoc di Google Play atau App Store sekarang juga.

Referensi:
SELF. Diakses pada 2019. Herpes Facts Everyone Should Know.

Diperbarui pada tanggal 26 September 2019.