• Beranda
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Program Kehamilan
  • Beranda
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Program Kehamilan

Program Kehamilan

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
program-kehamilanprogram-kehamilan

Pengertian Program Kehamilan

Program hamil adalah suatu perencanaan atau program yang dikhususkan untuk pasangan yang hendak memiliki keturunan. Kehamilan memang dapat terjadi secara normal pada pasangan suami istri setelah melakukan hubungan seksual. Akan tetapi, melakukan program kehamilan yang tepat dapat meningkatkan peluang untuk mendapatkan kehamilan yang sehat.

Program hamil atau disebut juga promil adalah hal yang penting bagi pasangan yang ingin memiliki momongan tetapi belum juga mendapatkannya. Biasanya, program hamil tersebut meliputi:

  • Berdiskusi dengan dokter kandungan mengenai nutrisi dan vitamin, olahraga, konseling genetik, penambahan berat badan dan kebutuhan untuk menghindari obat-obatan dan alkohol tertentu.
  • Menjadwalkan hubungan seksual setiap bulan pada masa subur wanita. Melalui hubungan seksual secara teratur tanpa menggunakan alat pelindung, sebagian besar pasangan yang sehat bisa mendapatkan kehamilan dalam waktu satu tahun. 

Namun, pasangan suami istri yang sudah melakukan hubungan seksual secara teratur tetapi masih belum juga mendapatkan kehamilan, biasanya akan dianjurkan untuk berdiskusi dengan spesialis kesuburan. Kunjungan dan diskusi ini dianjurkan untuk wanita di bawah usia 35 tahun yang sudah mencoba hamil selama setahun, dan wanita di atas 35 tahun yang sudah mencoba hamil selama 6 bulan.

Sementara itu, wanita yang memilih untuk memulai program hamil, sebelum konsepsi dapat mengambil langkah yang tepat agar terhindar dari berbagai kondisi yang dapat  membahayakan kehamilan.

Bagaimana Melakukan Program Kehamilan?

Sebelum hamil, pastikan pasangan sudah berdiskusi dengan dokter kandungan tentang perawatan kesehatan prakonsepsi. Dokter akan melakukan pemeriksaan riwayat kesehatan pasangan secara detail. Selain itu, dokter juga menanyakan kondisi medis yang dialami saat ini yang bisa memengaruhi kehamilan.

Tak ketinggalan, dokter akan bertanya apakah ada masalah pada kehamilan sebelumnya, obat-obatan yang sedang dikonsumsi, vaksinasi yang mungkin dibutuhkan, dan langkah yang bisa diambil sebelum kehamilan untuk mencegah cacat lahir tertentu. Berikut riwayat kesehatan yang perlu didiskusikan dengan dokter:

Kondisi Medis 

Bila saat ini kamu memiliki kondisi medis tertentu seperti diabetes, penyakit tiroid, penyakit ginjal, atau penyakit jantung, pastikan untuk melakukan pengobatan dan pemantauan medis secara berkala sebelum konsepsi. Tujuannya untuk meningkatkan peluang kehamilan yang sehat.

Konsumsi Obat-obatan Tertentu

Mengonsumsi obat-obatan tertentu selama kehamilan dapat menyebabkan cacat lahir yang serius. Ini termasuk obat resep, obat bebas serta suplemen makanan atau herbal. Jadi, sebelum merencanakan kehamilan, ada baiknya beritahu dokter mengenai obat-obatan apa saja yang dikonsumsi dan pastikan kamu hanya minum obat atau suplemen yang diperlukan.

Riwayat Penyakit Bawaan

Pasangan yang memiliki riwayat penyakit bawaan, memiliki anak dengan penyakit genetik, atau memiliki riwayat keluarga dengan kondisi tertentu bisa menjalani konseling genetik sebelum konsepsi.

Gaya Hidup

Berhenti merokok dapat meningkatkan kehamilan yang sehat. Tak hanya itu, wanita yang sedang merencanakan kehamilan juga harus menjauhkan diri dari penggunaan alkohol dan obat terlarang.

Vaksinasi 

Beberapa vaksinasi dianjurkan untuk dilakukan sebelum atau selama kehamilan, atau segera setelah melahirkan. Mendapatkan vaksinasi pada waktu yang tepat bisa membantu ibu tetap sehat, dan membantu menjaga bayi agar tidak sakit parah atau mengalami masalah kesehatan seumur hidup.

Selain itu, wanita yang merencanakan kehamilan juga perlu mengonsumsi 400 mikrogram asam folat setiap hari, setidaknya satu bulan sebelum dan selama kehamilan. Konsumsi asam folat dapat membantu mencegah cacat lahir pada otak dan tulang belakang bayi. 

Menjaga berat badan yang sehat juga tidak kalah penting untuk dilakukan saat merencanakan kehamilan. Pasalnya, wanita yang kelebihan berat badan atau obesitas berisiko lebih tinggi untuk mengalami berbagai kondisi serius. Contohnya komplikasi selama kehamilan, penyakit jantung, diabetes tipe 2, dan jenis kanker tertentu. Wanita yang kekurangan berat badan saat hamil juga berisiko serius mengalami masalah kesehatan.

Cara Meningkatkan Kesuburan Selama Program Kehamilan

Selama menjalani program hamil, pasangan perlu menjaga kesehatan sehingga peluang untuk mendapatkan kehamilan pun semakin meningkat. Khusus untuk wanita, beberapa cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kesuburan selama menjalani program hamil adalah:

Perhatikan Asupan Makanan dan Minuman yang Dikonsumsi

Pastikan untuk menghindari terlalu banyak mengonsumsi hidangan cepat saji atau makanan dengan lemak tinggi. Gantilah dengan asupan makanan sehat, seperti sayuran hijau, alpukat, bit, yoghurt, ikan salmon, dan berbagai jenis kacang-kacangan.

Olahraga Teratur

Olahraga teratur juga dapat membantu meningkatkan kesuburan pada wanita. Rutin olahraga setiap minggu dikaitkan dengan penurunan risiko ketidaksuburan pada wanita hingga 5 persen. Meski begitu, olahraga sebaiknya juga dilakukan secara berlebihan, karena dampaknya justru mengurangi tingkat kesuburan.

Perhatikan Berat Badan

Obesitas memiliki hubungan erat dengan kesuburan. Artinya, wanita dengan berat badan berlebih memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami masalah kesehatan reproduksi. Tak hanya obesitas, wanita dengan berat badan yang kurang ideal memiliki risiko yang sama tingginya untuk mengalami masalah reproduksi yang memengaruhi kesuburan. 

Hindari Stres Berlebihan

Stres memiliki dampak negatif terhadap kesuburan. Ketika sedang menjalani program hamil, wanita dianjurkan untuk dapat mengelola stres dengan baik. Misalnya dengan cukup istirahat, melakukan yoga, meditasi, me time, atau hal apa pun yang disukai. Jika memang dibutuhkan, bisa juga langsung meminta bantuan ahlinya, kok!

Kapan Melakukan Program Kehamilan?

Program hamil bisa dilakukan sebelum pembuahan atau segera setelah mengetahui kehamilan, sehingga bisa meminimalkan kemungkinan paparan racun pada janin.

Di Mana Program Kehamilan Bisa Dilakukan?

Program hamil dapat dilakukan dengan berdiskusi langsung pada dokter kandungan yang ada di rumah sakit. Ibu juga bisa cek kebutuhan vitamin selama hamil melalui Toko Kesehatan di aplikasi Halodoc, tersedia dan dapat didownload secara gratis melalui App Store dan Play Store.

Referensi:
Centers for Disease and Control Prevention. Diakses pada 2022. Planning for Pregnancy.
MedicineNet. Diakses pada 2022. Pregnancy planning definition, tips, and facts.
Healthy Women. Diakses pada 2022. 19 Ways to Boost Your Fertility.
Healthline. Diakses pada 2022. 17 Natural Ways to Boost Fertility.