05 October 2018

5 Penyakit yang Bisa Memicu Terjadinya Bursitis

5 Penyakit yang Bisa Memicu Terjadinya Bursitis

Halodoc, Jakarta - Semua orang pasti pernah merasakan nyeri tulang dan sendi. Namun, bagaimana jika kondisi tersebut berkelanjutan? Mungkin saja kamu mengalami bursitis. Penyakit ini merupakan peradangan pada bursa yang terletak pada bawah kulit atau sendi bagian atas. Bursa atau bisa disebut kantung cairan mempunyai peran sebagai bantalan antara tulang dan tendon.

Bursa memiliki fungsi agar tulang, sendi, dan otot tidak mengalami gesekan satu sama lain ketika digerakkan. Terdapat 150 bursa dalam tubuh manusia dan mungkin saja mengalami kerusakan karena cedera atau suatu penyakit. Bursitis sering terjadi pada bahu dan lutut yang terbilang sebagai sendi besar.

Bursitis yang disebabkan cedera terjadi karena gerakan berulang pada otot, sendi, dan tendon yang berada di sekitar bursa. Ketika tubuh mengangkat beban yang sangat berat dan bahu tidak dapat menahannya, kondisi tersebut dapat membuat area di sekitar bahu mengalami bursitis.

Seorang dokter dapat memutuskan pengidap dipastikan mengalami bursitis berdasarkan gejala, pemeriksaan tubuh bagian luar yang sakit, dan aktivitas fisiknya. Ketika orang tersebut demam, dokter akan mengambil sampel cairan dari bursa dan diteliti apakah benar ia mengidap bursitis atau tidak. Apabila tidak juga sembuh, akan dilakukan pemeriksaan dengan pemindaian MRI untuk melihat apakah ada robekan tendon di area tersebut.

Penyakit yang Dapat Memicu Bursitis

Bursitis dapat disebabkan oleh banyak hal, seperti cedera, kecelakaan, infeksi, dan bakteri. Selain itu, bursitis juga bisa disebabkan oleh komplikasi suatu penyakit. Penyakit-penyakit tersebut adalah:

Rheumatoid Arthritis

Rheumatoid arthritis adalah peradangan kronis pada sendi yang dapat menyebabkan rasa sakit dan kaku pada persendian hingga bursitis. Penyakit ini dapat menghancurkan jaringan persendian dan bentuk tulang. Bahkan pada penyakit ini, efeknya dapat sangat berpengaruh pada aktivitas sehari-hari, karena dapat menyebabkan sulit berjalan dan menggunakan tangan.

Ankylosing Spondylitis

Ankylosing spondylitis adalah salah satu penyakit kronis yang dapat menyebabkan tulang belakang mengalami peradangan dan juga sendi panggul dan lutut hingga bursitis. Penyakit ini juga dapat membuat ruas tulang belakang melebur, sehingga pengidapnya sulit bergerak dan menjadi bungkuk.

Skleroderma

Skleroderma juga penyakit yang dapat menyebabkan bursitis. Penyakit ini terjadi ketika tubuh menyerang sistem imunitasnya sendiri. Skleroderma dapat menyebabkan nyeri sendi hingga bursitis. Untuk mengatasi nyeri sendi tersebut, pengidap harus meminum obat anti-inflamasi non-steroid, agar bursa dapat kembali bekerja dengan normal.

Asam Urat

Asam urat adalah salah satu penyakit yang menyebabkan bursitis. Asam urat terjadi ketika tubuh tidak dapat memecah metabolisme nukleotida purin dari makanan. Jika tubuh terlalu memproduksi banyak asam urat, ginjal tidak mampu menghapusnya dari darah secara alami. Tingkat asam urat dalam tubuh pun akan meningkat. Hal tersebut dapat menyebabkan pembengkakan pada sendi jempol kaki dan menyebabkan bursitis.

Obesitas

Bursitis juga dapat disebabkan oleh obesitas. Obesitas terjadi ketika berat tubuh melebihi batas ideal. Obesitas dapat menyebabkan bursitis, karena tubuh bagian kaki tidak kuat untuk menahan berat tubuh. Akibatnya, sendi-sendi kaki tertekan dan mengalami peradangan atau bursitis.

Itulah 5 penyakit yang dapat menyebabkan bursitis. Jika kamu merasakan nyeri pada sendi, segera diskusikan dengan dokter dari Halodoc. Caranya mudah, hanya dengan download aplikasi dari Halodoc di Apps Store atau Play Store.

Baca juga: