halodoc-banner
  • Kamus Kesehatan A-Z
  • Perawatan Khusus keyboard_arrow_down
  • Cek Kesehatan Mandiri keyboard_arrow_down
close
halodoc-logo
Download app banner

sign-in logo Masuk

home icon Beranda


Layanan Utama

keyboard_arrow_down
  • Chat dengan Dokter icon

    Chat dengan Dokter

  • Toko Kesehatan icon

    Toko Kesehatan

  • Homecare icon

    Homecare

  • Asuransiku icon

    Asuransiku

  • Haloskin icon

    Haloskin

  • Halofit icon

    Halofit

Layanan Khusus

keyboard_arrow_down
  • Kesehatan Kulit icon

    Kesehatan Kulit

  • Kesehatan Seksual icon

    Kesehatan Seksual

  • Kesehatan Mental icon

    Kesehatan Mental

  • Kesehatan Hewan icon

    Kesehatan Hewan

  • Perawatan Diabetes icon

    Perawatan Diabetes

  • Kesehatan Jantung icon

    Kesehatan Jantung

  • Parenting icon

    Parenting

  • Layanan Bidan icon

    Layanan Bidan

Cek Kesehatan Mandiri

keyboard_arrow_down
  • Cek Stres icon

    Cek Stres

  • Risiko Jantung icon

    Risiko Jantung

  • Risiko Diabetes icon

    Risiko Diabetes

  • Kalender Kehamilan icon

    Kalender Kehamilan

  • Kalender Menstruasi icon

    Kalender Menstruasi

  • Kalkulator BMI icon

    Kalkulator BMI

  • Pengingat Obat icon

    Pengingat Obat

  • Donasi icon

    Donasi

  • Tes Depresi icon

    Tes Depresi

  • Tes Gangguan Kecemasan icon

    Tes Gangguan Kecemasan


Kamus Kesehatan

Artikel

Promo Hari Ini

Pusat Bantuan

Chat dengan Dokter icon

Chat dengan Dokter

Toko Kesehatan icon

Toko Kesehatan

Homecare icon

Homecare

Asuransiku icon

Asuransiku

Haloskin icon

Haloskin

Halofit icon

Halofit

search
Home
Kesehatan
search
close
Ad Placeholder Image

Cek Prostate-Specific Antigen (PSA)

REVIEWED_BY  dr. Budiyanto, MARS  
undefinedundefined

Daftar Isi:

  1. Apa Itu Cek PSA?
  2. Manfaat Cek PSA
  3. Kapan Harus Melakukan Cek PSA?
  4. Faktor yang Mempengaruhi Hasil PSA
  5. Bagaimana Prosedur Cek PSA?
  6. Interpretasi Hasil Cek PSA
  7. Cek PSA di Halodoc

Apa Itu Cek PSA?

Prostate-Specific Antigen (PSA) adalah glikoprotein yang diproduksi oleh sel epitel prostat. Sejumlah kecil PSA biasanya ditemukan dalam darah pria. Cek PSA adalah tes darah yang mengukur kadar PSA. Tes ini digunakan sebagai alat skrining dan pemantauan untuk kanker prostat.

Cek PSA dapat membantu dalam mendeteksi kanker prostat lebih awal.

Manfaat Cek PSA

Cek PSA memiliki beberapa manfaat penting, antara lain:

  • Deteksi dini kanker prostat: Membantu mendeteksi kanker prostat pada tahap awal, ketika pengobatan lebih efektif.
  • Pemantauan setelah pengobatan kanker prostat: Memantau respons terhadap pengobatan dan mendeteksi kekambuhan.
  • Evaluasi kondisi prostat lainnya: Membantu mengevaluasi kondisi prostat lainnya seperti benign prostatic hyperplasia (BPH) atau prostatitis.

Mau tahu apa saja obat untuk mengatasi prostat? Baca di sini: Ini 5 Rekomendasi Obat Prostat yang Ampuh di Apotek

Kapan Harus Melakukan Cek PSA?

Rekomendasi mengenai kapan harus melakukan cek PSA bervariasi. Umumnya skrining rutin untuk pria berusia 50 tahun ke atas, atau lebih muda jika memiliki faktor risiko seperti riwayat keluarga kanker prostat.

Selain itu, ada pula faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan, seperti:

  • Usia: Pria berusia 50 tahun ke atas.
  • Riwayat keluarga: Riwayat keluarga dengan kanker prostat meningkatkan risiko.
  • Ras: Pria Afrika-Amerika memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker prostat.
  • Gejala: Jika mengalami gejala seperti kesulitan buang air kecil, nyeri panggul, atau disfungsi ereksi. Apa saja pilihan obat untuk mengatasi disfungsi ereksi? Baca di sini: Ini Obat Disfungsi Ereksi yang Biasa Dokter Resepkan

Faktor yang Mempengaruhi Hasil PSA

Kadar PSA dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor selain kanker prostat:

  • Usia: Kadar PSA cenderung meningkat seiring bertambahnya usia.
  • Benign Prostatic Hyperplasia (BPH): Pembesaran prostat jinak dapat meningkatkan kadar PSA.
  • Prostatitis: Peradangan atau infeksi prostat dapat meningkatkan kadar PSA.
  • Ejakulasi: Ejakulasi baru-baru ini dapat sedikit meningkatkan kadar PSA.
  • Obat-obatan: Beberapa obat dapat mempengaruhi kadar PSA.

Bagaimana Prosedur Cek PSA?

Prosedur cek PSA relatif sederhana:

1. Konsultasi dokter: Diskusikan dengan dokter mengenai perlunya cek PSA dan potensi risikonya.
2. Persiapan: Tidak ada persiapan khusus yang diperlukan. Dokter mungkin menyarankan untuk menghindari ejakulasi selama 24-48 jam sebelum tes.
3. Pengambilan sampel darah: Sampel darah diambil dari vena di lengan.
4. Analisis laboratorium: Sampel darah dikirim ke laboratorium untuk dianalisis kadar PSA.

Interpretasi Hasil Cek PSA

Interpretasi hasil cek PSA harus dilakukan oleh dokter. Secara umum, kadar PSA di bawah 4 ng/mL dianggap normal. Namun, nilai ambang batas dapat bervariasi berdasarkan usia dan faktor risiko lainnya.

  • Kadar PSA tinggi: Kadar PSA tinggi tidak selalu berarti kanker prostat. Kondisi lain seperti BPH atau prostatitis juga dapat menyebabkan peningkatan PSA.
  • Pemeriksaan lanjutan: Jika kadar PSA tinggi, dokter mungkin merekomendasikan pemeriksaan lanjutan seperti pemeriksaan fisik, MRI prostat, atau biopsi prostat.

Apa perbedaan kanker prostat dan prostatitis? Baca di sini: Kenali Perbedaan Kanker Prostat dan Prostatitis

Cek PSA di Halodoc

Kini kamu dapat melakukan cek PSA dengan mudah melalui layanan homecare Halodoc. Halodoc menyediakan layanan home lab yang memungkinkan kamu melakukan tes langsung di rumahmu.

Dapatkan juga obat atau produk kesehatan lainnya yang kamu butuhkan di Toko Kesehatan Halodoc. Produknya 100% asli (original) dan tepercaya. Tak perlu keluar rumah, produk diantar dalam waktu 1 jam.

Referensi:
National Cancer Institute. Diakses pada 2025. Prostate-Specific Antigen (PSA) Test
MedlinePlus. Diakses pada 2025. Prostate-Specific Antigen (PSA) Test
Mayo Clinic. Diakses pada 2025. PSA Test

TRENDING_TOPICS

VIEW_ALL
share on facebook
share on twitter
share on whatsapp
share on facebook
share on twitter
share on whatsapp