13 March 2019

Kenali 7 Fakta Penting Tentang Bursitis

kenali--x-fakta-penting-tentang-bursitis-halodoc

Halodoc, Jakarta – Berolahraga memang adalah aktivitas yang bisa memberi banyak manfaat baik untuk kesehatan tubuh bila dilakukan secara rutin. Tapi tahukah kamu, olahraga yang dilakukan terlalu berlebihan bisa membuat kamu berisiko mengalami bursitis lho. Apalagi bila kamu melakukan olahraga yang banyak mengulang satu pergerakan.

Bursitis sendiri adalah peradangan atau pembengkakan yang terjadi pada bursa. Bursa merupakan kantong yang berisi cairan pelumas yang terletak di sekitar sendi. Kantong tersebut penting untuk mengurangi gesekan dan iritasi yang berpotensi terjadi di antara tulang dan tendon. Yuk, ketahui fakta penting lainnya tentang bursitis di sini.

1. Bursitis Terjadi karena Sering Mengulang Gerakan

Melakukan gerakan berulang pada otot, sendi, dan tendon di sekitar bursa bisa memicu terjadinya bursitis. Misalnya, kamu berulang kali menekuk dan meluruskan siku saat berolahraga, mengangkat beban yang terlalu berat pada bahu, berjalan atau berlari terlalu lama yang berisiko menyebabkan pergelangan kaki terkilir, dan berlutut atau menyandarkan siku pada permukaan yang keras.

2. Bursitis Paling Sering Dialami Orang yang Sistem Kekebalan Tubuhnya Rendah

Bursitis juga bisa disebabkan oleh bakteri yang disebut juga bursitis septik. Kondisi ini paling sering terjadi pada orang-orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang rendah. Misalnya, akibat konsumsi alkohol berlebihan, penyakit HIV/AIDS, diabetes, gangguan ginjal dan efek samping kemoterapi.

Selain merasakan rasa sakit, pengidap bursitis septik juga akan mengalami gejala tambahan berupa kerusakan kulit di area yang mengalami peradangan, selulitis atau infeksi pada lapisan kulit dalam, dan demam tinggi sampai menggigil.

3. Bursitis Juga Bisa Disebabkan oleh Penyakit

Penyakit juga bisa menjadi penyebab bursitis, antara lain rheumatoid arthritis, penyakit asam urat, ankylosing spondylitis, dan skleroderma.

Baca juga: 5 Penyakit yang Bisa Memicu Terjadinya Bursitis

4. Bagian Tubuh yang Terkena Bursitis akan Terasa Sakit Bila Ditekan

Bursitis bisa dikenali dari gejala utamanya berupa rasa sakit dan kemerahan di sekitar area yang meradang. Rasa sakit ini biasanya akan semakin meningkat saat bagian tubuh tersebut digerakkan atau ditekan. Selain terasa sakit, area yang terkena bursitis juga akan terasa kaku dan membengkak. Bursitis sebenarnya bisa terjadi di bagian tubuh mana saja, namun umumnya paling sering terjadi di pinggul, lutut, siku dan bahu.

5. Bursitis Bisa Disembuhkan dengan Perawatan Sendiri di Rumah

Berita baiknya, hampir kebanyakan kasus bursitis tidak perlu ditangani di rumah sakit. Kondisi ini bisa disembuhkan dengan melakukan perawatan sendiri di rumah. Untuk mengurangi rasa sakit, kamu bisa mengonsumsi obat-obatan, seperti ibuprofen atau paracetamol yang diresepkan oleh dokter. Sedangkan diclofenac atau naproxen, berguna untuk meredakan peradangan dan pembengkakannya. Tapi, untuk bursitis yang disebabkan oleh infeksi bakteri, dokter akan meresepkan antibiotik.

Baca juga: 4 Cara Mengatasi Bursitis di Rumah

6. Pada Kasus Bursitis yang Parah, Operasi Pengangkatan Bursa Bisa Dilakukan

Biasanya pada kasus septic bursitis  yang sudah tidak bisa diobati lagi dengan menggunakan antibiotik, dokter akan menganjurkan untuk melakukan prosedur operasi pengangkatan bursa.

7. Diet Bisa Mencegah Bursitis

Ini karena kelebihan berat badan juga bisa menyebabkan bursitis. Selain berdiet, kamu juga perlu melakukan pemanasan sebelum berolahraga agar terhindar dari bursitis. Cara mencegah bursitis lainnya, antara lain beristirahat secara teratur bila sedang melakukan aktivitas fisik yang melibatkan gerakan berulang-ulang pada satu bagian otot, latihan untuk melenturkan dan menguatkan otot, serta memakai alat pelindung saat berkendara atau berolahraga.

Baca juga: Begini 5 Cara untuk Mencegah Bursitis

Nah, itulah ketujuh fakta penting tentang bursitis yang perlu kamu tahu. Untuk membeli obat-obatan yang kamu perlukan untuk mengatasi bursitis, gunakan saja aplikasi Halodoc. Enggak perlu repot-repot keluar rumah, tinggal order saja lewat aplikasi dan pesananmu akan diantar dalam waktu satu jam. Jadi, tunggu apa lagi? Download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.