• Beranda
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Medical Check Up Lansia
  • Beranda
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Medical Check Up Lansia

Medical Check Up Lansia

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Medical Check Up LansiaMedical Check Up Lansia

Medical check-up atau MCU adalah rangkaian beberapa pemeriksaan kesehatan yang harus dilakukan setiap orang rutin pada waktu tertentu. Bergantung pada tanda dan gejala spesifik yang mungkin muncul, pemeriksaan medis dapat dilakukan secara mingguan, bulanan, atau tahunan. Hal ini bisa membantu kamu mengetahui dan mendeteksi dini apabila ada masalah kesehatan. 

Medical check-up menjadi sangat penting terutama bagi orang dengan usia lanjut atau lansia. Usia menyebabkan penurunan metabolisme dan stamina. Untuk menemukan masalah tersembunyi termasuk ginjal, hati, diabetes, jantung, dan gangguan lainnya, pemeriksaan kesehatan keseluruhan secara rutin sangat penting bagi orang lanjut usia. 

Jenis-Jenis Medical Check Up Lansia

Berikut adalah tes medis sederhana yang dapat dilakukan ketika lansia mengunjungi dokter. Dokter mungkin akan merekomendasikan tes lain berdasarkan riwayat kesehatan pribadi.

  1. Tekanan Darah

Tekanan darah harus diperiksa selama kunjungan ke penyedia layanan kesehatan. Hal ini penting untuk diperiksa rutin agar terhindar dari penyakit kronis seperti serangan jantung.

  1. Tinggi Badan

Penurunan tinggi badan yang signifikan dapat mengindikasikan potensi osteoporosis. Gangguan ini bisa mengurangi tinggi badan akibat pengeroposan sumsum tulang belakang.

  1. Berat Badan

Penurunan atau kenaikan berat badan yang signifikan dapat menandakan masalah kesehatan yang serius. Penambahan berat badan dapat menandakan masalah kesehatan seperti retensi cairan, penyakit jantung, hati, atau ginjal. Sementara, penurunan berat badan dapat mengindikasikan infeksi, masalah tiroid, atau kanker.

  1. Pemeriksaan Darah

Pemeriksaan darah tahunan biasanya mencakup perhitungan kadar dalam darah untuk mengidentifikasi masalah perdarahan, diabetes, gangguan tiroid, dan jumlah elektrolit darah, yang dapat mendeteksi masalah ginjal dan masalah jantung dini. Penyedia layanan kesehatan juga dapat memerlukan pemeriksaan di laboratorium tergantung pada riwayat penyakitnya.

  1. EKG

EKG dasar direkomendasikan untuk orang-orang berusia sekitar 50 tahun. Pemeriksaan ini harus dilakukan setidaknya setiap dua hingga tiga tahun, atau lebih sering jika perlu.

  1. Tes Darah Samar Feses 

Tes ini juga harus dilakukan setiap tahun untuk mendeteksi gejala kanker usus besar. Darah dalam tinja bisa menjadi indikasi awal kanker kolorektal.

  1. Tes Sigmoidoskopi dan Kolonoskopi

Untuk rata-rata pasien, pengecekan kanker usus besar dilakukan setiap lima tahun dengan tes sigmoidoskopi fleksibel, dan setiap 10 tahun dengan kolonoskopi. Sekarang, dokter akan lebih menyarankan agar pemeriksaan ini dimulai pada usia 45 (sebelumnya usia 50).

  1. Pemeriksaan Gigi

Penyakit pada gigi dan gusi bisa menjadi tanda kesehatan secara keseluruhan. Gigi, gusi, mulut, dan tenggorokan perlu diperiksa secara teratur oleh dokter gigi. Menyikat gigi secara teratur dengan pasta gigi berfluoride adalah penting jika ingin memiliki gigi yang putih dan lebih bersih.

Faktanya, penyakit gusi juga dapat meningkatkan risiko serangan jantung. Itulah alasan lain untuk melakukan pemeriksaan ke dokter gigi secara teratur. 

Kapan Lansia Harus Melakukan Medical Check Up?

Sebaiknya, tindakan pengecekan kondisi medis dilakukan secara rutin tanpa menunggu datangnya masalah kesehatan. Sebab, tujuan utama MCU adalah untuk mendeteksi lebih awal apabila ada masalah kesehatan.

MCU bisa dilakukan sesuai dengan keperluan atau riwayat penyakit lansia. Namun, jika sudah merasakan gejala masalah kesehatan pada tubuh, pengecekan ini dianjurkan untuk dilakukan lebih intensif

Prosedur saat Melakukan Medical Check Up untuk Lansia

Sebenarnya, prosedur dalam medical check-up akan berbeda-beda tergantung pada jenis pemeriksaan yang dijalani. Namun, saat pemeriksaan, dokter biasanya akan menanyakan obat yang sedang dikonsumsi.

Lansia harus meninjau dan terbuka tentang semua obat yang dikonsumsi kepada dokter, bahkan obat yang dijual bebas. Dokter juga akan mendiskusikan riwayat vaksinasi untuk flu, tetanus, herpes zoster, COVID-19, dan pneumonia. Jika lansia seorang pengidap diabetes, dokter akan memeriksa kaki dan harus memeriksakan kesehatan mata untuk retinopati.

Selain memeriksa masalah fisik, MCU juga merupakan waktu yang tepat untuk mendiskusikan masalah emosional yang dialami. Jika lansia merasa sedih atau mengalami gangguan psikologis, beritahu psikiater atau psikolog. Sebab, kesehatan emosional sama pentingnya dengan kesehatan fisik.

Tempat Melakukan Medical Check Up untuk Lansia

Medical check-up untuk lansia dapat dilakukan di klinik kesehatan umum, rumah sakit umum, atau bahkan rumah sakit khusus. Ini tergantung pada jenis MCU yang akan diambil. Untuk pemeriksaan kondisi psikis atau kesehatan mental, pemeriksaan bisa dilakukan di klinik psikiater atau psikolog.

Jika orang terdekatmu memerlukan medical check-up, segera hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan. Bila dokter meresepkan obat, download Halodoc saja untuk cek kebutuhan medis kamu dengan mudah.

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2022. The Health Tests Seniors Need.
Very Well Health. Diakses pada 2022. Yearly Checkups for Seniors.
WebMD. Diakses pada 2022. Medical Tests for Your 60s and Up.