halodoc-banner
  • Kamus Kesehatan A-Z
  • Perawatan Khusus keyboard_arrow_down
  • Cek Kesehatan Mandiri keyboard_arrow_down
close
halodoc-logo
Download app banner

sign-in logo Masuk

home icon Beranda


Layanan Utama

keyboard_arrow_down
  • Chat dengan Dokter icon

    Chat dengan Dokter

  • Toko Kesehatan icon

    Toko Kesehatan

  • Homecare icon

    Homecare

  • Asuransiku icon

    Asuransiku

  • Haloskin icon

    Haloskin

  • Halofit icon

    Halofit

Layanan Khusus

keyboard_arrow_down
  • Kesehatan Kulit icon

    Kesehatan Kulit

  • Kesehatan Seksual icon

    Kesehatan Seksual

  • Kesehatan Mental icon

    Kesehatan Mental

  • Kesehatan Hewan icon

    Kesehatan Hewan

  • Perawatan Diabetes icon

    Perawatan Diabetes

  • Kesehatan Jantung icon

    Kesehatan Jantung

  • Parenting icon

    Parenting

  • Layanan Bidan icon

    Layanan Bidan

Cek Kesehatan Mandiri

keyboard_arrow_down
  • Cek Stres icon

    Cek Stres

  • Risiko Jantung icon

    Risiko Jantung

  • Risiko Diabetes icon

    Risiko Diabetes

  • Kalender Kehamilan icon

    Kalender Kehamilan

  • Kalender Menstruasi icon

    Kalender Menstruasi

  • Kalkulator BMI icon

    Kalkulator BMI

  • Pengingat Obat icon

    Pengingat Obat

  • Donasi icon

    Donasi

  • Tes Depresi icon

    Tes Depresi

  • Tes Gangguan Kecemasan icon

    Tes Gangguan Kecemasan


Kamus Kesehatan

Artikel

Promo Hari Ini

Pusat Bantuan

Chat dengan Dokter icon

Chat dengan Dokter

Toko Kesehatan icon

Toko Kesehatan

Homecare icon

Homecare

Asuransiku icon

Asuransiku

Haloskin icon

Haloskin

Halofit icon

Halofit

search
Home
Kesehatan
search
close
Advertisement

Alpha-Ketoisocaproic Acid

REVIEWED_BY  dr. Caisar Dewi Maulina  
undefinedundefined

DAFTAR ISI

  • Apa Itu Alpha-Ketoisocaproic Acid?
  • Studi tentang Alpha-Ketoisocaproic Acid 
  • Peringatan sebelum Menggunakan Alpha-Ketoisocaproic Acid 
  • Dosis Alpha-Ketoisocaproic Acid 
  • Cara Menggunakan Alpha-Ketoisocaproic Acid 
  • Efek Samping Alpha-Ketoisocaproic Acid 
  • Interaksi Alpha-Ketoisocaproic Acid 

Perhatian Penting

1. Artikel ini bersifat edukasi dan ditujukan hanya untuk tenaga kesehatan.
2. Pasien tidak diperbolehkan menggunakan informasi ini untuk penggunaan mandiri.
3. Semua keputusan terapi harus berdasarkan pemeriksaan dokter.

Apa Itu Alpha-Ketoisocaproic Acid?

Alpha-Ketoisocaproic Acid  adalah asam keto yang merupakan metabolit antara dari asam amino esensial L-Leusin. 

Senyawa ini terbentuk melalui proses transaminasi leusin dan berperan vital dalam regulasi protein otot serta siklus energi di dalam tubuh. 

Cara kerjanya melibatkan penghambatan pemecahan protein (anti-katabolik) dan pemicuan sintesis protein baru, sehingga sering digunakan untuk mempertahankan massa otot pada kondisi stres fisik maupun medis. 

Selain itu, KIC membantu mengurangi akumulasi amonia dalam otot yang sering memicu kelelahan saat aktivitas intensif.

  • Golongan: Metabolit asam amino. 
  • Kategori: Suplemen nutrisi.
  • Manfaat: Membantu meminimalkan kerusakan otot (katabolisme) dan mendukung keseimbangan nitrogen dalam tubuh.
  • Digunakan oleh: Dewasa.
  • Alpha-Ketoisocaproic Acid  untuk ibu hamil: Data keamanan pada ibu hamil sangat terbatas, penggunaan suplemen ini tidak direkomendasikan kecuali atas instruksi medis yang jelas.
  • Alpha-Ketoisocaproic Acid  untuk ibu menyusui: Belum diketahui apakah zat ini terserap ke dalam ASI, sebaiknya hindari penggunaan selama masa menyusui.
  • Bentuk obat: Tablet atau kapsul.

Studi Tentang Alpha-Ketoisocaproic Acid

Riset yang dipublikasikan oleh Journal of The International Society of Sports Nutrition menyebut bahwa Alpha-Ketoisocaproic Acid  merupakan sebuah zat yang dihasilkan saat tubuh mengolah protein, terhadap kekuatan otot. 

Peneliti menemukan bahwa, ketika seseorang mengonsumsi suplemen KIC sebelum berolahraga, otot mereka menjadi tidak cepat lelah. Hebatnya lagi, KIC membantu otot menghasilkan tenaga yang lebih besar dan lebih stabil saat melakukan gerakan berulang yang berat.

Secara sederhana, KIC bekerja seperti “pelindung” sekaligus “bahan bakar tambahan” bagi otot. Zat ini membantu mencegah kerusakan protein di dalam otot saat kita bekerja keras dan mengurangi penumpukan sisa metabolisme yang biasanya bikin otot terasa pegal atau lemas. 

Hasil riset ini menyimpulkan bahwa, KIC sangat bermanfaat untuk meningkatkan performa fisik, terutama dalam aktivitas yang mengandalkan ledakan tenaga atau kekuatan otot jangka pendek.

Peringatan sebelum Menggunakan Alpha-Ketoisocaproic Acid

Penggunaan KIC memerlukan pengawasan medis terutama jika pasien memiliki gangguan metabolisme bawaan atau penyakit kronis tertentu.

Berikut beberapa poin peringatan sebelum memulai penggunaan:

  • Hindari penggunaan pada pasien dengan riwayat gangguan ginjal berat tanpa pengawasan karena penyesuaian keseimbangan elektrolit dan kalsium sangat diperlukan.
  • Beritahu dokter jika pasien menderita diabetes, karena asam keto dapat memengaruhi sensitivitas insulin dan kadar glukosa darah.
  • Konsultasikan penggunaan jika pasien memiliki riwayat alergi terhadap produk-produk berbasis protein atau suplemen asam amino lainnya.

Dosis Alpha-Ketoisocaproic Acid

Dosis yang diberikan sangat bergantung pada tujuan klinis atau performa fisik yang ingin dicapai oleh pasien. 

Pastikan kamu mengonsumsi obat atau suplemen berdasarkan rekomendasi dokter. 

Kamu juga perlu Ketahui Cara Mengobati Nyeri Otot yang Aman Dilakukan.

Cara Menggunakan Alpha-Ketoisocaproic Acid

Pastikan penggunaan suplemen ini dilakukan dengan benar untuk memaksimalkan penyerapan dan meminimalkan efek samping gastrointestinal.

Berikut adalah panduan penggunaannya:

  • Konsumsi suplemen sekitar 30 hingga 60 menit sebelum melakukan aktivitas fisik jika tujuannya adalah untuk perlindungan otot.
  • Minum dengan segelas air putih dan sebaiknya dikonsumsi bersama makanan untuk mencegah rasa tidak nyaman pada lambung.
  • Jangan melebihi dosis yang dianjurkan tanpa petunjuk dokter, karena dapat memengaruhi keseimbangan metabolisme asam amino lainnya.

Efek Samping Alpha-Ketoisocaproic Acid

Sebagian besar individu mentoleransi KIC dengan baik, namun beberapa efek samping ringan tetap dapat muncul.

Efek samping umum dapat berupa mual ringan, diare, perut kembung, dan rasa tidak nyaman pada pencernaan.

Interaksi Alpha-Ketoisocaproic Acid

Interaksi obat dapat terjadi, terutama pada obat-obatan yang bekerja pada jalur metabolisme yang sama atau memengaruhi fungsi ekskresi.

  • Obat antidiabetes. KIC dapat memperkuat efek penurunan gula darah, sehingga risiko hipoglikemia perlu dipantau secara berkala.
  • Suplemen BCAA (Leusin, Isoleusin, Valin). Penggunaan bersamaan dalam dosis tinggi dapat menyebabkan masalah penyerapan asam amino di usus.

Waspadai juga jika Nyeri Otot Tak Kunjung Sembuh Bisa Menjadi Gejala 6 Penyakit Ini.

Kontraindikasi Alpha-Ketoisocaproic Acid

Alpha-Ketoisocaproic Acid dilarang keras untuk digunakan pada kondisi medis tertentu yang berhubungan dengan kegagalan metabolisme asam amino.

  • Maple Syrup Urine Disease (MSUD). Pasien dengan penyakit ini tidak dapat mengurai asam keto rantai cabang, sehingga penggunaan KIC dapat menyebabkan penumpukan racun yang sangat berbahaya bagi otak.
  • Pasien dengan riwayat hipersensitivitas terhadap Alpha-Ketoisocaproic Acid atau komponen tambahannya.

Pemantauan profil nutrisi dan fungsi ginjal secara berkala sangat disarankan bagi pasien yang mengonsumsi suplemen metabolisme protein. 

Jika kamu memerlukan penyesuaian dosis atau ingin mengetahui kecocokan suplemen ini dengan kondisi kesehatan, konsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam di Halodoc. 

Tak perlu bingung cari obat, kamu bisa dapatkan di apotek 24 jam terdekat dari rumah, karena ada Apotek Online Halodoc.

Obat dan produk kesehatan di Toko Kesehatan Halodoc dijamin 100% asli dan tepercaya. Produk dikirim dari apotek terdekat dari rumahmu, diantar dalam waktu 1 jam.

Segera download Halodoc untuk pengalaman belanja obat online dengan praktis!

Referensi:
Drug Bank. Diakses pada 2026. Alpha-Ketoisocaproic Acid. 
Journal of The International Society of Sports Nutrition. Diakses pada 2026. The effects of short-term alpha-ketoisocaproic acid supplementation on exercise performance: a randomized controlled trial. 

TRENDING_TOPICS

VIEW_ALL
share on facebook
share on twitter
share on whatsapp
share on facebook
share on twitter
share on whatsapp