• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kenali Fungsi Usus Besar dalam Proses Pencernaan Makanan
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kenali Fungsi Usus Besar dalam Proses Pencernaan Makanan

Kenali Fungsi Usus Besar dalam Proses Pencernaan Makanan

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 04 Februari 2022

“Fungsi usus besar sangat penting dalam proses pencernaan. Usus besar menyerap air, mineral, dan beberapa nutrisi yang tersisa dari makanan yang dikonsumsi. Fungsi usus besar juga menjaga populasi lebih dari 500 spesies bakteri yang bekerja di dalam usus besar.”

Kenali Fungsi Usus Besar dalam Proses Pencernaan Makanan

Halodoc, Jakarta – Usus besar adalah salah satu bagian penting dari saluran pencernaan. Usus besar merupakan serangkaian organ yang dimulai dengan mulut dan berakhir dengan anus, pembukaan rektum. Artinya, fungsi usus besar sangat penting dalam proses pencernaan

Makanan yang kamu makan melewati mulut melalui kerongkongan, menuju perut, kemudian ke usus kecil. Organ-organ ini memecah makanan menjadi potongan yang diserap tubuh dan digunakan untuk energi. Pada saat makanan yang kamu makan sampai di usus besar, sebagian besar proses pencernaan sudah selesai. 

Fungsi Usus Besar pada Sistem Pencernaan

Fungsi usus besar adalah menyerap air, mineral, dan beberapa nutrisi yang tersisa dari makanan. Hal ini akan mengubah sisah limbah menjadi feses dan dikeluarkan melalui proses buang air besar. Rektum akan menyimpan tinja atau feses sampai tubuh merasa perlu untuk mengeluarkannya melalui buang air besar. 

Ada empat fungsi usus besar yang paling utama, yaitu:

  • Reabsorpsi air dan ion mineral seperti natrium dan klorida.
  • Pembentukan dan penyimpanan sementara feses.
  • Mempertahankan populasi lebih dari 500 spesies bakteri.
  • Fermentasi bakteri dari bahan yang tidak dapat dicerna.

Pada saat bahan makanan yang dicerna sebagian mencapai ujung usus halus (ileum), sekitar 80 persen kandungan air telah diserap. Usus besar menyerap sebagian besar air yang tersisa. Saat bahan makanan sisa bergerak melalui usus besar, ia bercampur dengan bakteri dan lendir. Kemudian dibentuk menjadi tinja untuk penyimpanan sementara sebelum dibuang

Diperkirakan ada sekitar 500 spesies bakteri berbeda yang ditemukan menghuni usus besar orang dewasa. Sebagian bakteri ini hanya dapat bertahan hidup di lingkungan bebas oksigen dan disebut sebagai anaerob. Bakteri ini memfermentasi beberapa komponen makanan yang tidak dicerna, mengubahnya menjadi asam lemak rantai pendek (SCFA) dan melepaskan gas seperti karbon dioksida hidrogen dan metana. SCFA seperti asam asetat, propionat, dan butirat kemudian berfungsi sebagai sumber energi bagi bakteri serta sel-sel yang melapisi usus besar. 

Tips Menjaga Kesehatan Usus Besar

Masalah yang dapat berkembang di usus besar yaitu sembelit, peradangan, dan kanker. Berikut ini beberapa tips umum untuk menjaga usus besar bekerja dengan baik:

  • Mulailah skrining rutin untuk kanker usus besar pada usia 50 tahun, atau ketika dokter merekomendasikannya. Hal ini akan tergantung pada riwayat keluarga juga.
  • Pertahankan berat badan yang sehat.
  • Berolahraga secara teratur.
  • Konsumsi makanan yang berserat, seperti sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian dalam setiap jadwal makan.
  • Kurangi konsumsi daging merah dan daging olahan, seperti sosis.
  • Berhenti merokok dan batasi asupan alkohol.

Tanda-tanda peringatan adanya masalah pada usus besar yaitu berupa:

  • Perubahan kebiasaan buang air besar.
  • Kembung.
  • Sakit perut.
  • Sembelit.
  • Diare.
  • Tinja berdarah.

Usus besar berada di rongga perut bagian bawah dari pinggang ke bawah. Posisinya mengelilingi usus kecil, yang bentuknya semacam tanda tanya persegi, dengan ekor yang berakhir di lubang anus. 

Beri tahu dokter segera jika kamu memiliki gejala-gejala yang disebutkan di atas. Cara terbaik untuk mengatasi masalah pada usus besar yaitu dengan mendapatkan diagnosis sedini mungkin. Kamu juga bisa bertanya pada dokter di aplikasi Halodoc dan menyampaikan keluhan yang kamu alami. Yuk, segera download aplikasi Halodoc sekarang juga!

Referensi:
Cleveland Clinic. Diakses pada 2022. Large Intestine (Colon)
University Hospitals. Diakses pada 2022. The Digestive Process: The Large Intestine
News Medical. Diakses pada 2022. What Does the Large Intestine Do?
Science Learn. Diakses pada 2022. ARTICLE
Large intestine function