• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kenali Bahan Makanan yang Dapat Memicu Kanker

Kenali Bahan Makanan yang Dapat Memicu Kanker

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
undefined

Halodoc, Jakarta - Makanan yang dikonsumsi bisa memengaruhi risiko seseorang terkena jenis kanker tertentu. Ada beberapa bahan makanan yang dikaitkan dengan risiko kanker. Mengonsumsi suatu makanan atau minuman dalam jumlah sedang mungkin akan baik-baik saja. Namun, apabila dikonsumsi dalam jumlah besar seumur hidup, setiap hari, maka bisa menjadi masalah. Termasuk serangan kanker. 

Untuk memastikan tubuh tetap sehat, penting untuk membatasi beberapa jenis bahan makanan. Salah satu cara untuk melindungi diri dari setiap jenis kanker, yaitu dengan menjalani gaya hidup sehat. Lantas, apa saja bahan makanan yang bisa memicu kanker?

Baca juga: Inilah Pola Makan Sehat yang Bisa Mencegah Kanker

Bahan Makanan yang Bisa Memicu Kanker

Beberapa bahan makanan bisa meningkatkan risiko diabetes tipe 2 dan obesitas, yang berhubungan dengan jenis kanker tertentu. Beberapa makanan lain mengandung karsinogen yaitu zat berbahaya yang mampu menyebabkan kanker. Berikut ini beberapa bahan makanan yang bisa memicu kanker:

1.Minyak Terhidrogenasi (Minyak Nabati)

Bahan kimia ditambahkan yang menghasilkan tingkat asam lemak omega-6 yang lebih tinggi yang menyebabkan penyakit jantung dan kanker. Untuk menyeimbangkannya, konsumsi suplemen omega-3 harian dalam makanan. 

2.Makanan yang Sangat Asin

Makanan yang sangat asin, diasinkan, atau diasapi mengandung nitrat. Makanan ini bertindak sebagai pengawet sekaligus menambah warna pada bahan makanan. Namun, tubuh mengubahnya menjadi N-nitroso yang dikaitkan dengan peningkatan kanker yang lebih besar. Contoh makanan ini, yaitu daging asam dan acar. 

3.Tepung Putih Olahan

Pabrik pengolahan tepung akan memutihkan tepung dengan bahan kimia yang disebut gas klorin untuk membuat tepung lebih putih. Tepung putih olahan memiliki tingkat glikemik lebih tinggi yang meningkatkan kadar gula darah dan insulin. Tumor kanker di seluruh tubuh akan tumbuh subur dan berkembang pesat dengan kadar gula darah yang tinggi. 

Baca juga: Ketahui Jenis Tumor Jinak yang Bisa Muncul di Tubuh

4.GMO’s (Genetically Modified Organisms) 

Zat ini sudah diperkenalkan ke semua makanan selama 30 tahun terakhir. Ini adalah bahan makanan dengan kandungan kimia tambahan atau genetika yang diatur untuk memungkinkan pertumbuhan lebih cepat dalam iklim yang lebih keras, permukaan air rendah, dan dikelilingi oleh serangga. 

GMO dapat merusak sistem kekebalan tubuh manusia dan menciptakan pertumbuhan prakanker. Beberapa negara sudah melarang penggunaan GMO. Food and Drug Administration (FDA) tidak memiliki prosedur pengujian untuk makanan transgenik.

Sayangnya, hampir semua biji-bijian, termasuk kedelai, gandum, dan jagung sudah ditanami melalui GMO di Amerika Serikat. Parahnya lagi GMO tidak harus dicantumkan pada label makanan. 

5.Gula Rafinasi

Gula rafinasi akan melonjak dan meningkatkan kadar insulin. Fruktosa dan high-fructose corns syrup (HFCS) adalah pemanis umum yang murah yang digunakan sebagai bahan banyak makanan. Sel kanker memetabolisme dan tumbuh pesat dengan gula ini. Kue, pai, biskuit, soda, jus, saus, dan sereal merupakan beberapa makanan yang mengandung gula ini. 

Baca juga: Miom dan Tumor, Lebih Bahaya Mana?

Penanganan Kanker dengan Makan

Di satu sisi, makanan bisa memicu kanker, di sisi lain makanan juga berperan penting dalam mencegah beberapa jenis kanker. Pengidap kanker membutuhkan nutrisi yang baik supaya bisa mengatasi tuntutan fisik penyakit dan kerasnya perawatan medis dengan lebih baik. 

Nutrisi bagi pengidap kanker merupakan hal penting karena berbagai alasan, yaitu:

  • Sistem kekebalan tubuh perlu diperkuat.
  • Pola makan bisa disesuaikan untuk mengatasi berbagai gejala, seperti sembelit, diare, atau mual. 
  • Kehilangan nafsu makan atau peningkatan metabolisme berarti bahwa makanan berenergi tinggi perlu dikonsumsi sehari-hari.
  • Protein ekstra diperlukan untuk mencegah hilangnya otot akibat penurunan berat badan akibat sakit. 

Itulah yang perlu diketahui mengenai hubungan makanan dengan penyakit kanker. Jika kamu memiliki risiko kanker, segera berdiskusi dengan dokter melalui aplikasi Halodoc mengenai penanganannya. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga!

Referensi:
Better Health. Diakses pada 2021. Cancer and food
Healthline. Diakses pada 2021. 6 Foods That May Increase Your Risk of Cancer
Cancer. Diakses pada 2021. Food and Cancer Risk