Kanker Penis

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc

Pengertian Kanker Penis

Kanker penis adalah bentuk yang jarang dari kanker yang terjadi terutama pada pria yang tidak disunat.

 

Penyebab dan Faktor Risiko Kanker Penis

Sampai saat ini, belum ada penelitian yang memastikan namun hubungan antar kanker serviks pada wanita yang memiliki pasangan dengan kanker penis telah diamati, dan ada bukti yang menunjukkan bahwa pasien yang terinfeksi HPV tipe 16, 18, 31 dan 33 dapat mencetuskan kanker penis pada pasangannya melalui berhubungan seksual.

Kanker ini cenderung menjadi penyakit pada orang tua dan insidennya meningkat secara tiba- tiba pada dekade keenam dan memuncak pada usia 80 tahun. Pria yang tidak disirkumsisi saat lahir memiliki riisko lebih tinggi terkena kanker penis.

 

Gejala Kanker Penis

Gejala kanker penis umumnya adalah pertumbuhan yang terlihat seperti kutil ditemukan pada permukaan kulit penis. Menyebar ke pembuluh getah bening atau pembuluh darah. Kulit bisa berubah warna menjadi lebih tebal.

Adanya suatu ulkus (luka) atau benjolan di penis juga dapat ditemukan pada pengidap. Gejala lainnya adalah luka pada penis, luka terbuka pada penis dan nyeri penis serta perdarahan pada penis (pada stadium lanjut).

 

Diagnosis Kanker Penis

Diagnosis awal pada kanker penis dilakukan melalui anamnesa yang lengkap dengan pasien untuk mengetahui gejala klinis serta faktor- faktor risiko yang dimiliki pasien. Pemeriksaan fisik pada alat genital juga dapat dilakukan.

Jika dari hasil anamnesa dan pemeriksaan klinis didapatkan tanda- tanda dari kanker penis, dapat dilakukan pemeriksaan lanjutan seperti X-Ray, CT-Scan ataupun Ultrasound, lalu aspirasi biopsi dan biopsi. Biopsi dilakukan untuk membantu diagnosis dokter secara akurat.

 

Pengobatan Kanker Penis

Pengobatan yang dilakukan untuk menangani kanker penis sampai saat ini adalah dengan kemoterapi dan pembedahan. 

 

Pencegahan Kanker Penis

Pencegahan yang dapat dilakukan adalah dengan pemberian vaksinasi HPV pada laki-laki dan anjuran untuk sirkumsisi (sunat). 

 

Kapan Harus ke Dokter?

Jika terdapat gejala seperti yang disebutkan di atas, maka segera periksakan diri ke dokter agar mendapatkan penanganan yang tepat. Untuk melakukan pemeriksaan, kamu bisa langsung membuat janji dengan dokter pilihan di rumah sakit sesuai domisili kamu di sini.