19 October 2018

Kenali Penyebab Anovulasi, Kondisi Tidak Terlepasnya Sel Telur Wanita

Kenali Penyebab Anovulasi, Kondisi Tidak Terlepasnya Sel Telur Wanita

Halodoc, Jakarta - Siklus menstruasi memengaruhi kadar hormon yang naik dan turun untuk mencapai ovulasi pada tubuh wanita. Ovulasi terjadi apabila ovarium melepaskan sel telur yang telah siap untuk kehamilan. Dalam beberapa siklus menstruasi dapat terjadi sel telur tidak matang, sehingga tidak berovulasi atau biasa disebut dengan anovulasi. Hal tersebut dapat membuat siklus menstruasi tidak teratur hingga tidak mendapat menstruasi sama sekali.

Perubahan-perubahan hormon pada siklus menstruasi hanya memberikan beberapa hari saja setiap bulannya yang dapat memberi peluang wanita untuk hamil atau disebut dengan masa subur. Ovulasi terjadi karena adanya rangsangan hormon FSH dan hormon LH. Hormon LH berfungsi agar sel telur dilepaskan pada saluran fallopi, sedangkan hormon FSH merangsang pematangan telur.

Lalu, di sekeliling sel telur tersebut akan menghasilkan hormon lainnya yaitu estrogen dan progesteron. Fungsi dari kedua hormon tersebut adalah membuat dinding rahim menjadi tebal dan membuat sel telur yang ada dapat bertahan juga berkembang. Namun, sel telur tidak kunjung matang, sehingga menyebabkan anovulasi.

Anovulasi dapat diwaspadai sejak dini apabila kamu dan pasangan ingin segera memiliki anak. Caranya yaitu dengan memperhatikan penyebab terjadinya kerusakan sel telur yang dapat membuat gagalnya ovulasi, sehingga masalah gangguan kehamilan dapat dicegah dengan cepat dan mudah.

Penyebab Anovulasi

Anovulasi adalah gangguan pada sistem reproduksi wanita ketika sel telur wanita atau ovum gagal matang, sehingga tidak dapat dibuahi oleh sperma. Hal tersebut terjadi karena sel telur tersebut tidak dilepaskan oleh indung telur (ovarium) dan masuk ke tuba fallopi. Untuk menghindarinya, wanita harus menjaga kesuburan sistem reproduksi.

Penyebab anovulasi terjadi karena proses kehamilan yang normal membutuhkan sistem reproduksi yang subur. Setiap wanita yang sistem reproduksinya subur akan memproduksi satu sel telur secara rutin tiap bulannya tiap masa subur. Biasanya, masa subur tersebut terjadi pada hari ke-12 hingga ke-16 setelah siklus haid hari pertama.

Ketika wanita memasuki masa subur, sel telur yang sudah matang akan dilepaskan oleh indung telur dan telah siap untuk dibuahi. Sangat disarankan untuk pasangan suami istri yang sedang melakukan program kehamilan untuk melakukan hubungan intim. Program kehamilan akan berhasil dengan mudah jika sel telur tidak mendapatkan masalah seperti gagal matang.

Pada sebuah studi, sekitar 6-15 persen wanita ketika masa subur dapat dipengaruhi oleh terjadinya anovulasi. Kesuburan seorang wanita yang mengalami masalah karena gagal matang pada sel telur dapat mempersulit terjadinya proses kehamilan. Hal tersebut berbeda dengan wanita yang ovulasinya tidak teratur.

Banyak faktor yang dapat memengaruhi gagal matangnya sel telur pada wanita. Namun, penyebab paling umum ketika terjadinya gagal matang pada sel telur yaitu adalah faktor hormonal dan masalah obesitas. Selain itu, tidak seimbangnya produksi hormon yang berkaitan dengan sistem reproduksi wanita dapat menjadi penyebab utama anovulasi.

  1. Keseimbangan Hormon Terganggu

Keseimbangan hormon yang terganggu dapat menjadi salah satu penyebab terjadinya gagal ovulasi yaitu PCOS (Polycystic Ovary Syndrome). PCOS mengakibatkan hormon menjadi kesulitan untuk mengatur keseimbangan pelepasan sel telur, lalu haid tidak teratur dan akhirnya terjadilah infertilitas. Banyak kasus gagal matangnya sel telur dikarenakan gangguan dari PCOS dan sifatnya turun-temurun.

  1. Obesitas

Obesitas atau kelebihan berat badan juga dapat berakibat pada gagal matangnya sel telur selain karena tidak seimbangnya hormon. Banyak hasil penelitian yang mengambil kesimpulan apabila obesitas berkaitan dengan erat dengan anovulasi pada wanita. Hal itu disebabkan karena obesitas dapat mengakibatkan terjadinya disfungsi ovarium maupun infertilitas.

Itulah penyebab-penyebab terjadinya anovulasi. Jika kamu masih ada pertanyaan tentang hal ini, dokter-dokter dari Halodoc siap membantu. Caranya mudah, yaitu dengan download aplikasi Halodoc di smartphone kamu. Kamu juga bisa membeli obat di Halodoc. Kamu enggak perlu keluar rumah, karena pesananmu akan diantarkan dan sampai dalam waktu kurang dari satu jam!

Baca juga: