
DAFTAR ISI
- Deskripsi Prednisolon
- Manfaat Prednisolon
- Cara Penggunaan Prednisolon
- Perhatian Penggunaan Prednisolon
- Efek Samping Prednisolon
- Interaksi Prednisolon
- Kontraindikasi Prednisolon
- Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!
- Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Deskripsi Prednisolon
Prednisolon adalah obat yang mengandung hormon kortikosteroid buatan. Obat ini berguna untuk mengobati beberapa kondisi, seperti radang sendi, gangguan pada darah, masalah sistem imunitas, masalah pernapasan, alergi parah hingga kanker.
- Golongan Obat: Kortikosteroid.
- Kategori: Obat resep.
- Indikasi: Mengatasi gangguan sistem kekebalan tubuh dan masalah pernapasan.
- Kategori Kehamilan dan Menyusui:
Kategori C
Obat digunakan dengan hati-hati apabila besarnya manfaat yang diperoleh melebihi besarnya risiko terhadap janin. Penelitian pada hewan uji menunjukkan risiko terhadap janin dan belum terdapat penelitian langsung terhadap wanita hamil.
- Bentuk Obat: Tablet, krim, salep, salep mata, dan tetes mata.
Manfaat Prednisolon
Obat yang termasuk kategori kortikosteroid ini berguna untuk mengurangi respons dari sistem imunitas pada tubuh, sehingga dapat mengurangi berbagai gejala, seperti rasa sakit, pembengkakan, hingga reaksi alergi. Bukan hanya itu, masalah ini juga dapat mengatasi gangguan pernapasan yang dialami.
Dosis Prednisolon
Dosis obat ini berbeda-beda pada setiap orang, tergantung gangguan penyebabnya dan seberapa parah kondisinya. Berikut penjabaran dosisnya:
Multiple Sclerosis:
Dosis awal 200 mg secara oral sekali sehari dalam 1 minggu, lalu 80 mg secara orang setiap hari selama 1 bulan.
Reaksi Alergi:
- Dosis dewasa: Awalnya sebesar 5-60 mg per hari sekali sehari atau dosis terbagi. Dosis pemeliharaan disesuaikan oleh dokter tergantung kondisi.
- Dosis anak-anak: Dosis disesuaikan dengan penyakit yang dialami, serta usia dan berat badan. Dosis awalnya 0,14-2 mg/kg/hari atau 5-60 mg/kg/hari sekali sehari atau dalam dosis terbagi 2-4 kali per hari.
- Untuk dosis pemeliharaan disesuaikan oleh dokter.
Rematik:
Dosis awal 5-60 mg per hari sekali sehari atau dalam dosis terbagi. Lalu, untuk dosis pemeliharaan mengikuti dosis awal hingga sesuai harapan, atau diturunkan dosisnya jika sudah lebih baik.
Imunosupresi:
- Dosis untuk dewasa: Awalnya sebesar 5-60 mg/hari dikonsumsi sekali sehari atau dibagi beberapa kali. Dosis pemeliharaannya disesuaikan dengan respons tubuh, lalu secara bertahap dosisnya dikurangi dengan tetap mempertahankan respon klinis.
- Dosis untuk anak-anak: Awalnya sebesar 0,14 hingga 2 mg/kg/hari atau 5 hingga 60 mg/kg/hari secara oral sekali sehari atau dalam dosis terbagi 2 hingga 4 kali sehari.
- Dosis pemeliharaan: Disesuaikan hingga mendapatkan respons yang sesuai. Secara bertahap dosisnya diturunkan hingga dapat mempertahankan respon klinis memadai.
Cara Penggunaan Prednisolon
Konsumsi obat ini secara oral sesuai dengan arahan dokter. Hati-hati dalam mengukur dosisnya, ada baiknya menggunakan alat pengukur atau sendok khusus guna mendapatkan dosis yang benar.
Selain itu, pastikan juga untuk membaca instruksi dosis pada produk yang tertera, sebab jumlahnya bisa berbeda pada setiap produk. Meski begitu, tetap pastikan untuk mengikuti dosis yang diberikan oleh dokter bagaimana pun caranya.
Perhatian Penggunaan Prednisolon
Hindari konsumsi obat ini jika alami alergi pada kandungan dari obat ini, atau mengidap infeksi jamur pada tubuh. Obat ini dapat melemahkan sistem imunitas tubuh, sehingga lebih rentan terserang infeksi.
Steroid juga dapat memperburuk infeksi yang dialami, atau rentan alami gangguan baru dari masalah tersebut. Beritahu dokter tentang kondisi terkini dalam beberapa minggu terakhir.
Efek Samping Prednisolon
Ada beberapa efek samping dari konsumsi obat ini, seperti
- Mual.
- Mulas.
- Sakit kepala.
- Pusing.
- Alami perubahan periode menstruasi.
- Kesulitan untuk tidur.
- Keringat keluar berlebih.
- Pertumbuhan jerawat.
Jika efek samping ini terus terjadi atau bahkan memburuk, ada baiknya untuk segera memberitahu dokter untuk mengatasinya.
Interaksi Prednisolon
Ada beberapa obat yang dapat menimbulkan interaksi akibat konsumsi obat ini, yaitu:
- Aldesleukin, mampu melemahkan sistem imunitas tubuh.
- Mifepristone, mampu menyebabkan perdarahan atau memar.
Kontraindikasi Prednisolon
Ada beberapa kondisi yang tidak disarankan untuk mengonsumsi obat ini, seperti:
- Mengidap TBC yang aktif.
- Gangguan tiroid.
- Alami infeksi herpes pada mata.
- Terserang radang perut atau divertikulitis.
- Alami masalah mental, seperti penyakit mental, depresi, hingga psikosis.
Itulah pembahasan tentang prednisolon secara lengkap yang perlu diketahui. Jika memiliki pertanyaan lainnya terkait obat ini, fitur tanya dokter bisa digunakan melalui smartphone kapan dan dimana saja. Maka dari itu, download aplikasi Halodoc sekarang juga!
Punya Keluhan Kesehatan tapi Bingung Mulai dari Mana? Tanya ke HILDA Dulu!
Kamu punya keluhan kesehatan, tapi bingung mulai dari mana? Tidak perlu bingung! Kini, kamu bisa coba tanya HILDA!
HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) adalah asisten AI dari Halodoc yang siap membantu menjawab pertanyaan kesehatan umum, kasih gambaran langkah awal, dan arahin kamu ke pilihan dokter yang sesuai dengan kebutuhan.
HILDA akan memandu kamu dalam memilih dokter spesialis yang tepat, menemukan obat yang dibutuhkan, dan menemukan layanan yang relevan.
HILDA dapat menjawab pertanyaan umum tentang Halodoc dan berbagi informasi kesehatan umum yang kamu butuhkan.
Hal yang perlu diingat, HILDA tidak digunakan untuk menggantikan saran medis dari dokter, ya.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?
Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc.
- ✅ Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis. Caranya cukup simpel dan mudah!
- ✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah.
- ✅ Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
- ✅Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc +62 815-8830-780, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.
- ✅ Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
- ✅ Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
- ✅ Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
- ✅ Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada.
- ✅ Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
- ✅ Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.



