• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kenali Faktor Risiko Terjadinya Orchitis pada Pria

Kenali Faktor Risiko Terjadinya Orchitis pada Pria

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
undefined

Halodoc, Jakarta – Orchitis adalah salah satu penyakit kelamin yang perlu diwaspadai para pria. Pasalnya, penyakit yang menyerang buah zakar (testis) ini tidak hanya bisa menyebabkan rasa nyeri pada organ kelamin kelamin tersebut, tapi juga memengaruhi kesuburan.

Orchitis biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri atau virus. Ada beberapa faktor yang bisa membuat pria lebih rentan terkena penyakit kelamin ini. Ketahui faktor risiko dan penyebab orchitis menyerang laki-laki di sini agar kamu bisa mewaspadai penyakit tersebut.

Baca juga: Orchitis Sebabkan Pria Mandul, Mitos atau Fakta?

Penyebab Orchitis

Infeksi bakteri atau virus bisa menyebabkan seorang pria mengalami peradangan pada salah satu atau kedua testisnya sekaligus. Kondisi ini yang dikenal sebagai orchitis. Namun, ada kalanya penyebab orchitis menyerang laki-laki tidak diketahui.

Orchitis yang disebabkan oleh infeksi bakteri sering dikaitkan dengan atau akibat epididimitis. Epididimitis biasanya disebabkan oleh infeksi pada uretra atau kandung kemih yang menyebar ke epididimis. 

Orchitis menyerang laki-laki juga sering disebabkan oleh bakteri penyebab infeksi menular seksual (IMS), seperti gonore, klamidia dan sifilis. Itulah mengapa orchitis sering menyerang laki-laki yang berusia antara 19-35 tahun dan aktif secara seksual. Selain itu, kelainan bawaan pada saluran kemih atau pemasangan kateter atau alat medis di dalam penis bisa menjadi penyebab orchitis.

Sementara virus yang biasanya menjadi penyebab orchitis adalah virus gondong. Hampir sepertiga pria yang terkena gondongan setelah pubertas mengalami orchitis. Penyakit kelamin tersebut biasanya terjadi 4-7 hari setelah munculnya gondongan.

Baca juga: 2 Orang Ini Punya Risiko Terkena Gondongan

Faktor Risiko Terjadinya Orchitis

Ada beberapa faktor, baik yang berkaitan dengan perilaku seksual maupun tidak yang bisa menjadi penyebab orchitis menyerang laki-laki.

Faktor risiko orchitis non-seksual, antara lain:

  • Tidak mendapatkan imunisasi untuk penyakit gondongan.
  • Mengalami infeksi saluran kemih berulang.
  • Menjalani operasi yang melibatkan alat kelamin atau saluran kemih.
  • Terlahir dengan kelainan pada saluran kemih.

Selain itu, orchitis menyerang laki-laki dengan perilaku seksual, seperti:

  • Sering bergonta-ganti pasangan seksual.
  • Berhubungan seksual dengan orang yang mengidap IMS.
  • Berhubungan seksual tanpa mengenakan kondom.
  • Memiliki riwayat IMS.

Cara Mencegah Orchitis

Dengan mengetahui faktor risiko dan penyebab orchitis menyerang laki-laki, kamu bisa merencanakan tindakan pencegahan terhadap penyakit tersebut. Mendapatkan imunisasi gondongan adalah cara yang efektif mencegah orchitis akibat infeksi virus.

Vaksin gondongan biasanya terdapat dalam imunisasi MMR (measles, mumps, rubella). Imunisasi ini sebenarnya diberikan pada masa kanak-kanak. Namun, orang dewasa yang belum pernah mendapatkan vaksin MMR dan memiliki risiko tinggi terpapar virus penyebab gondongan juga dianjurkan untuk segera mendapatkan imunisasi tersebut.

Selain itu, mempraktikkan perilaku seksual yang aman juga penting untuk mencegah orchitis akibat bakteri penyebab IMS. Hindari bergonta-ganti pasangan seksual dan sebaiknya gunakan kondom saat berhubungan seksual untuk mengurangi risiko IMS.

Para pria yang sudah berusia di atas 50 tahun juga dianjurkan untuk memeriksakan prostat saat pemeriksaan fisik tahunan.

Waspada Gejala Orchitis

Bila kamu termasuk kelompok orang yang berisiko terkena orchitis dan sudah mengetahui penyebab orchitis, penting bagi kamu untuk mewaspadai gejala-gejalanya. Gejala orchitis menyerang laki-laki biasanya berkembang secara tiba-tiba dan bisa meliputi:

  • Bengkak di salah satu atau kedua testis.
  • Nyeri mulai dari yang ringan sampai berat.
  • Demam.
  • Mual dan muntah.
  • Tidak enak badan.

Sebaiknya segera periksakan diri ke dokter bila kamu mengalami gejala-gejala orchitis menyerang laki-laki. Kamu juga bisa menghubungi dokter melalui aplikasi Halodoc untuk minta saran kesehatan. Melalui Video/Voice Call dan Chat, dokter bisa membantu merekomendasikan obat yang tepat untuk mengatasi gejala orchitis.

Baca juga: Begini Cara Perawatan Mandiri Penyakit Orchitis

Itulah faktor risiko dan penyebab orchitis menyerang laki-laki yang perlu diwaspadai. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga untuk membantu kamu mendapatkan solusi kesehatan terlengkap dengan mudah.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2021. Orchitis.
WebMD. Diakses pada 2021. Orchitis (Inflammation of the Testicle)