Jenis Pemeriksaan untuk Deteksi Abses Gigi

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Jenis Pemeriksaan untuk Deteksi Abses Gigi

Halodoc, Jakarta - Gigi yang indah adalah idaman bagi semua orang. Pasalnya, saat seseorang berbicara, gigi yang putih akan meningkatkan kepercayaan diri. Gigi yang tidak dirawat dapat menyebabkan banyak gangguan yang dapat menyebabkan rasa sakit. Salah satu gangguan pada gigi tersebut adalah abses gigi.

Gangguan yang disebabkan oleh infeksi tersebut dapat menyebabkan rasa nyeri dan bengkak. Kondisi tersebut dapat muncul karena seringnya mengonsumsi makanan manis dan tidak terawatnya gigi dengan baik. Walau begitu, terdapat banyak cara yang dilakukan untuk deteksi abses gigi. Simak ulasan berikut!

Baca juga: Begini 5 Pengobatan Dari Abses Gigi

Pemeriksaan untuk Deteksi Abses Gigi

Abses gigi adalah sebuah infeksi bakteri yang dapat menyebabkan nanah berkumpul di akar gigi dan gusi. Penyakit tersebut terjadi melalui lubang kecil karena infeksi pada tulang. Gangguan pada gigi ini terjadi karena kerusakan gigi yang parah, gigi berlubang yang tidak dirawat, dan trauma pada gigi.

Bakteri yang berasal dari gigi dan gusi tersebut dapat menyerang pipi, tenggorokan, bawah lidah, serta rahang. Abses gigi dapat menimbulkan rasa sakit ketika menyebabkan peradangan. Nanah tersebut akan berkumpul di area yang terinfeksi, sehingga, menimbulkan rasa sakit yang dahsyat.

Untuk mencegah timbul nyeri yang parah karena pertumbuhan nanah tersebut, deteksi abses gigi harus segera dilakukan. Pemeriksaan tersebut dapat dilakukan dengan memeriksa gigi dan area di sekitarnya. Setelah dokter melakukan wawancara, beberapa cara deteksi yang dapat dilakukan adalah:

  1. Pemeriksaan Fisik

Salah satu cara untuk deteksi abses gigi yang terjadi adalah dengan melakukan pemeriksaan fisik. Dokter akan memeriksa rongga mulut secara keseluruhan. Setelah itu, ahli medis tersebut akan melihat apakah terdapat nanah pada pada gigi atau gusi kamu. Jika kamu butuh pemeriksaan fisik, kamu bisa membuat janji dengan dokter di rumah sakit pilihanmu melalui Halodoc.

  1. Ketukan pada Gigi

Mengetuk gigi seseorang yang terdiagnosis penyakit gigi ini adalah salah satu cara untuk mendeteksi abses gigi. Pasalnya, gigi dari seseorang yang mengidap penyakit ini akan menjadi sensitif terhadap sentuhan atau tekanan. Rasa ngilu hingga nyeri akan terjadi apabila dipastikan mengidap abses gigi.

Baca juga: 5 Hal Ini Bisa Menyebabkan Abses Gigi

  1. Pemeriksaan Sinar X-Ray

Cara deteksi abses gigi lainnya adalah dengan melakukan pemeriksaan CT scan. Hasil dari pemeriksaan tersebut dapat membantu dokter untuk mengidentifikasi penyakit gigi tersebut. Selain itu, dokter juga dapat melihat penyebaran yang terjadi. Jika sudah tersebar luas, maka akan dilakukan pemeriksaan CT scan.

  1. Pemeriksaan CT scan

Cara mendeteksi abses gigi yang terakhir adalah dengan melakukan pemeriksaan CT scan. Hal ini dilakukan ketika infeksi yang terjadi sudah menyebar luas. Umumnya, pemeriksaan ini dilakukan jika infeksi telah sampai ke leher. Dengan cara ini, dokter dapat menilai seberapa parah penyakit ini terjadi.

Baca juga: Ini Penyebab Utama Abses Gigi yang Perlu Diketahui

Dalam kasus yang jarang terjadi, infeksi tersebut dapat berkembang menjadi parah. Abses gigi tersebut dapat menyebabkan tertutupnya jalur pernapasan, yang dapat menyebabkan seseorang kesulitan bernapas. Selain itu, abses gigi tersebut dapat menyebabkan mual, muntah, demam, kedinginan, dan berkeringat berlebihan.

Jika kamu mengalami abses gigi, kamu harus segera menemui dokter. Gunanya adalah untuk mengatasi gangguan pada gigi tersebut sedari dini. Lalu, jika kamu mengalami masalah pernapasan karena gangguan ini, segeralah ke rumah sakit untuk mendapat pengobatan.