• Beranda
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Acyclovir Topical
  • Beranda
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Acyclovir Topical

Acyclovir Topical

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Acyclovir Topical Acyclovir Topical

Deskripsi Acyclovir Topical

Acyclovir topical merupakan obat antivirus yang dipergunakan secara topikal (pada kulit). Obat ini berfungsi untuk meredakan nyeri dan mempercepat proses penyembuhan luka lepuh pada area sekitar bibir atau kelamin, pada pengidap herpes. Perlu diketahui bahwa acyclovir termasuk dalam obat antivirus golongan analog nukleosida sintetis. Di mana obat ini bekerja dengan menghentikan penyebaran virus herpes di dalam tubuh.

Acyclovir topical memiliki bergam nama dagang obat, antara lain: Aciclovir, Acifar, Acyclovir, Azofir, Clinovir, Hufaclovir, Inclovir, Lacyvir, Matrovir, Mediclovir, Molavir, Scanovir, Zenclovir, Zovirax, dan Zoter.

Tentang Acyclovir Topical

  • Golongan Obat: Obat antivirus.
  • Kategori: Obat resep.
  • Indikasi: Mengatasi gejala herpes simplex.
  • Kategori Kehamilan & Menyusui:

Kategori B

Mungkin dapat digunakan oleh wanita hamil. Penelitian pada hewan uji tidak memperlihatkan adanya risiko terhadap janin. Namun, sejauh ini belum ada bukti penelitian langsung terhadap wanita hamil.

  • Bentuk Obat: Krim dan salep.

Manfaat Acyclovir Topical

Selain dapat meredakan luka lepuh pada bibir atau wajah pengidap herpes, acyclovir salep juga bermanfaat untuk meredakan gejala luka kelamin pada herpes genital. Herpes genital sendiri merupakan infeksi virus herpes yang menyebabkan luka terbentuk di sekitar alat kelamin dan rektum dari waktu ke waktu. Selain itu, penggunaan salep topikal ini juga bermanfaat untuk mengobati jenis luka tertentu yang disebabkan oleh virus herpes simpleks, pada orang dengan sistem kekebalan yang lemah. 

Dosis Acyclovir Topical

Dosis yang digunakan akan bervariasi, karena perlu disesuaikan dengan kondisi dan tingkat keparahan herpes. Secara umum, berikut takaran penggunaan obat jenis Acyclovir Topical:

  • Pengidap Herpes Simplex. Orang dewasa: 200 miligram per 6 jam.
  • Pengidap Herpes Zoster. Orang dewasa: 800 miligram per 4 jam, selama 7 hari. 

Cara Penggunaan Acyclovir Topical

Acyclovir topical hadir sebagai krim dan salep untuk dioleskan ke kulit. Untuk jenis krim,  biasanya obat ini dioleskan lima kali sehari selama 4 hari. Krim asiklovir dapat dioleskan kapan saja selama memiliki luka lepuh atau cold sore

Namun, obat ini bekerja paling baik bila dioleskan pada awal luka lepuh muncul, atau ketika ada kesemutan, kemerahan, gatal, atau benjolan tetapi cold sore belum belum terbentuk. Untuk salep, acyclovir topical biasanya dioleskan enam kali sehari (biasanya berjarak 3 jam) selama 7 hari. 

Nah, secara umum, berikut adalah tata cara penggunaan acyclovir topical: 

  • Bacalah petunjuk pada kemasan obat sebelum menggunakannya. 
  • Ikuti anjuran dokter.
  • Obat dapat digunakan sejak gejala awal herpes genital muncul.
  • Jangan menambah, mengurangi dosis atau memperpanjang masa pemakaian obat tanpa seizin dokter.
  • Gunakan secara teratur di waktu yang sama setiap harinya.
  • Jangan menggunakan obat pada kulit di dalam mata, hidung, dan mulut. Jika tidak sengaja terkena, segera bilas dengan air.
  • Sebelum mengoleskan obat, bersihkan dan keringkan area kulit yang akan diolesi. 
  • Selalu jaga kebersihan tangan dengan mencuci tangan sebelum dan setelah mengoleskan obat ini. 
  • Jangan mandi atau berenang setelah memakainya, karena keefektifan obat ini akan hilang jika terkena air.
  • Simpan pada suhu ruangan.
  • Jauhkan dari cahaya matahari langsung dan tempat yang lembap.
  • Jauhkan dari jangkauan anak-anak.
  • Jangan disimpan di lemari pendingin atau dibekukan. 

Perhatian Penggunaan Acyclovir Topical

Sebelum mengonsumsi obat ini, sebaiknya diskusikan terlebih dulu dengan dokter mengenai riwayat penyakit sebelumnya, terutama jika memiliki sejumlah kondisi berikut:

  • Beritahukan dokter apabila sedang hamil, berencana akan hamil atau menyusui. Tanyakan tentang manfaat dan risiko penggunaan obat pada ibu hamil dan menyusui.
  • Obat tidak dapat mencegah penularan virus herpes kelamin. Untuk mencegahnya, hindari berhubungan seksual sampai benar-benar sembuh.
  • Jika gejala tidak kunjung membaik setelah seminggu obat digunakan, segera periksakan diri ke dokter.
  • Obat tidak boleh digunakan pada anak berusia di bawah 12 tahun.
  • Beri tahu dokter jika sedang menggunakan obat-obatan lain, termasuk vitamin, suplemen, dan produk herbal.
  • Jangan membuang obat ke toilet atau menuangkannya ke drainase, kecuali telah diinstruksikan. Obat yang dibuang dengan cara tersebut dapat mengontaminasi lingkungan. 

Selain itu, pastikan untuk menghindari menggunakan obat ini di mata, hidung, atau mulut. Jika terlanjur terjadi, bilaslah area tubuh tersebut dengan air. Ketika mengobati luka lepuh, oleskan obat hanya ke bagian luar bibir. Hindari menggunakan obat ini selain area yang dianjurkan untuk diobati oleh dokter. 

Efek Samping Acyclovir Topical

Efek samping pemakaian obat ini akan tergantung pada kondisi dan tingkat keparahan penggunanya. Kendati demikian, berikut adalah beberapa risiko efek samping yang dapat muncul dari penggunaannya: 

  • Bibir pecah-pecah.
  • Kulit kering dan mengelupas.
  • Sensasi rasa terbakar pada kulit.
  • Nyeri kulit.
  • Gatal-gatal.
  • Kemerahan.
  • Iritasi kulit.
  • Pembengkakan pada area wajah dan tungkai.
  • Kesulitan bernapas.
  • Kesulitan menelan.

Interaksi Acyclovir Topical 

Acyclovir Topical akan menimbulkan sejumlah interaksi ketika dikonsumsi bersamaan dengan beberapa jenis obat seperti talimogene laherparepvec.

Kontraindikasi Acyclovir Topical

Acyclovir Topical memiliki kontraindikasi pada pasien yang hipersensitif terhadap asiklovir. Selain itu, penggunaan dalam dosis tinggi, dapat memicu gagal ginjal poliurik. Karena itu, asupan cairan yang cukup harus dipertahankan ketika menggunakannya untuk menghindari dehidrasi. 

Referensi: 
Drugs. Diakses pada 2022. Acyclovir topical. 
Medline Plus. Diakses pada 2022. Acyclovir Topical. 
Mayo Clinic. Diakses pada 2022. Acyclovir (Topical Route). 
Pediatric On Call. Diakses pada 2022. Acyclovir.