• Beranda
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Flu Tomat
  • Beranda
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Flu Tomat

Flu Tomat

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Flu TomatFlu Tomat

Pengertian Flu Tomat

Flu tomat adalah penyakit langka yang disebabkan oleh virus bernama coxsackievirus. Penyakit ini menimbulkan lepuhan yang mirip seperti tomat. Kasusnya lebih rentan dialami oleh anak-anak berusia 1 hingga 9 tahun dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Penyebab Flu Tomat

Flu tomat disebabkan oleh virus dari genus enterovirus, yakni coxsackievirus. Virus ini bisa menyebar melalui droplet pengidap yang terinfeksi dan mengontaminasi benda-benda di sekitarnya. 

Faktor Risiko Flu Tomat

Adapun, beberapa faktor yang menjadi pemicu penyakit, yakni:

  • Memakai barang pribadi secara bergantian.
  • Tidak mencuci tangan sebelum makan.
  • Mengonsumsi makanan atau minuman yang tidak higienis.
  • Tinggal di tempat dengan sanitasi yang buruk.
  • Tidak menjaga kebersihan rumah dengan baik.

Gejala Flu Tomat

Adapun gejala yang dialami oleh pengidap, yakni:

  • Ruam merah yang menyerupai tomat.
  • Rasa lelah berlebihan.
  • Kram di bagian perut.
  • Nyeri di bagian sendi.
  • Sakit perut dan diare.
  • Batuk, pilek dan bersin-bersin.
  • Mual dan muntah.
  • Sakit di sekujur tubuh.

Diagnosis Flu Tomat

Pertama-tama, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik guna mengidentifikasi gejala yang dialami oleh pengidap. Selanjutnya, pemeriksaan penunjang, seperti rontgen akan dilakukan guna memastikan bahwa gejala yang muncul bukan disebabkan oleh penyakit lain.

Pengobatan Flu Tomat

Flu tomat adalah penyakit yang umum dialami oleh anak-anak dan akan membaik dengan sendirinya tanpa pengobatan khusus. Gejala biasanya mereda dalam 5 hingga 7 hari setelah anak terpapar virus.

Adapun cara yang bisa dilakukan guna memaksimalkan penyembuhan, yakni mengisolasi diri hingga gejala membaik. Pengidap juga harus mengonsumsi banyak cairan dan mengompres tubuh dengan air hangat untuk menghilangkan ruam.

Komplikasi Flu Tomat

Flu tomat tidak memicu komplikasi yang membahayakan pengidap. Masalah ini baru akan muncul jika sebelumnya pengidap sudah mengalami penyakit, seperti chikungunya atau demam berdarah. Di tahap ini, terjadi perburukan gejala dari penyakit bawaan yang sudah ada. 

Pencegahan Flu Tomat

Adapun langkah yang bisa dilakukan guna mencegah flu tomat, yakni:

  • Memperbanyak waktu istirahat.
  • Memenuhi kebutuhan cairan.
  • Berikan anak makanan sehat bergizi seimbang, seperti buah dan sayuran.
  • Rutin membersihkan rumah.
  • Ajarkan anak cara mencuci tangan yang benar.
  • Jangan menggaruk bagian yang mengalami gatal atau ruam.
  • Berendam menggunakan air hangat.
  • Cuci bersih bahan makanan sebelum dimasak.
  • Meningkatkan kekebalan tubuh anak dengan mengonsumsi multivitamin tambahan.

Kapan Harus ke Dokter?

Disarankan untuk memeriksakan diri ke dokter jika mengalami gejala yang disebutkan. Sembari menjalani pengobatan, disarankan untuk menjaga daya tahan tubuh anak tetap prima.

Caranya, berikan multivitamin tambahan yang dibutuhkan oleh tubuh. Download Halodoc segera dan cek kebutuhan suplemen di Toko Kesehatan pada aplikasi tersebut, ya.

Referensi:
Everyday Health. Diakses pada 2022. Tomato Flu: What Is It and What Do You Need to Know?
The Hindu Science. Diakses pada 2022. Watch | Explained: What is Tomato Flu and how is it treated?
Doctor NDTV. Diakses pada 2022. Tomato Flu: Symptoms, Causes And Everything We Know So Far.