03 April 2019

Jus Seledri Baik untuk Dikonsumsi Pengidap Kolesterol Tinggi, Benarkah?

Jus Seledri Baik untuk Dikonsumsi Pengidap Kolesterol Tinggi, Benarkah?

Halodoc, Jakarta - Selama ini kamu menjadikan seledri hanya sebagai pelengkap sajian sup. Hampir tidak ada satu jenis masakan yang menjadikannya sebagai bahan utama masakan. Seledri memiliki fungsi penting untuk menyedapkan masakan serta memiliki manfaat kesehatan yang cukup besar.

Kamu bisa mendapatkan manfaat seledri secara optimal dengan mengolahnya menjadi jus seledri. Konsumsi jus seledri secara rutin dinilai mampu memerangi berbagai penyakit dan terbukti baik untuk mereka yang mengidap kolesterol tinggi.

Daun dan batang seledri memiliki banyak serat dan air sehingga sayuran ini sudah pasti baik untuk pencernaan. Tidak hanya itu, berdasarkan sebuah penelitian yang dilakukan oleh para ahli dari University of Singapore, dihasilkan fakta bahwa rutin makan daun seledri membantu mencegah datangnya hipertensi.

Hal ini karena kandungan ekstrak heksana di dalam seledri dapat membantu menurunkan tekanan darah. Selain itu, di dalam daun seledri terdapat kandungan metanol dan etanol yang membuat sirkulasi darah meningkat sekaligus mengatasi peradangan pada pembuluh darah. Untuk mendapatkan manfaat penurunan tekanan darah ini, pakar kesehatan menyarankan untuk mengonsumsi jus seledri sebanyak satu gelas setiap hari.

Baca Juga: 5 Tips Bagi Ibu Hamil yang Tidak Suka Makan Sayur

Seledri dikenal mampu menurunkan kolesterol darah dengan efektif. Salah satu kandungan seledri adalah  senyawa kimia bernama 3-n-butylphthalide yang memiliki efek positif pada pengurangan kolesterol jahat  atau disebut juga low-density lipoprotein dalam aliran darah. Senyawa tersebut akan membantu sekresi asam empedu atau steroid yang berperan dalam menurunkan kolesterol.

Dengan turunnya kadar kolesterol ini, maka hal ini memengaruhi tekanan darah. Efek dari senyawa 3-n-butylphthalide juga mengurangi sekresi hormon stres dan melemaskan otot-otot di sekitar pembuluh darah sehingga melancarkan aliran darah.

Konsumsi daun seledri juga memberikan nutrisi anti peradangan seperti antioksidan berupa flavonoid dan polifenol. Berbagai kandungan antioksidan ini membantu tubuh melawan paparan buruk dari radikal bebas dan stres oksidatif. Hal ini mencegah datangnya kanker, penyakit jantung, radang sendi, infeksi ginjal, infeksi hati, asam urat, sindrom iritasi usus besar, serta infeksi saluran kemih.

Resep Jus Seledri Sehat

Jika kamu takut rasanya pahit atau tidak sedap, kamu tidak perlu takut! Beberapa resep jus seledri ini bisa kamu coba untuk menurunkan kadar kolesterol dalam tubuhmu.

  • Apel, Wortel, dan Seledri

Resep jus penurun kolesterol yang pertama adalah jus yang mencampurkan tiga jenis bahan ini. Resep ini dapat menurunkan kolesterol  karena banyaknya kandungan vitamin dan nutrisi yang terdapat dalam buah dan sayur tersebut. Cukup sediakan 2 buah wortel, 2 lembar daun seledri, dan 2 buah apel hijau. Campurkan ketiganya dalam juicer atau blender. Jika masih terasa pahit, kamu dapat menambahkan pemanis alami seperti madu sesuai selera.

  • Apel, Lemon, Paprika, dan Seledri

Resep ini sama saja dengan jus sebelumnya, hanya saja wortel diganti dengan lemon dan paprika. Sediakan 2 buah apel hijau,  2 lembar daun seledri, 2 buah paprika, dan 1 iris lemon (tidak dikupas). Campur bahan tersebut dan masukkan ke dalam juicer atau blender. Tambahkan madu sebagai pemanisnya.

  • Apel, Seledri, Timun, Jahe, Jeruk Nipis

Untuk kamu yang menginginkan sensasi hangat dan sedikit rasa asam, ini adalah resep yang cocok. Siapkan 3 buah apel, 2 buah daun seledri, 1 buah mentimun, 1 buah jahe, dan 1 jeruk nipis. Potong semua bahan tersebut menjadi kecil-kecil, kemudian haluskan semua bahan dalam blender.

Baca Juga: Lebih Bagus Mana Makan Buah Langsung atau Dijus

Jus seledri memang baik untuk pengidap kolesterol, namun jika kolesterol sudah jauh melebihi ambang batas, tak ada salahnya konsumsi obat anti kolesterol. Untuk lengkapnya, kamu bisa tanyakan langsung ke Halodoc. Dokter-dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu. Caranya, cukup download aplikasi  Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Talk to a Doctor kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat.